Tampak Aman, Makanan Ini Justru Berbahaya Jika Dikonsumsi

Fly agaric adalah jamur beracun yang digolongkan sebagai makanan berbahaya

Makanan yang baik harusnya aman dinikmati. Selain memiliki rasa yang lezat, makanan juga bisa menjadi sumber nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Tapi dari sekian banyak makanan di dunia, ada beberapa makanan berbahaya yang bisa menyebabkan keracunan. Beberapa makanan ini memiliki rasa yang nikmat dan sering dikonsumsi, ada pula yang disajikan dalam bentuk yang ekstrem. 

Berikut ini beberapa makanan berbahaya di dunia.

  1. Fugu

Fugu atau ikan buntal adalah salah satu ikan berbahaya yang harus dihindari. Namun di Jepang, ikan ini justru jadi hidangan yang paling sering dikonsumsi. Ikan buntal mengandung tetrodotoxin, senyawa berbahaya yang 1200 kali lebih beracun daripada sianida. Zat ini digunakan oleh ikan buntal untuk bertahan hidup melawan predator di alam liar. 

Untuk hidangan ikan buntal, harus disiapkan oleh koki yang terlatih dan terampil agar racun dalam ikan buntal benar-benar hilang. Namun bagaimanapun, ikan buntal harus dihindari karena menurut survei, setiap tahunnya di Jepang ada 100 orang yang mati keracunan akibat mengonsumsi sushi ikan buntal.

  1. Sannakji

Sannakji adalah hidangan Korea yang berupa tentakel bayi gurita hidup yang dipotong-potong, dibumbui, dan dimakan secara langsung. Banyak orang Korea dan pecinta kuliner lainnya menyukai makanan ini karena mereka bisa mencicipi bayi gurita segar dan merasakan sensasi menggeliat dalam mulut mereka. 

Namun, tentakel pada gurita berfungsi untuk menempelkan tubuh mereka pada permukaan apapun termasuk langit-langit mulut dan tenggorokan. Karena itu pengunjung diharuskan untuk segera mengunyah tentakel sebelum menempel di mulut. Sayangnya banyak orang yang gagal, menyebabkan mereka tersedak hingga meninggal.

  1. Hákarl

Hakarl merupakan hidangan tradisional Islandia yang terbuat dari daging hiu Greenland yang telah diawetkan dai keringkan selama tiga hingga lima bulan. Proses ini dikatakan dapat menghilangkan limbah dan racun yang tersisa pada tubuh ikan. Perlu diketahui, hiu Greenland adalah salah satu ikan yang tidak memiliki saluran kemih, sehingga limbah dan racun disaring melalui kulit dan dagingnya. 

Namun proses tersebut tidak menjamin racun hilang dari daging ikan, dan jika dikonsumsi dapat menyebabkan gangguan usus, kejang, gangguan saraf, hingga kematian.

  1. Belimbing

Siapa sangka, buah belimbing yang banyak ditemukan di pekarangan rumah bisa menjadi makanan berbahaya. Belimbing adalah salah satu sumber vitamin C yang baik. Namun bagi penderita maag atau gastritis, belimbing bisa jadi makanan yang membahayakan. Rasa asam dari buah serta asam oksalat yang terkandung di dalamnya bisa memperburuk gastritis. Selain itu, orang sehat juga disarankan untuk membatasi konsumsi buah berbentuk bintang ini karena asam oksalat dalam belimbing bisa memicu penyakit ginjal jika dimakan terlalu sering.

  1. Casu marzu

Bagi pecinta keju, pernahkah kamu mendengar tentang casu marzu? Casu marzu adalah salah satu olahan keju yang berasal dari keju pecorino yang difermentasi. Namun, keju ini difermentasi dengan cara yang berbeda, keju pecorino akan dipotong bagian atasnya kemudian dibiarkan terbuka sehingga dipenuhi larva lalat. 

Larva-larva ini membuat tekstur keju menjadi sangat lunak, dan keju mulai mengeluarkan cairan yang disebut larigma. Lama-lama, keju juga akan dipenuhi oleh cacing. Karena proses pembusukannya yang tak biasa dan ekstrem, casu marsu masuk ke dalam makanan paling berbahaya dan menjijikkan di dunia. 

Selain itu, singkong, elderberry, kacang mete, buah almond, buah ackee, dan beberapa makanan lainnya juga dianggap sebagai makanan berbahaya yang harus diminimalisir atau sebaiknya dihindari. Jika ingin mengonsumsi makanan tersebut, kamu juga harus menyajikannya dengan cara yang tepat agar tidak menyebabkan efek samping yang mengancam kesehatanmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *