Lecet Pada Puting? Penyebab dan Perawatan Payudara

Puting yang lecet, atau dikenal dengan istilah cracked nipples, biasanya terjadi akibat gesekan saat olahraga atau karena menyusui buah hati. Puting yang lecet ditunjukkan dengan tanda-tanda kemerahan, iritasi, dan kulit yang berkerak atau berkeropeng di sekitar puting. Menggunakan krim yang lembut dan menghindari sabun keras, zat kimia, dan pakaian yang ketat dapat membantu mencegah lecet pada puting dan sebagai bentuk perawatan payudara. Diperkirakan sekitar 38 persen orang-orang yang memiliki masalah dengan menyusui memiliki puting yang lecet. Hal ini dapat membuat menyusui menjadi hal yang sangat tidak nyaman dan menyakitkan. Artikel ini akan membahas mengapa puting payudara bisa lecet dan bagaimana cara merawatnya. 

Penyebab

Puting yang lecet biasanya terjadi akibat trauma pada daerah tersebut. Kondisi ini dapat memengaruhi baik pria maupun wanita, dan biasanya terjadi akibat gesekan pada pakaian atau kerusakan jaringan akibat luka atau pukulan. Pada saat menyusui, puting yang lecet dapat disebabkan karena cara bayi menyusu, tidak menemukan posisi yang optimal saat menyusui bayi, tidak menemukan teknik yang ideal saat menyusui, dan menggunakan pompa payudara/ASI, terutama apabila penghubung jalur pipa pompa terlalu kecil. Jika terjadi, segera lakukan perawatan payudara. 

Puting yang lecet biasanya terjadi pada bulan pertama pasca kelahiran. Saat bayi belajar menyusu, mereka akan membutuhkan usaha dan waktu lebih untuk “mengaitkan” mulut ke payudara. Gesekan dapat mengiritasi dan membuat puting sensitif. Puting payudara juga dapat menjadi kering, yang kemudian rentan akan lecet dan dalam kasus tertentu dapat berdarah. Menggunakan botol untuk menyusui bayi sebelum menyusu ASI juga dapat meningkatkan risiko puting yang lecet. Ini karena bayi akan menggunakan teknik menyusu yang berbeda saat menggunakan botol dan menyusu langsung dari payudara. Apabila bayi sering menggunakan botol, risiko truma puting akan lebih besar. 

Perawatan payudara

Sebagai bentuk perawatan payudara dengan puting yang lecet, Anda bisa melakukan cara tersebut di bawah ini, seperti:

Memiliki waktu yang cukup agar puting sembuh dan pulih serta menemukan cara yang tepat bagaimana bayi menyusu payudara juga dapat menjadi bentuk perawatan payudara dengan puting yang lecet. 

Seorang konsultan laktasi dapat membantu orang-orang yang kesulitan dengan menyusui untuk mengidentifikasi cara yang tepat dalam memberi bayi ASI. Hal ini dapat meningkatkan kenyamanan dan mengurangi trauma puting yang dapat menyebabkan puting lecet. Beberapa contoh evaluasi tersebut meliputi bagaimana bayi menyusu, posisi bayi, posisi ibu, dan tampilan puting setelah bayi menyusu. Rasa tidak nyaman pada puting merupakan hal yang wajar terutama bagi ibu yang baru pertama kali menyusui. Lakukan perawatan payudara yang disebutkan di atas untuk mengurangi rasa tidak nyaman dan puting yang lecet akibat menyusui. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *