Cara Menangani Demam Menggigil dan Mencegahnya

Demam menggigil merupakan kondisi umum yang sering terjadi sebagai gejala dari sebuah penyakit. Demam menggigil dapat berlangsung sebentar maupun lama tergantung dari penyebab yang mendasarinya. 

Demam yang disertai menggigil sendiri merupakan sebuah respon alami tubuh untuk melawan infeksi di mana aktivitas kekebalan meningkat dan tubuh menghangatkan dirinya sendiri. Demam menggigil dapat ditangani dengan pengobatan rumahan dan dalam banyak kasus tidak berbahaya.

Penyebab badan menggigil

Namun, jika sudah disertai gejala lain, tidak sembuh walau sudah diberikan perawatan rumahan, dan berlangsung dalam beberapa hari, segera periksakan ke dokter. Berikut beberapa perawatan yang dapat Anda lakukan untuk menangani demam menggigil serta cara mencegahnya.

Menangani demam menggigil

Orang yang ingin mengobati demam dapat mencoba obat anti demam yang dijual bebas, seperti acetaminofen, aspirin, atau ibuprofen. Namun, jangan pernah memberikan aspirin kepada anak, karena bisa meningkatkan risiko kondisi langka namun mengancam jiwa yang disebut sindrom Reye.

Minumlah banyak cairan dapat membantu mencegah dehidrasi. Buatlah tubuh senyaman mungkin, Anda bisa menggunakan kompres atau selimut, namun tak perlu melakukan hal ekstrim lainnya. 

Jika demam sangat tinggi dan tidak merespon pengobatan, atau muncul gejala penyakit parah lainnya, seperti leher kaku, kebingungan, atau kesulitan bernapas, segera hubungi dokter atau pergi ke ruang gawat darurat.

Kebanyakan demam, bahkan demam tinggi, tidak berbahaya. Hal ini dikarenakan tubuh masih dapat mengatur suhunya. Mengobati demam tidak akan menyembuhkan penyakit yang mendasarinya. Faktanya, hanya ada sedikit bukti ilmiah yang mendukung pengobatan demam.

Satu makalah tahun 2020 berpendapat bahwa untuk infeksi ringan yang cenderung hilang dengan sendirinya, mengobati demam mungkin tidak berbahaya. Namun, untuk infeksi yang lebih serius, seperti COVID-19 mengobati demam dapat menekan respons kekebalan alami tubuh, yang dapat memperlambat pemulihan dan meningkatkan risiko komplikasi jangka panjang.

Namun, ada beberapa pengecualian untuk aturan ini. Orang dengan sistem kekebalan yang lemah karena menderita kanker, memiliki HIV, atau menggunakan obat imunosupresan harus segera menghubungi dokter saat demam. 

Demam pada bayi baru lahir yang berusia kurang dari 3 bulan dan berlangsung lebih dari sehari memerlukan kunjungan dokter untuk mendapat perawatan atau pengobatan yang tepat. Menurut Mayo Clinic, istirahat dan cairan biasanya cukup untuk mengobati demam pada orang dewasa dan bayi di atas usia 2 tahun, kecuali jika demam mencapai di atas 38,9°C.

Kapan Harus Ke Dokter?

Ketika tanda-tanda serius lainnya menyertai demam menggigil, Anda harus menemui dokter sesegera mungkin. Tanda-tanda atau gejala tersebut, termasuk:

  • Leher kaku
  • Kebingungan
  • Sifat lekas marah
  • Kelesuan
  • Batuk yang buruk
  • Sesak napas
  • Sakit perut parah

Anda juga harus mencari bantuan medis jika:

  • Untuk orang dewasa, jika suhu tubuh tetap di atas 103°F (39,4°C) selama lebih dari satu jam setelah perawatan di rumah
  • Demam yang berlangsung lebih dari 3 hari
  • Untuk bayi di bawah usia 3 bulan yang memiliki suhu rektal 100,4°F (38,0°C) atau lebih tinggi
  • Anak antara usia 3 bulan dan 1 tahun mengalami demam di atas 102,0 ° F (38,9 ° C) yang berlangsung selama lebih dari 24 jam

Pencegahan Demam Menggigil

  • Seringkali, strategi terbaik untuk mencegah demam adalah dengan mencegah infeksi yang menyebabkannya. Tips berikut dapat membantu untuk mencegah demam menggigil:
  • Tetap di rumah saat sakit, dan jangan menitipkan anak yang sakit ke tempat penitipan anak atau sekolah
  • Mengobati demam tidak mencegah penyebarannya, jadi jangan bepergian saat tubuh belum pulih
  • Ambil semua vaksin yang memang baik untuk tubuh dan terhindari dari penyakit
  • Biasakan cuci tangan dengan sabun dan air hangat secara teratur, terutama sebelum makan, sebelum menyentuh wajah, dan setelah menyentuh orang lain
  • Cobalah untuk menghindari orang yang sedang sakit, jika tidak memungkinkan, gunakan masker dan sering cuci tangan
  • Lakukan seks yang lebih aman untuk mengurangi penyebaran infeksi menular seksual
  • Di daerah ramai di mana tingkat COVID-19 tinggi, kenakanlah masker selalu 
  • Jaga pola dan metode makan maupun memasak dengan baik, gunakan peralatan yang berbeda untuk makanan yang berbeda, memanaskan makanan sesuai dengan instruksi, dan mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh daging mentah

Demam menggigil pada umumnya bukan penyakit berbahaya dan akan reda dengan sendirinya. Ini merupakan respon alami tubuh dalam melawan infeksi penyakit. Akan lebih baik untuk mencegah semua hal yang dapat memicu demam menggigil.

Jika Anda sudah terlanjur mengalaminya, istirahatlah yang cukup, minum banyak air, dan buat diri Anda nyaman. Anda mungkin bisa mengambil beberapa obat. Jika perawatan rumahan tidak bekerja dan demam menunjukkan suhu tubuh yang tinggi serta berlangsung selama beberapa hari, segera periksakan ke dokter untuk mendapat perawatan terbaik.

Temukan lebih banyak informasi seputar demam menggigil di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa berkonsultasi secara online atau berdiskusi dengan dokter di aplikasi ini. Download aplikasi SehatQ di App Store atau Play Store.