Kaflam 50 mg untuk Mengatasi Sakit Gigi

Salah satu manfaat Kaflam 50 mg ialah mengatasi sakit gigi. Sebab, sakitnya menimbulkan nyeri dan gejala-gejala inflamasi.

Sakit gigi cukup meresahkan. Rasa sakitnya jika dibiarkan terlalu lama bisa mengakibatkan pembengkakan hingga demam.

Penyebabnya di antara lain adanya kerusakan pada gigi, retak, hingga terinfeksi bakteri atau kotoran di dalam mulut.

Anda bisa saja mengatasi sakit gigi dengan obat pereda rasa sakit. Akan tetapi jika belum berhasil, bisa mengobatinya dengan mengonsumsi Kaflam 50 mg dengan kandungan diklofenak potassium.

Sehingga, obat berbentuk tablet itu berfungsi sebagai antiinflamasi, antipiretik, dan analgetik. Berperan untuk terapi nyeri dan inflamasi akut jangka pendek. 

Meredakan Sakit Gigi dengan Kaflam 50 mg

Kaflam 50 mg mengandung zat aktif diklofenak potassium yang berguna untuk meredakan nyeri dan gejala inflamasi.

Adapun gejala inflamasi akut di antaranya seperti nyeri, memerah, bengkak, panas, dan kehilangan fungsi pada bagian tubuh yang sakit.

Intinya, kandungan diklofenak potassium pada Kaflam 50 mg memiliki indikasi manfaat untuk mengobati sakit gigi, nyeri otot, sakit punggung, kram menstruasi, hingga cedera karena olahraga. 

Dosis Pemakaian

Dalam mengonsumsi Kaflam 50 mg, baiknya Anda perlu resep dari apoteker atau dokter. Jangan sampai menggunakannya secara sembarangan.

Akan tetapi, obat ini memiliki dosis pemakaian umum yang patut Anda ikuti, di antaranya sebagai berikut:

  • Dosis awal penggunaan maksimal 150 mg sehari. Setelahnya, maksimal 100 mg per hari dengan jangka waktu sesingkat mungkin
  • Pada kasus-kasus yang sedang, bisa dikonsumsi anak-anak di atas usia 14 tahun dengan takaran 75 – 100 mg sehari
  • Dosis setiap harinya 2-3 kali
  • Baiknya diminum bersama air dan sebelum makan
  • Setelah meminum obatnya, lebih baik tidak berbaring dulu sebelum 10 menit untuk mencegah efek sakit perut. 

Cara Lain Meredakan Sakit Gigi

Sakit gigi mungkin tidak sembuh dalam waktu cepat. Menunggu proses dan reaksi dari obat yang Anda konsumsi. 

Namun, terdapat beberapa cara lain untuk meredakan sakit gigi sembari menunggu efek obat. Seperti halnya yaitu:

  • Mencoba berkumur dengan air garam. Khusus anak-anak tidak boleh mencoba cara ini.
  • Konsumsi makanan lunak, seperti yoghurt atau telur. Cobalah untuk menghindari mengunyah dengan gigi yang sakit.

Cara mencegah sakit gigi

Rekomendasi terbaik untuk mencegah sakit gigi yaitu dengan menjaga kesehatan gigi dan gusi Anda. Caranya seperti ini:

  • Melakukan pemeriksaan gigi secara teratur
  • Kurangi makanan dan minuman manis. Jika ingin mengonsumsi, cukup sebagai camilan sesekali pada wa

Rekomendasi Obat Gangguan Saraf: Daneuron Tablet

daneuron tablet

Apabila kesehatan saraf terganggu, Daneuron Tablet bisa menjadi salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk membuat sarafmu kembali normal.  Mengapa bisa begitu? Sebab, Daneuron Tablet adalah obat yang diformulasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan vitamin neurotropic. Perlu diketahui jika vitamin neurotropic bagus untuk kesehatan saraf. Yang masuk ke dalam vitamin neurotropic ialah vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12.

Memangnya, gangguan saraf itu apa, sih? Nah, perlu diketahui bahwa gangguan saraf atau neuropati merupakan kondisi terganggunya fungsi saraf, yang dapat terjadi karena penyakit tertentu maupun cedera. Gejala yang dirasakan pengidap gangguan saraf berbeda-beda, mulai dari ringan seperti kram hingga yang berat seperti kelumpuhan. 

Sebelum kamu mengonsumsi Daneuron Tablet akibat terganggunya kesehatan saraf, yuk kenali dulu beberapa gangguan saraf yang dijelaskan di bawah ini. Setidaknya ada empat gangguan saraf yang perlu kamu kenali dan waspadai, yakni: 

  1. Neuropati Kranial

Ada setidaknya 12 saraf kranial atau saraf di bagian kepala. Sama seperti saraf lain, ini juga dapat terserang masalah. Neuropati kranial dibedakan menjadi dua, pertama, neuropati optic, yang merupakan kelainan saraf kranial yang punya fungsi  mengirimkan sinyal visual dari retina ke otak. 

Gangguan kedua disebut neuropati auditori yang bisa menimbulkan gangguan pada indra pendengaran. Gangguan saraf kranial jenis ini akan membuat pengiriman sinyal suara dari telinga menuju otak menjadi kacau.

  1. Neuropati Otonom

Neuropati otonom disebabkan terjadinya kerusakan pada sistem saraf involunter. Perlu diketahui bahwa sistem saraf ini mengendalikan detak jantung, sirkulasi darah, sistem pencernaan, respons seksual, keringat, dan fungsi kandung kemih. 

Neuropati otonom punya gejala yang membuat tubuh merasa mual, kembung, sering berserdawa, gangguan pada respons seksual, detak jantung cepat atau disebut takikardia, kesulitan menelan, inkontinensia fekal, gula darah rendah (hipoglikemia), kesulitan buang air kecil, sampai berkeringat secara berlebihan.

  1. Neuropati Perifer

Neuropati perifer merupakan penyakit akibat kerusakan pada sistem saraf perifer atau sistem saraf tepi. Masalah ini bisa diobati dengan Daneuron Tablet. Kerusakan pada sistem saraf tepi menyebabkan terganggunya fungsi saraf tepi dalam mengirimkan sinyal dari organ ke otak atau sebaliknya.

Sistem saraf tepi punya fungsi dalam mengirimkan sensasi fisik dari seluruh organ tubuh ke otak. Saraf tepi juga menyalurkan perintah dari otak dalam rangka menjalankan fungsi tertentu, seperti menggerakkan tubuh, mengeluarkan keringat, meningkatkan detak jantung, hingga mengatur tekanan darah.

  1. Neuropati Fokal (Mononeuropati)

Neuropati fokal termasuk kelainan saraf yang paling tidak umum. Karena jarang terjadi, belum banyak orang familier dengan gangguan ini. Gangguan saraf ini biasanya akan menyebabkan kerusakan pada saraf-saraf yang berada di pergelangan tangan, kepala, atau kaki, walaupun kadang juga terjadi di saraf bagian punggung, dada, dan mata.

Penyakit yang paling sering dikaitkan dengan neuropati fokal adalah carpal tunnel syndrome (CTS).

Lalu, bagaimana dengan gejalanya? Yang patut diketahui olehmu, gejala dari neuropati fokal ini bisa muncul secara tiba-tiba dan mereda dengan sendirinya dalam enam hingga delapan minggu.

Bagi seseorang yang mengidap kondisi ini, mereka mengalami lemahnya salah satu sisi wajah, rasa kebas pada tangan atau jari, rasa sakit pada mata dan pandangan kabur atau tidak bisa fokus.

Nah, apabila kamu mengalami beberapa gejala dari gangguan saraf di atas, kamu bisa konsultasi langsung pada dokter untuk mendapat pertolongan. Dalam mengobati masalah ini, gejala atau penyebab terjadinya masalah adalah salah satu indikator penting. Dokter akan mulai “bekerja” setelah mengetahui apa yang dialami oleh penderita.

Namun, yang jelas gangguan saraf kemungkinan besar akan diobati dengan teknik terapi obat. Nah, salah satu obat yang dapat digunakan, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, adalah Daneuron Tablet.

Yang Perlu Anda Ketahui Seputar Injeksi Nyeri Steroid

Injeksi Nyeri

Gangguan autoimun seperti rheumatoid arthritis dan kondisi persendian seperti tendonitis mungkin tidak memiliki persamaan apapun. Akan tetapi, ada satu hal penting yang kedua kondisi ini miliki, yaitu keduanya dapat diobati dengan injeksi nyeri steroid. Gangguan autoimun dan kondisi otot dan persendian tertentu keduanya dapat menyebabkan peradangan, yang steroid dapat kurangi. Meskipun steroid tersedia dalam berbagai bentuk dan cara, injeksi sering menjadi bentuk perawatan yang terbaik. Artikel ini akan membahas seputar injeksi steroid, kondisi yang dirawat, dan efek samping apa saja yang dibawanya. 

Apa itu steroid?

Steroid yang Anda dapatkan lewat injeksi nyeri disebut corticosteroid. Steroid jenis ini berbeda dengan anabolic steroid yang digunakan untuk membangun otot. Corticosteroid adalah versi cortisol buatan manusia, sebuah hormon yang secara alami dibuat di kelenjar adrenal, yang berada di atas ginjal. Hormon tersebut akan membantu merespon terhadap stres di dalam tubuh akibat cedera atau penyakit dan mengurangi aktivitas sistem kekebalan tubuh, yang membantu meringankan peradangan. Injeksi steroid dapat meningkatkan hormon anti-peradangan dan kekuatan menekan-kekebalan alami. 

Injeksi nyeri steroid digunakan untuk beberapa jenis penyakit, kondisi, dan cedera yang berbeda. Injeksi ini dapat digunakan untuk penyakit yang berhubungan dengan kekebalan seperti rheumatoid arthritis, penyakit radang usus, lupus, multiple sclerosis, dan alergi. Injeksi nyeri juga dapat digunakan untuk kondisi otot dan persendian, seperti osteoarthritis, encok, bursitis, tendinitis, nyeri sendi, plantar fasciitis, dan sciatica. 

Prosedur

Sebelum injeksi nyeri diberikan, Anda mungkin perlu berhenti mengonsumsi obat-obatan tertentu. Bicarakan dengan dokter seputar obat apa saja yang Anda konsumsi. Jangan buat perubahan apapun kecuali dokter memerintahkan hal tersebut. Injeksi nyeri steroid harus dilakukan oleh dokter di rumah sakit. Saat Anda mengunjungi dokter, mereka akan menjelaskan seputar prosedur ini. Anda kemudian akan diminta untuk berbaring sehingga dokter memiliki akses pada daerah yang akan disuntik. 

Dokter kemudian akan menggunakan ultrasound untuk mencari tahu di mana tempat yang akan disuntik. Setelah mereka menemukan tempat yang tepat, mereka akan menyuntikkan campuran steroid dengan obat bius. Suntikan ini mungkin akan terasa sangat tidak nyaman, namun obat bius akan menunjukkan efeknya dengan cepat. Injeksi nyeri ini dapat diberikan di persendian, otot atau tendon, tulang belakang (epidural), dan bursae (kantung berisi cairan di antara tendon dan persendian). 

Anda perlu menjaga daerah yang mendapatkan suntikan bersih dan kering selama 24 jam. Daerah bekas suntikan dapat terasa nyeri selama beberapa hari. Anda bisa menggunakan kompres dingin pada daerah tersebut selama 10 menit. Tunggu setidaknya 24 jam sebelum menggunakan panas pada daerah bekas suntikan. Steroid juga dapat diberikan melalui pembuluh darah (intravena). Metode ini biasanya digunakan untuk gangguan autoimun. 

Injeksi nyeri steroid biasanya dapat bertahan selama satu atau dua bulan. Akan tetapi, injeksi dapat bertahan lebih lama, terutama apabila digunakan bersamaan dengan perawatan lain seperti terapi fisik. Injeksi untuk kondisi tertentu, misalnya nyeri persendian akut, dapat bertahan lebih lama. Sangat penting untuk membatasi injeksi nyeri steroid hanya tiga atau 4 kali dalam satu tahun. Injeksi yang terlalu sering dapat menyebabkan kulit dan tulang di sekitar daerah bekas suntikan menjadi lemah. Injeksi nyeri steroid juga memiliki beberapa potensi efek samping, seperti rasa nyeri di daerah bekas suntikan, lebam, wajah yang menjadi memerah selama beberapa jam, kulit yang pucat dan tipis di daerah bekas suntikan, insomnia atau gangguan tidur, gula darah tinggi selama beberapa hari apabila Anda menderita diabetes, nafsu makan yang meningkat, dan tekanan darah tinggi sementara.