Diagnosis dan Perawatan Erymed Untuk Jerawat

Jerawat adalah sebuah kondisi kulit yang biasa memengaruhi banyak orang dalam suatu masa hidup mereka, khususnya saat seseorang menginjak masa pubertas. Jerawat menyebabkan bercak timbul nyeri, kulit berminyak, dan terkadang kulit yang panas atau nyeri saat disentuh. Jerawat biasa berkembang di wajah, punggung, dan juga dada. Dalam kasus yang ringan, penggunaan krim seperti erymed sudah cukup untuk mengatasi jerawat yang Anda miliki. 

Jika Anda menggunakan produk jerawat seperti erymed selama beberapa minggu dan masih belum efektif mengatasi jerawat yang timbul, dokter dapat meresepkan obat yang lebih kuat. Dokter ahli kulit dapat membantu Anda dalam mengontrol jerawat, menghindari bekas luka jerawat atau kerusakan kulit lainnya, dan membuat bekas jerawat menjadi lebih tidak terlihat. 

Obat jerawat bekerja dengan cara mengurangi produksi minyak dan pembengkakan atau dengan merawat infeksi bakteri yang menyebabkannya. Dalam kebanyakan obat jerawat resep, Anda akan melihat hasilnya hanya dalam waktu empat hingga delapan minggu. Namun dapat membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan untuk jerawat benar-benar hilang sepenuhnya. 

Regimen perawatan yang akan dokter rekomendasikan bergantung pada usia Anda, jenis dan tingkat keparahan jerawat, dan apakah Anda berkeinginan untuk mendapatkan perawatan tersebut atau tidak. Dalam kasus ringan, Anda bisa menggunakan krim seperti erymed untuk mengatasi jerawat. Anda juga perlu rajin membasuh muka dan menggunakan obat jerawat pada kulit yang terinfeksi dua kali sehari dalam beberapa minggu. 

Obat-obatan topikal dan obat yang Anda minum terkadang digunakan bersamaan sebagai kombinasi. Pilihan perawatan untuk ibu hamil jauh lebih terbatas karena risiko efek samping yang dibawanya. Diskusikan dengan dokter seputar risiko dan manfaat penggunaan obat-obatan dan perawatan lainnya yang akan Anda coba. Obat resep topikal yang paling sering dijumpai digunakan di antaranya adalah:

  • Retinoid. Obat yang mengandung asam retinoic atau tretinoin sering bermanfaat efektif mengatasi jerawat sedang. Obat ini hadir dalam bentuk krim, gel, dan juga lotion. Contoh obat ini di antaranya adalah tretinoin, adapalene, dan tazarotene. Anda akan menggunakan obat ini setiap malam, tiga kali dalam seminggu, kemudian untuk berubah menjadi setiap hari seiring dengan Anda mulai terbiasa menggunakannya. Obat ini dapat mencegah folikel rambut tersumbat. Namun Anda tidak boleh menggunakan tretinoin bersamaan dengan benzoyl peroxide. Retinoid topikal dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Obat ini juga dapat membuat kulit kering dan kemerahan, terutama pada orang-orang yang berwarna gelap. Adapalene dapat ditoleransi dengan lebih baik. 
  • Antibiotik. Obat ini bekerja dengan cara membunuh bakteri kulit berlebih, dan mengurangi kemerahan dan peradangan. Pada beberapa bulan pertama perawatan, Anda boleh menggunakan retinoid dan juga antibiotik, dengan antibiotik dioleskan di pagi hari dan retinoid di malam hari. Antibiotik sering dikombinasikan dengan benzoyl peroxide untuk mengurangi kemungkinan mengembangkan resistensi antibiotik. Contohnya adalah clindamycin dengan benzoyl peroxide dan erythromycin dengan benzoyl peroxide. Antibiotik topikal saja tidak direkomendasikan. 

Selain menggunakan krim seperti erymed, terapi juga digunakan untuk mengatasi jerawat. Terapi cahaya misalnya, menggunakan berbagai terapi berbasis cahaya yang telah diuji memberikan hasil yang sukses dalam penanganan jerawat. Kebanyakan memerlukan Anda untuk rutin mengunjungi dokter selama beberapa kali. 

Studi lanjutan perlu dilakukan guna menentukan metode yang ideal, sumber cahaya, serta dosis yang diperlukan. Dokter juga dapat menggunakan alat khusus untuk secara perlahan mengangkat komedo dan jerawat ataupun kista apabila obat-obatan topikal seperti erymed tidak efektif. Teknik ini secara sementara dapat meningkatkan tampilan kulit, namun juga dapat menyebabkan jaringan parut dan bekas luka.