Manfaat Susu dan Lengkapi Kebutuhan Nutrisi Si Kecil dengan Nutrilon Royal 3

nutrilon royal 3

Sumber asupan gizi yang tidak boleh dilewatkan dalam masa tumbuh kembang sang buah hati adalah susu. Susu menjadi tambahan nutrisi selain makanan yang dikonsumsi anak karena memiliki komposisi nutrisi kompleks. Salah satu susu yang mampu mendukung tumbuh kembang anak adalah Nutrilon Royal 3.

Kebutuhan susu sudah dimulai sejak anak lahir yang dimulai dari Asi. Kemudian, anak akan mengenal berbagai jenis susu lainnya yang biasa dikonsumsi mulai dari usia 1-3 tahun. Susu juga memiliki berbagai varian rasa yang membuat anak menyukainya.

Manfaat Minum Susu bagi Anak

Banyak manfaat yang bisa didapatkan si kecil dari segelas susu rutin tiap harinya. Manfaat minum susu untuk anak yang perlu diketahui oleh orang tua diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Membantu pembentukan tulang dan gigi

Sudah lama terkenal bahwa susu memiliki kandungan kalsium yang bisa membantu pembentukan tulang dan gigi si kecil. Bahkan, orang dewasa pun masih membutuhkan susu untuk menjaga tulang tetap kuat dan mencegah penyakit tulang seperti osteoporosis dan lainnya.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Susu dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak sekaligus melindunginya dari berbagai penyakit. Dengan mengonsumsi susu, tekanan darah anak juga dapat menjadi lebih sehat sehingga mengurangi risiko penyakit yang berhubungan dengan jantung.

Selain itu, susu bisa mengurangi efek migrain dan jumlah kolesterol yang diproduksi tubuh.

  • Mendukung kecerdasan anak

Memberikan si kecil susu juga dapat mendukung kecerdasannya. Hal ini karena susu mengandung AA, DHA, Sphingomyelin, dan kandungan nutrisi lainnya yang bermanfaat bagi otak. Tapi, pastikan juga anak mendapatkan sumber nutrisi lainnya untuk mendukung pertumbuhan kecerdasannya, ya.

  • Membuat tubuh semakin kuat dan bugar

Memenuhi kebutuhan gizi dapat membuat anak menjadi lebih sehat dan bugar. Susu dikenal memiliki banyak kandungan gizi dan nutrisi sehingga mampu menyehatkan anak. Dengan begitu, sang buah hati juga akan lebih semangat dan aktif dalam bermain, belajar, dan melakukan aktivitas lainnya.

  • Menjaga kesehatan kulit

Selain membuat tubuh lebih fit, susu juga bisa menjaga kesehatan kulit. Susu memiliki kandungan asam laktat yang berperan sebagai exfoliator dan enzim sehingga membuat kulit anak menjadi lebih halus. Terdapat juga kandungan asam amino yang bisa menjaga kelembapan kulit anak.

  • Melindungi sistem pencernaan anak

Susu memiliki kandungan prebiotik yang berfungsi dalam pertumbuhan mikroorganisme baik dalam sistem pencernaan. Prebiotik adalah senyawa pada makanan yang tidak bisa dicerna oleh usus. Jika mikroorganisme baik telah terpenuhi, maka pencernaan si kecil juga akan lebih sehat.

  • Menghilangkan stres dan menambah energi

Kandungan pada susu yang tidak kalah pentingnya adalah vitamin dan mineral. Kandungan vitamin dan mineral berfungsi sebagai penghilang stres dan menambah energi anak.

Susu hangat mampu menenangkan otot dan ketegangan saraf tubuh si kecil. Kandungan protein pada susu bisa membantu untuk mengisi cairan yang hilang selama anak beraktivitas. Maka dari itu, susu dapat mengembalikan energi tubuh anak setelah beraktivitas seharian. 

Rekomendasi Susu bagi Anak Usia 1-3 tahun

Untuk mendukung tumbuh kembang anak pada usia 1-3 tahun, orang tua bisa memberikan si kecil susu Nutrilon Royal 3 dengan ActiDuobio+. Susu ini telah terbukti secara klinis mampu memperkuat daya tahan tubuh si kecil.

Selain itu, Nutrilon Royal 3 dengan ActiDuobio+ juga dilengkapi dengan omega yang lebih tinggi untuk mendukung kemampuan berpikir. Terdapat juga kandungan vitamin C dan E untuk pembentukan dan pemeliharaan jaringan kolagen, serta membantu penyerapan zat besi.

Si kecil dapat mengonsumsi susu ini sebanyak 3 kali sehari, dengan takaran per gelasnya adalah 3 sendok makan susu dicampur dalam 700 ml air.

Simpan Nutrilon Royal 3 dengan ActiDuobio+ pada tempat yang kering dan sejuk serta pastikan kemasan tertutup rapat untuk menghindari bakteri yang masuk. Orang tua juga harus memperhatikan tanggal kadaluarsa dan tanggal membuka kemasan. Lebih baik susu habis dalam kurun waktu 1 bulan setelah kemasan dibuka, ya.

Tips Memilih Susu BMT untuk Bayi Anda

susu bmt

Idealnya, asupan yang dikonsumsi oleh bayi segera setelah ia lahir adalah ASI yang diproduksi oleh sang ibu. Sayangnya, tidak semua ibu beruntung  bisa memproduksi ASI dengan baik di hari pertama kelahiran anaknya. Ada kondisi tertentu yang menyebabkan ibu tidak bisa memproduksi ASI. Oleh karena itu, memberikan susu BMT kepada bayi bisa menjadi solusi untuk pemenuhan nutrisi utamanya. 

Meski begitu, memilih susu BMT untuk bayi adalah hal yang cukup menantang. Pasalnya, bayi yang berusia di bawah 6 bulan belum memiliki sistem pencernaan yang sempurna sehingga perlu teliti untuk memberikan asupan kepadanya. Tidak boleh sembarangan. 

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk memilih susu BMT yang tepat untuk anak sehingga dapat meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan, di antaranya: 

Perhatikan kondisi bayi 

Kondisi bayi adalah hal utama yang perlu diperhatikan, terutama jika bayi lahir dengan kondisi tertentu, seperti bayi prematur atau bayi dengan berat badan lahir rendah. Bayi yang lahir dengan dua kondisi ini perlu mendapatkan susu BMT khusus dengan kandungan kalori dan mineral ekstra untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan baik. 

Oleh karena itu, sebelum memberikan susu BMT tertentu kepada bayi, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Kenali jenis susu BMT 

Susu BMT terbuat dari berbagai jenis protein, bisa berupa whey, casein, maupun keduanya. Selain itu, susu BMT pun bisa terdiri dari protein nabati dan hewani. Anda bisa menyesuaikan jenis susu BMT dengan kebutuhan bayi Anda, termasuk kemungkinan adanya alergi. 

Meski demikian, susu BMT yang paling disarankan untuk bayi berusia di bawah 6 bulan adalah susu BMT yang terbuat dari susu sapi dengan kandungan protein whey yang lebih mudah dicerna. 

Anda juga bisa mengkombinasikan kedua jenis susu BMT tersebut. Namun, perlu diingat komposisi dari susu berprotein whey harus lebih besar dibandingkan susu berprotein casein. Perbandingan yang disarankan adalah 60:40 yang setara dengan kandungan protein pada ASI. 

Jika Anda ingin memberikan susu BMT berprotein nabati, seperti susu BMT soya, Anda juga bisa melakukannya. Akan tetapi, konsultasikan lebih dulu dengan dokter untuk mendapatkan anjuran yang tepat. 

Cermati kandungan susu BMT 

Pada dasarnya, semua produk susu BMT menawarkan gizi seimbang yang terdiri dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Meski begitu, Anda juga perlu memperhatikan kandungan lain yang penting untuk perkembangan bayi, seperti asam arakidonat (ARA) dan docosahexaenoic acid (DHA) yang berperan penting dalam proses perkembangan otak, sistem saraf dan mata bayi.

Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan kandungan prebiotik di dalam susu BMT sebelum membelinya. Prebiotik di dalam susu BMT, seperti fruto-oligosaccharides (FOS) dan galacto-oligosaccharides (GOS) bisa membantu sistem pencernaan bayi dan memperkuat kekebalan tubuhnya karena memicu perkembangan bakteri baik bagi tubuh. 

Antisipasi potensi alergi susu sapi pada bayi

Satu hal lagi yang tidak boleh luput dari perhatian adalah adanya potensi alergi susu sapi pada bayi Anda. Namun, Anda tidak perlu panik jika bayi Anda mengalami hal ini sebab alergi susu sapi adalah hal yang umum terjadi pada bayi. 

Untuk mengurangi efek samping dari alergi susu sapi, saat pertama kali membeli susu BMT yang terbuat dari susu sapi, belilah dengan ukuran kecil dan lihat bagaimana tubuh bayi Anda bereaksi terhadap susu tersebut. 

Jika setelah mengonsumsi susu BMT tersebut bayi Anda mengalami kulit ruam, kemerahan, bahkan sampai muntah dan diare, sebaiknya Anda berhenti memberikan susu tersebut kepada bayi. Konsultasikanlah hal ini kepada dokter terlebih dulu untuk mendapatkan anjuran terbaik. 

Biasanya dokter akan menyarankan susu BMT dengan formula khusus, seperti susu terhidrolisat ekstensif atau susu dengan kandungan asam amino. Susu jenis ini sebenarnya masih dibuat dari susu sapi hanya saja kandungan proteinnya sudah diolah sehingga tidak menyebabkan alergi. 

Meski bayi Anda mengalami alergi susu sapi, Anda tidak disarankan untuk memberikan susu berbasis tanaman yang diolah dengan hanya diperas, seperti susu kedelai, susu beras, atau susu almond. Jenis susu ini tidak disarankan untuk semua bayi, baik yang mengalami alergi susu sapi atau tidak. Hal ini dikarenakan oleh kandungan gizi dari susu tersebut tidak bisa mencukup kebutuhan gizi dengan baik. 

Oleh karena itu, cara terbaik dalam menentukan susu BMT terbaik untuk bayi Anda adalah dengan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dengan aplikasi kesehatan keluarga, SehatQ, konsultasi bisa Anda lakukan dengan mudah dari rumah hanya melalui ponsel. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga di Google Play Store dan App Store!