Makanan untuk Kesehatan Mata Minus Baik untuk Anda

Makanan untuk Kesehatan Mata Minus Baik untuk Anda

Rabun jauh alias mata minus adalah salah satu masalah jarak pandang yang banyak dialami orang Indonesia. Meski tidak membahayakan kesehatan, masalah rabun jauh bisa menghambat aktivitas sehari-hari. Mata minus membuat seseorang tidak dapat melihat benda atau objek yang jaraknya jauh dengan jelas. Maka dari itu Anda memerlukan makanan untuk kesehatan mata minus.

Rabun jauh terjadi ketika jarak antara kornea dengan retina terlalu jauh sehingga cahaya yang masuk justru jatuh di depan retina. Hal ini menyebabkan objek yang dilihat tampak buram atau berbayang. Kondisi ini dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan sehat, bahkan bila perlu minum suplemen mata minus seperti berikut ini.

Vitamin C

Vitamin terbaik untuk mata minus salah satunya adalah vitamin C. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat melindungi mata Anda dari radikal bebas yang merusak. Bukti dari American Optometric Association menunjukkan vitamin C yang dikonsumsi bersamaan dengan nutrisi penting lainnya dapat memperlambat laju hilangnya ketajaman visual, yang biasa menyebabkan kondisi mata minus makin parah. Selain itu, vitamin C juga terbukti menurunkan risiko katarak dan degenerasi makula yang terkait umur.  Buah jeruk, jambu biji, anggur, dan lemon adalah jenis buah yang kaya akan vitamin C. Vitamin C juga terdapat pada beberapa sayuran hijau, seperti kubis dan bayam.

Vitamin A

Salah satu jenis vitamin untuk mata minus pada anak dan orang dewasa yang terkenal adalah vitamin A. Vitamin A membantu permukaan mata dan selaput lendir menjadi penghalang yang efektif terhadap masuknya bakteri dan virus, sehingga mengurangi risiko infeksi mata. Peran vitamin untuk mengurangi mata minus ini juga digadang bagus untuk menjaga penglihatan yang baik. Vitamin ini membantu retina menyerap cahaya dan mempertahankan kornea tetap jernih.  Konsumsi vitamin A yang dikombinasikan dengan vitamin antioksidan lainnya dapat menurunkan risiko kehilangan penglihatan akibat degenerasi makula (AMD).  Sumber makanan beta karoten provitamin A yang baik adalah wortel, ubi jalar, bayam, kangkung, melon, kangkung, labu, paprika, kuning telur, dan produk olahan susu.

Vitamin E

Vitamin E adalah antioksidan kuat yang ditemukan dalam kacang-kacangan seperti kenari, almond, dan mete, sereal fortifikasi, serta ubi jalar. Vitamin ini juga bisa dijumpai pada alpukat, ikan salmon, dan biji bunga matahari (kuaci).  Penelitian menunjukkan asupan vitamin E bagus untuk mata minus karena perannya melindungi sel mata dari efek radikal bebas yang memecah jaringan sehat. Ketika jaringan mata yang sehat rusak, risiko degenerasi makula terkait usia (AMD) dan katarak dapat meningkat. Studi dari American Optometric Association menunjukkan konsumsi rutin dari 500 mg vitamin C per hari yang dibarengi dengan suplemen betakaroten, vitamin E, dan suplemen seng (zinc) memperlambat perkembangan degenerasi makula lanjut sekitar 25% dan kehilangan ketajaman visual sebesar 19 persen.

Niacin 

Niacin adalah vitamin B3 yang berperan sebagai antioksidan untuk mencegah terjadinya kerusakan saraf mata penyebab glaukoma. Niacin dapat ditemukan pada jamur, kacang tanah, ikan, dan daging sapi. Akan tetapi, jangan mengonsumsi niacin secara berlebihan. Asupan niacin yang berlebihan dapat menyebabkan pandangan kabur untuk sementara.

Riboflavin

Sebagai salah satu vitamin antioksidan, riboflavin (vitamin B2) dapat mengurangi stres pada mata yang diakibatkan oleh radikal bebas. Selain itu, riboflavin juga dapat mencegah terjadinya katarak. Anda bisa memperoleh riboflavin pada gandum, susu, dan yogurt.

Jika Anda ingin memiliki mata sehat dan terbebas dari mata minus, maka makanan untuk kesehatan mata ini perlu Anda konsumsi. Tidak hanya mata saja, tetapi kesehatan tubuh secara menyeluruh juga dapat terjaga dengan baik. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *