Tips Memilih dan Memakai Toner untuk Kulit Berjerawat

Tips Memilih dan Memakai Toner untuk Kulit Berjerawat

Toner menjadi salah satu kunci produk perawatan wajah yang sayang Anda lewatkan. Pasalnya dengan pemakaian toner, kulit Anda akan bebas dari sisa riasan dan debu. Pemakaian toner sekaligus bisa mencerahkan dan membuat kilau lebih berkilau. 

Namun oleh sebagian orang, toner dianggap sebagai biang keladi jerawat karena membuat minyak berlebih di wajah. Padahal, banyak jenis toner untuk kulit berjerawat yang tidak memicu jerawat, justru bisa menangani dan memudarkan bekasnya. 

Mulai sekarang mari lebih selektif memilih toner untuk kulit berjerawat. Bukan hanya produk yang tepat, Anda juga harus benar dalam memakainya. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan dalam memilih dan memakai toner untuk kulit berjerawat

  1. Pilih Formula Ringan 

Beberapa toner terasa “berat” ketika dipakai karena menyebabkan kulit menjadi kencang sekaligus berminyak. Sebaiknya jika mencari toner untuk kulit berjerawat, Anda memilih produk yang memiliki formulasi ringan. Di mana formula yang ringan hanya menyajikan hasil pemakaian yang terasa segar dan lembut di kulit. 

  1. Hindari Alkohol 

Tahu tidak kalau banyak merek toner yang memakai alkohol sebagai bahan dasarnya? Kandungan alkohol sendiri dipercaya ampuh membuat sisa kotoran dan debu lebih mudah terangkat sehingga wajah menjadi bersih. Namun, efek samping alkohol juga tidak kalah luar biasa. Memakai toner dengan kandungan alkohol rentan membuat kulit Anda kering. Produk dengan campuran alkohol juga mudah membuat kulit menjadi lebih berminyak sehingga serta-merta membuat jerawat berdatangan. 

  1. Pastikan Kandungannya 

Kunci utama dalam memilih toner untuk kulit berjerawat adalah memperhatikan kandungannya. Jadi, jangan lupa untuk mengecek dahulu kandungan toner sebelum membelinya. Toner untuk kulit berjerawat umumnya memiliki kandungan beberapa bahan aktif, seperti glycolic acid dan clay. Tidak jarang, toner untuk kuit berjerawat beberapa kandungan bahan alami, seperti lidah buaya, minyak daun teh, sampai madu propolis lebah hitam. 

  1. Dahulukan Cuci Muka 

Anda pulang ke rumah larut malam dan langsung memakai toner untuk kulit berjerawat untuk membersihkan riasan? Dijamin, keesokan paginya kulit Anda justru bisa penuh dengan jerawat karena cara pakainya salah! Cara memakai toner yang benar adalah mendahuluinya dengan cuci muka. Pastikan Anda mencuci muka dengan sabun, kemudian mengeringkan wajah. Baru kemudian, Anda bisa menggunakan toner untuk kulit berjerawat di wajah Anda guna membasmi sisa riasan yang masih menempel. 

  1. Pakai Kapas Lembut 

Selama ini dengan cara apakah Anda menempelkan toner ke wajah? Masih memakai tangan? Sebaiknya, lupakan segera cara tersebut. Cara terbaik mengaplikasikan toner di wajah adalah memakai kapas. Khusus toner untuk kulit berjerawat, pastikan kapas yang Anda pakai benar-benar lembut supaya tidak membuka pori-pori di wajah semakin besar sehingga memicu jerawat berdatangan. 

  1. Biarkan Sampai Kering 

Toner hanyalah salah satu produk perawatan wajah. Rutinitas perawatan wajah tentunya lebih dari itu. Ada berbagai produk lainnya yang mesti Anda pakai juga sehabis mengaplikasikan toner di wajah guna menjaga kekencangan dan kemudaan kulit. Akan tetapi, jangan langsung mengaplikasikan produk-produk perawatan tersebut sesaat setelah Anda memakai toner. Tunggulan sekitar 5—10 menit supaya toner mengering terlebih dahulu di wajah, baru Anda bisa memakai produk perawatan wajah yang lainnya. Tujuannya supaya bahan aktif dalam toner meresap terlebih dahulu ke kulit wajah Anda. 

Yuk, rawat kulit berminyak Anda dari sekarang dengan rutin memakai toner untuk kulit berjerawat. Bukan hanya produk yang tepat, pastikan pula pemakaiannya tidak salah, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *