Begini Bedanya Sepatu Olahraga Pria Ori dan KW

Begini Bedanya Sepatu Olahraga Pria Ori dan KW

Banyak jenis sepatu olahraga pria yang dapat Anda beli di berbagai tempat baik offline maupun online. Harganya juga bervariasi mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Perbedaan belanja pria dan wanita memang cukup menonjol. Wanita saat belanja lebih mengutamakan harga dan kualitas barang yang akan dibeli, sedangkan rata-rata pria akan membeli barang yang ia suka tanpa perdebatan panjang tawar-menawar termasuk saat membeli sepatu olahraga.

Kebanyakan pria membeli sepatu olahraga karena barangnya terlihat bagus dengan warna menarik. Padahal tidak semua barang yang terlihat bagus juga memiliki kualitas yang bagus pula. Banyak di luar sana yang jual sepatu olahraga dengan label merek ternama, tapi ketika diteliti ternyata itu barang KW-an.

Yang KW memang terlihat lebih menarik, tetapi produk ori sudah pasti punya kualitas yang lebih jempolan. Itu karena produk ori sudah terjamin memiliki bahan yang nyaman, kuat, dan tahan lama. Terkadang memang sulit membedakan sepatu olahraga yang ori dan KW, sekilas bentuk dan warna memang terlihat sama, tetapi tentu saja ada yang beda baik produk ori ataupun KW. Apa saja bedanya? Yuk baca tulisan berikut sampai bawah ya.

1. Harga

Siapa yang tidak tergiur membeli sepatu olahraga pria dengan harga murah? Pasti hampir 99% orang akan membeli produk tersebut. Tapi kalau harganya terlampau murah bahkan di bawah pasaran, masih mau beli? Sebaiknya Anda lebih teliti dan hindari membeli produk tersebut. Jangan asal tergiur dengan harga murah kalau ujung-ujungnya malah dapat sepatu KW-an.

2. Stiker Barcode Kemasan

Saat membeli sepatu olahraga sebaiknya langsung periksa stiker barcode yang tertempel pada kemasan. Stiker yang asli biasanya memiliki font, spasi, dan format yang seragam. Ketika membeli sebaiknya cari referensi stiker yang asli di internet, dengan begitu Anda dapat mengetahui apakah produk sepatu tersebut asli atau palsu.

3. Jahitan

Ternyata membedakan sepatu asli atau tidak bisa dilihat dari jahitannya. Produk sepatu yang asli memiliki jahitan rapi dengan lengkungan indah. Beda halnya dengan barang KW jahitannya cenderung berantakan dan asal-asalan. Yang paling menonjol perbedaannya adalah jahitan asli lebih kuat dan tahan lama, sedangkan barang palsu cepat copot dan mudah rusak.

4. Bahan

Cara ini cukup ampuh membedakan produk ori atau KW. Pada sentuhan pertama Anda akan merasakan bahan yang berbeda, jika itu asli Anda bisa rasakan bahan yang lebih lembut dan nyaman dipakai. Apabila barang tersebut KW biasanya bahan yang digunakan cepat bikin kaki panas dan mudah berkeringat.

5. Gerai Resmi

Untuk menghindari pembelian sepatu olahraga KW sebaiknya membeli produk di gerai resmi merek sepatu. Meskipun harganya terbilang lebih mahal, tapi itu sebanding dengan produk ori yang Anda dapatkan. Selain itu, produk ori yang dibeli sudah pasti terjamin tahan lama jika digunakan dengan baik dan benar.

5. Kode SKU

Anda bisa memastikan barang yang dibeli ori atau tidak dengan mencari kode SKU atau Stockkeeping Unit di internet. Kode biasanya bertengger di luar kemasan atau dalam sepatu bersama dengan barcode. Ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mendeteksi sepatu olahraga yang dibeli asli atau KW-an.

Nah, sekarang sudah tahu kan perbedaan sepatu olahraga pria yang ori dan KW. Jadi jangan sampai salah beli ya!

Permainan Baseball: Tips Peregangan yang Tepat

Tips Peregangan Yang Tepat untuk Permainan Baseball

Peregangan merupakan bagian penting saat melakukan olahraga, terutama pada permainan baseball. Manfaatnya, rutinitas peregangan yang baik dapat membantu meminimalkan ketidakseimbangan otot, mencegah cedera, meningkatkan toleransi latihan Anda, dan kinerja bisbol Anda.

Berdasar Barclay Physical Therapy’s, program peregangan yang dirancang ditujukan pada pemain bisbol yang tidak memiliki cedera saat ini atau kebutuhan peregangan individu. Namun, apabila Anda mengalami cedera atau ketidakseimbangan mekanis tertentu yang mungkin menghambat kinerja bisbol Anda, cobalah terapi fisik berikut ini.

Kapan Waktu Terbaik untuk Melakukan Peregangan?

Waktu terbaik untuk melakukan peregangan dalam permainan baseball ialah saat otot Anda hangat dan rileks. Untuk performa yang optimal, Anda harus melakukan peregangan setelah melakukan pemanasan tubuh secara umum sekitar 5-10 menit (lari ringan, atau aktivitas aerobik ringan lainnya seperti jumping jack atau lompat).

Tak hanya itu, Anda juga harus melakukan peregangan setelah pertandingan atau latihan dan di antara permainan. Permainan baseball merupakan olahraga yang dinamis sehingga Anda harus melakukan peregangan dinamis dan statis.

Peregangan dinamis (gerakan cepat) merupakan bagian dari pra-pertandingan atau latihan pemanasan Anda. Mereka digunakan untuk mempersiapkan otot Anda untuk perpanjangan cepat yang akan mereka lakukan selama pertandingan.

Sementara itu, peregangan statis (tahan lama dan lambat) lebih berguna untuk meningkatkan fleksibilitas Anda secara keseluruhan. Peregangan tersebut paling efektif dilakukan pada akhir aktivitas sebagai bagian dari pendinginan Anda.

Aturan untuk peregangan dinamis pada permainan baseball

  • Hangatkan tubuh Anda terlebih dahulu, lalu regangkan saat otot Anda masih hangat.
  • Bergerak melalui rentang gerakan Anda, tetap kendalikan gerakan dengan otot-otot Anda. Jangan biarkan momentum mengendalikan gerakan dengan “melempar” atau “melempar” bagian tubuh Anda.
  • Anda mungkin merasakan resistensi ringan pada otot Anda, tetapi Anda seharusnya tidak pernah merasakan sakit selama peregangan.
  • Mulailah dengan gerakan lambat, intensitas rendah, dan secara bertahap maju ke gerakan kecepatan penuh melalui berbagai gerakan. Selesaikan gerakan ini untuk beberapa pengulangan (10-15 kali.)
  • Selesaikan dengan simulasi gerakan bisbol cepat seperti simulasi pukulan, sprint base pertama, lempar dan raih tangkapan. Ulangi untuk beberapa pengulangan (8-10 kali.)

Aturan untuk peregangan statis pada permainan baseball

  • Lakukan pemanasan otot terlebih dahulu.
  • Perlahan bawa otot Anda ke ujung jangkauannya. Anda akan merasakan sedikit resistensi pada otot, tetapi Anda seharusnya tidak pernah merasakan sakit saat melakukan peregangan.
  • Tahan peregangan dalam posisi statis. Jangan terpental.
  • Pertahankan setiap peregangan selama 20-30 detik. Ulangi setiap peregangan 3-4 kali.

Mengapa peregangan penting untuk permainan baseball?

Otot-otot ini adalah penggerak utama Anda untuk permainan baseball. Anda harus meregangkan otot-otot sebagaimana yang telah disarankan setiap kali Anda berlatih atau bermain.

Jangan lupa untuk meregangkan kedua sisi. Program peregangan yang ditunjukkan tersebut akan memakan waktu sekitar 15-20 menit untuk diselesaikan.

12 rutinitas pemanasan yang dilakukan sebelum permainan baseball

Rutinitas latihan yang paling penting bagi pemain dan tim terjadi dalam rutinitas pemanasan sebelum pertandingan pada hari pertandingan. Pelatih yang membangun rutinitas pemanasan yang baik membantu mengurangi cedera permainan dan mempersiapkan pemain secara mental dan fisik untuk menghadapi tekanan kompetisi.

Menyempurnakan rutinitas pemanasan sebelum pertandingan dapat menjadi faktor penentu dalam hasil pertandingan. Ini juga dapat membantu mencegah cedera pemain. Rutinitas pemanasan pra-pertandingan yang seimbang harus dibagi antara pemanasan tim penuh, dan latihan yang bervariasi menurut posisi.

Beberapa rutinitas pemanasan untuk permainan baseball seperti berikut ini.

  • Light jogging
  • Stretching
  • Walking ankle grab
  • Agility warm-up drill
  • Pregame throwing drill
  • Batting practice (team)
  • Ground ball fielding practice
  • Outfield training routine
  • Pitcher warm-up
  • Pitcher and catcher throwing arm drill 1: external rotation
  • Pitcher and catcher throwing arm drill 1: internal rotation
  • Mental warm-up (coach to team)

Dalam permainan baseball, rutinitas pemanasan yang tepat sebelum pertandingan memungkinkan pemain mengendurkan otot dan mempersiapkan tubuh untuk melempar dengan kecepatan tinggi, berayun dengan kekuatan, berlari ke pangkalan, dan memaksimalkan waktu reaksi. Rutinitas tersebut bermanfaat untuk mengangkat tubuh dari tidak aktif dan diam menjadi aktif, mampu meledak dengan semburan energi.

Rasakan Manfaat Plank, Ketahui Durasi Latihan Idealnya

Rasakan Manfaat Plank, Ketahui Durasi Latihan Idealnya

Berapa menit plank yang baik? Pertanyaan itu mungkin kerap terlintas di benak Anda. Ketika ingin menuai manfaat plank yang maksimal.

Olahraga ini memiliki beberapa manfaat. Mulai dari menguatkan semua otot inti, menjaga keseimbangan tubuh, menurunkan resiko nyeri, hingga menyehatkan mental.

Dengan melihat manfaatnya, plank cukup menguntungkan. Sebab, metode latihannya mudah, bisa dimanapun, tanpa peralatan, dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit.

Plank merupakan jenis latihan isometrik yang bersifat statis atau minim pergerakan. Artinya menahan otot dan tubuh dalam posisi sit up statis. Tujuannya menguatkan dan menjaga stabilitas otot inti. 

Menurut Journal of Strength & Conditioning Research pada 2015, plank lebih efektif daripada sit up atau crunch. Karena saat menahan posisi mengharuskan otot berkontraksi sepanjang waktu, sementara jenis latihan lain lebih pendek. 

Di sisi lain, posisi gerakan plank dapat membantu Anda menargetkan lebih banyak otot inti. Termasuk perut, pinggul, paha, bahu, punggung, bahkan otot-otot kaki.

Durasi Ideal Plank

Setiap melakukan plank, Anda harus memberi durasi waktu dalam menahan posisinya. Jangan terlalu singkat dan juga terlalu lama. Cukup sesuaikan kemampuan dan pentingkan rutinitas.

Akan tetapi, terdapat sejumlah pandangan dari beberapa ahli dan praktisi terkait durasi ideal untuk mendapat manfaat plank yang maksimal.

Durasi plank panjang dianggap lebih baik daripada singkat. Sebab, membantu memberi lebih banyak tekanan pada otot dan sistem saraf tubuh. Tetapi hal itu mungkin bisa menyebabkan cedera atau ketegangan otot.

Namun, rekomendasi untuk latihannya dengan membagi durasi singkat dalam beberapa set. Kemudian mulai ambil setiap 1 set berdurasi 10 atau 30 detik dan menerapkan itu berulang kali.

Prinsipnya, ketika Anda mulai merasakan pinggul mulai turun ke bawah, segeralah beristirahat sementara waktu. Kemudian melanjutkan lagi latihannya.

Kalaupun seiring berjalannya waktu mulai bisa menahan posisi plank lebih lama, Anda diperbolehkan menambah durasi waktunya. Contohnya setiap 1 set berdurasi satu menit.

Durasi tersebut dianggap para ahli dan praktisi sudah tergolong bagus dan maksimal. Anda juga akan mendapat manfaat besar dengan menerapkannya secara rutin setiap hari.

Lalu berapa lama bisa sampai menunjukkan hasilnya? Terkait hal itu tentunya setiap orang berbeda-beda. Tergantung kondisi tubuh hingga metode latihannya. Namun, secara umum dalam satu bulan manfaat plank mungkin sudah terasa.

Teknik Dasar Plank yang Benar

Poin penting untuk meraih manfaat plank tidak hanya tentang durasi latihannya. Melainkan juga teknik dasar plank yang diterapkan sudah benar atau justru masih salah. Sebab, hal itu tentu memberi pengaruh.

Contoh kesalahan plank paling umum meliputi pinggul terlalu tinggi atau rendah, tubuh tidak sejajar dengan sempurna, hingga tulang belakang tidak sejajar dengan leher.

Sehingga, meskipun Anda telah menerapkan durasi latihan set yang panjang, teknik yang salah tentu akan tidak memberi manfaat signifikan. Atau bahkan bisa dibilang usaha Anda akan sia-sia.

Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengetahui teknik dasar plank yang benar. Berikut ini langkah-langkahnya.

  1. Berbaring telungkup, lengan di lantai, serta rentangkan kaki dengan sejajar. Anda bisa menggunakan keset atau handuk agar lebih nyaman.
  2. Dorong lengan untuk mengangkat tubuh. Pastikan membentuk garis sejajar lurus dari kepala, leher hingga kaki. Jangan sampai pinggul naik atau turun.
  3. Arahkan pandangan ke bawah dan tahan posisi menggunakan otot perut sembari mengambil nafas yang stabil dan merata.
  4. Coba pertahankan posisi sesuai yang Anda inginkan. Bisa 10-30 detik. Kemudian turunkan tubuh dan istirahat. Berusahalah untuk menyelesaikan dua hingga tiga set dalam sekali latihan.