7 Keuntungan Menerapkan Metode Montessori untuk Prasekolah

metode mentosori

Salah satu metode pengajaran sekolah yang saat ini sedang naik daun adalah metode Montessori. Banyak orang tua berlomba-lomba mencari sekolah yang menerapkan metode ini. Total sekolah berbasis Montessori di seluruh dunia pun telah mencapai puluhan ribu unit. Kebanyakan sekolah yang menerapkan metode pengajaran ini adalah lembaga prasekolah, seperti TK. 

Anda mungkin cukup tertarik dengan metode Montessori, namun masih ragu-ragu untuk benar-benar memasukkan putra maupun putri Anda ke TK yang berbasis pembelajaran secara observasi ini. Buang segala keraguan tersebut karena sejatinya, ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh buah hati Anda ketika menempuh pendidikan di sekolah yang berbasis metode Montessori. 

Penasaran apa saja keuntungan dari pembelajaran memakai metode Montessori? Beriku ini adalah berbagai keuntungannya yang bakal membuat Anda bisa mendadak yakin mencari sekolah berbasis metode Montessori buat si kecil.

Lebih Memahami Kebutuhan Diri 

Ruang kelas dan pelajaran yang diterapkan di sekolah berbasis Montessori dirancang khusus untuk memungkinkan siswa bereksplorasi terkait kecepatan dan cara mereka belajar. Jadi, Anda lebih memahami kebutuhan diri dan memaksimalkan potensinya berdasarkan kebutuhan yang tepat. 

Daya Kreativitas Lebih Terasah 

Di sekolah-sekolah yang memakai metode montenssori, khususnya prasekolah, Anda mungkin merasa heran karena anak tampak dibebaskan mau belajar apa. Tidak ada jadwal pelajaran yang mengikat. Setiap hari keputusan soal pelajaran apa yang diberlakukan dipilih langsung oleh para siswa. Bukan hanya itu, guru pun hanya bersifat sebagai fasilitator ataupun pembimbing. Kondisi ini pada akhirnya mengasah kreativitas si kecil untuk menjalani materi pelajaran dengan cara yang menyenangkan pilihannya sendiri, misalnya lewat permainan ataupun prakarya. 

Membentuk Pribadi yang Lebih Kooperatif 

Guru di sekolah yang berbasis metode Montessori bukanlah bersifat sebagai pengajar utama, melainkan hanya pembimbing. Karena tidak ada pengajar utama, para siswa menjadi tertuntut untuk membangun kerja sama dengan teman-temannya agar bisa menuntaskan “misi” pelajaran yang telah diputuskan bersama. Hal inilah yang membuat pribadi kooperatif anak menjadi lebih mudah terbentuk. 

Belajar Disiplin secara Alami 

Anak-anak memang dibebaskan memilih pelajaran apa di sekolah berbasis metode Montessori. Namun, mereka juga harus menentukan seberapa lama mereka harus mengerjakan tugas dari materi yang mereka pilih. Ini membuat Anda lebih terpacu menyelesaikan tugas sebelum melewati waktu yang telah mereka tentukan sendiri pula. Secara tidak langsung, anak-anak menjaid lebih disiplin tanpa paksaan. 

Tahapan Perkembangan Menjadi Lebih Optimal 

Pemerolehan nilai akademis hanya segelintis poin kecil dalam penilaian di sekolah-sekolah Montessori. Pasalnya, metode Montessori yang menjadi dasar dari pengajaran di sekolah tersebut lebih mengutamakan tahapan perkembangan anak agar menjadi lebih optimal. Di mana lewat sejumlah materi yang dijalankan secara aktif dari permainan, prakarya, maupun tugas lainnya; keterampilan bahasa, motorik, sampai pengasahan otot terjadi secara optimal dibandingkan anak hanya mendengar penjelasan dari pengajar. 

Bisa Menerapkan Ilmu untuk Hidup 

Pernah merasa tidak kalau pelajaran-pelajaran yang Anda ikuti selama di bangku sekolah terasa sia-sia karena sulit diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Diharapkan anak Anda tidak merasakna penyesalan sudah belajar menggunakan metode Montessori. Konsep praktik langsung membuat anak lebih memahami proses sebab akibat dari sebuah informasi. Penerapan praktik langsung juga membuat berbagai disiplin ilmu terpecahkan lewat contoh yang bisa diimplementasikan sehari-hari. 

Lebih Menghormati dan Menghargai Orang Lain 

Anak-anak yang bersekolah di sekolah Montessori kerap dianggap lebih berbudi pekerti. Di mana mereka lebih mampu menghormati dan menghargai orang lain. Kondisi ini terjadi bukan tanpa alasan. Soalnya, sekolah Montessori tidak menjadikan kemampuan akademis sebagai patokan penilaian sekolah, namun lebih mempertimbangkan kemampuan sosial. 

Anda pasti tidak merasa menyesal memilihkan sekolah berbasis metode Montessori untuk buah hati tercinta. Anak Anda pun pasti tidak akan bosan untuk pergi ke sekolah karena situasi yang nyaman dan aktif yang tercipta di sekolah tersebut.