Pilihan Obat Batuk Kering Dewasa, Dosis, dan Efek Samping

woman get sick and cough on the green background

Ada banyak pilihan obat batuk kering dewasa untuk mengatasi gejala batuk kering karena alergi atau gangguan tenggorokan. Selain itu, beberapa obat batuk kering juga bisa meredakan beberapa gejala seperti pilek, hidung tersumbat, dan juga bersin-bersin. 

Umumnya, obat batuk kering dijual secara bebas, sehingga kamu bisa membelinya secara langsung di apotek terdekat. Walaupun bebas, dalam penggunaannya kamu harus memperhatikan petunjuk pada label, ya.

Berikut ini pilihan obat batuk kering dewasa disertai informasi tentang dosis dan juga efek sampingnya. 

Dextral Forte Kapsul

Obat ini memiliki manfaat untuk meredakan gejala flu dan batuk, serta hidung tersumbat yang disebabkan karena infeksi atau peradangan pada saluran pernapasan.

Dextral Forte Kapsul dikhususkan untuk orang dewasa dengan dosis 1 kapsul sebanyak 3 kali sehari. Penggunaan sebaiknya dilakukan setelah makan, ya. 

Pada kondisi tertentu, obat ini bisa menyebabkan efek samping seperti:

  • Mual
  • Muntah
  • Rasa mengantuk

Untuk itu, hindari berkendara setelah mengonsumsi obat ini karena bisa menyebabkan kantuk dan cukup berbahaya. 

Dextral Forte Kapsul isi 10 kapsul dijual dengan harga Rp1.399. 

Halmezin Sirup

Halmezin Sirup memiliki manfaat untuk meredakan batuk kering dan berdahak, pilek, mengurangi bersin, serta mengatasi gatal pada hidung dan juga tenggorokan. 

Tiap 5 ml Halmezin Sirup mengandung dextromethorphan Hbr 7,5 mg, dromhexine HCl 4 mg, promethazine HCl 5 mg, ammonium chloride 44 mg, dan alkohol 8%.

Obat ini bisa dikonsumsi oleh anak-anak hingga dewasa dengan dosis sebagai berikut ini:

  • Anak-anak: 2,5-5 ml sebanyak 3-4 kali sehari
  • Dewasa: 10 ml sebanyak 3-4 kali sehari

Untuk hasil maksimal, sebaiknya konsumsi obat ini bersama dengan makanan, ya.

Pada beberapa kondisi tertentu, penggunaan obat ini bisa menyebabkan efek samping, seperti:

  • Merasa ngantuk
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Kejang apabila dosis yang dikonsumsi berlebihan

Berikan perhatian khusus untuk penggunaan obat pada ibu hamil dan menyusui, anak-anak usia di bawah 2 tahun, penderita asma, dan juga penderita fungsi hati.

Halmezin Sirup isi 100 ml dijual dengan harga Rp31.500.

Sanadryl DMP Sirup

Sanadryl DMP Sirup bekerja dengan menekan refleks saat batuk dan juga meredakan batuk kering yang muncul karena alergi. Selain itu, obat ini juga bisa membuat tenggorokan lebih hangat karena kandungan mentolnya. 

Sanadryl DMP Sirup aman dikonsumsi oleh anak-anak hingga dewasa karena bebas dari alkohol. Berikut ketentuan dosis yang diberikan:

  • Anak-anak usia 6-12 tahun: 5 ml sebanyak 3 kali sehari
  • Dewasa: 10 ml sebanyak 3 kali sehari

Sebelum menggunakannya, sebaiknya obat dikocok terlebih dahulu dan langsung minum setelah makan. 

Pada beberapa kondisi, Sanadryl DMP Sirup bisa menimbulkan efek samping, seperti:

  • Rasa kantuk
  • Gangguan pencernaan seperti konstipasi, kram perut, dan juga nyeri di ulu hati
  • Sakit kepala
  • Gangguan koordinasi pada tubuh

Obat Sanadryl DMP Sirup isi 60 ml dijual dengan harga Rp14.900.

Dextral Kaplet

Dextral Kaplet memiliki kandungan seperti guaifenesin, dekstrometorfan HBr, fenilpropanolamin HCI, dan klorfeniramin maleat yang berkhasiat mengatasi batuk kering dengan cara mengurangi rasa gatal yang menyebabkan batuk. 

Selain itu, obat ini juga memiliki manfaat untuk melegakan saluran pernapasan, mengatasi hidung tersumbat, dan juga bersin-bersin. 

Obat ini bisa dikonsumsi oleh anak-anak dan juga dewasa dengan dosis sebagai berikut ini:

  • Anak-anak usia 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3 kali sehari
  • Dewasa dan remaja: 1 kaplet sebanyak 3 kali sehari

Penggunaan obat yang tidak tepat juga bisa menyebabkan munculnya efek samping seperti:

  • Rasa kantuk
  • Mulut kering
  • Jantung berdebar-debar
  • Gangguan pada saluran kemih
  • Gangguan pencernaan seperti mual dan muntah

Dextral Kaplet isi 10 kaplet dijual dengan harga mulai dari Rp5.260.

Actifed Plus Cough Suppressant Sirup

Obat ini memiliki manfaat untuk mengatasi pilek dan batuk kering serta gatal pada tenggorokan. 

Pada setiap 5 ml Actifed Plus Cough Suppressant Sirup memiliki kandungan triprolidine HCl 1,25 mg, pseudoephedrine HCl 30 mg, dextromethorphan Hbr 10 mg, ethanol 9.90 % v/v.

Obat ini bisa digunakan oleh anak-anak dan juga orang dewasa dengan dosis sebagai berikut ini:

  • Anak-anak usia 6-12 tahun: ½ sendok takar sebanyak 3 kali sehari
  • Dewasa dan remaja: 1 sendok takar sebanyak 3 kali sehari

Obat ini bisa didapatkan langsung di apotek terdekat karena tergolong ke dalam obat bebas tanpa resep dokter.

Pada beberapa kondisi, penggunaan obat ini bisa menyebabkan efek samping, seperti:

  • Pusing
  • Mulut, tenggorokan, dan hidung kering
  • Gangguan pencernaan
  • Sakit kepala
  • Halusinasi
  • Alergi
  • Kesulitan bernapas
  • Insomnia
  • Sulit buang air kecil
  • Jantung berdebar
  • Alergi

Actifed Plus Cough Suppressant Sirup isi 60 ml dijual dengan harga Rp54.000. 

Apabila setelah mengonsumsi obat batuk kering dewasa tak kunjung mereda, sebaiknya segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut. 

5 Cara Perawatan Menstruasi Kembali Teratur, Salah Satunya Dengan Herbal Menses

menses

Mengalami menstruasi tidak teratur dengan panjang siklus menstruasi terus berubah. Menstruasi Anda mungkin datang lebih awal atau terlambat. Siklus menstruasi rata-rata berlangsung selama 28 hari, meskipun normal jika sedikit lebih pendek atau lebih lama dari ini. Haid Anda masih dianggap teratur jika datang setiap 24 hingga 38 hari.

Setelah pubertas, banyak wanita mengembangkan siklus teratur dengan jangka waktu yang sama antar periode. Tetapi tidak jarang itu bervariasi beberapa hari setiap kali.

Perawatan bergantung pada mencari tahu apa yang menyebabkan menstruasi Anda tidak teratur, tetapi ada solusi yang dapat Anda coba di rumah untuk mengembalikan siklus Anda ke jalur yang benar, salah satunya bisa dengan obat herbal menses. 5 Pengobatan rumahan yang didukung sains untuk menstruasi yang tidak teratur.

  • Berlatih yoga

Yoga telah terbukti menjadi pengobatan yang efektif untuk berbagai masalah menstruasi. Sebuah studi 2013 dengan 126 peserta menemukan bahwa 35 hingga 40 menit yoga, 5 hari seminggu selama 6 bulan menurunkan kadar hormon yang terkait dengan menstruasi tidak teratur.

Yoga juga telah terbukti mengurangi nyeri haid dan gejala emosional yang terkait dengan menstruasi, seperti depresi dan kecemasan, serta meningkatkan kualitas hidup wanita dengan dismenore primer.

Jika Anda baru mengenal yoga, carilah sanggar yang menawarkan yoga pemula atau level 1. Setelah Anda mempelajari cara melakukan beberapa gerakan dengan benar, Anda dapat terus pergi ke kelas, atau Anda dapat berlatih yoga dari rumah menggunakan video atau rutinitas yang Anda temukan secara online.

  • Meditasi 

Meditasi adalah cara sederhana dan gratis untuk mengurangi stres di rumah atau di tempat kerja. Karena stres dan menstruasi tidak teratur menjadi saling terkait, mengurangi stres dapat membuat menstruasi lebih teratur.

Peneliti menyarankan bahwa meditasi dapat meningkatkan berbagai efek samping stres psikologis. Untuk mencoba meditasi:

  • cari tempat yang tenang untuk duduk
  • duduk tegak, dengan lengan rileks dan tangan di atas lutut
  • tarik dan keluarkan dalam-dalam
  • fokus pada suara nafas
  • mendengarkan suara lain di sekitarnya
  • akui pikiran saat muncul tetapi kemudian lepaskan

Pada awalnya, cobalah bermeditasi hanya beberapa menit dan tingkatkan waktunya satu menit setiap hari.

  • Konsumsi Jahe

Jahe digunakan sebagai pengobatan rumahan untuk mengobati menstruasi yang tidak teratur, tetapi tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa jahe berhasil. Jahe memang memiliki manfaat lain terkait menstruasi.

Hasil dari satu penelitian terhadap 92 wanita dengan perdarahan menstruasi yang berat menunjukkan bahwa dengan meminum suplemen jahe setiap hari dapat membantu mengurangi jumlah darah yang hilang selama menstruasi. Ini adalah penelitian kecil yang hanya mengamati gadis-gadis usia sekolah menengah, jadi diperlukan lebih banyak penelitian.

Mengkonsumsi 750 hingga 2.000 mg bubuk jahe selama 3 atau 4 hari pertama periode Anda telah terbukti menjadi pengobatan yang efektif untuk periode yang menyakitkan.

Studi lain menemukan mengonsumsi jahe selama tujuh hari sebelum periode meredakan suasana hati, fisik, dan gejala perilaku premenstrual syndrome (PMS).

  • Tambahkan vitamin D.

Vitamin D membantu penyerapan kalsium di usus, yang penting untuk kesehatan tulang. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D juga dapat membantu mengatur ovulasi. Sebuah studi tahun 2015 menemukan hubungan antara tingkat vitamin D yang rendah dan menstruasi yang tidak teratur.

Menstruasi tidak teratur adalah gejala umum sindrom ovarium polikistik (PCOS). Sebuah uji klinis skala kecil 2014 menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D dan kalsium, bersama metformin, dapat membantu mengatur menstruasi untuk orang dengan PCOS.

Sinar matahari menyebabkan tubuh seseorang memproduksi vitamin D. Jadi untuk menambah vitamin D, habiskan waktu di luar di bawah sinar matahari. Mengonsumsi suplemen adalah cara lain untuk memastikan tubuh mendapat cukup vitamin D.

  • Pertahankan berat badan yang sehat

Perubahan berat badan Anda dapat memengaruhi menstruasi Anda. Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, menurunkan berat badan dapat membantu mengatur menstruasi Anda.

Selain itu, penurunan berat badan yang ekstrim atau kekurangan berat badan dapat menyebabkan haid tidak teratur. Itulah mengapa penting untuk menjaga berat badan yang sehat.

Wanita yang kelebihan berat badan juga lebih mungkin mengalami menstruasi yang tidak teratur, dan mengalami pendarahan dan rasa sakit yang lebih berat daripada wanita dengan berat badan yang sehat. Ini karena dampak sel lemak terhadap hormon dan insulin. 

Jika Anda menduga berat badan Anda dapat memengaruhi periode menstruasi Anda, bicarakan dengan dokter Anda. Mereka dapat membantu Anda mengidentifikasi target berat badan yang sehat, dan menghasilkan strategi penurunan atau penambahan berat badan.

Obat-obatan herbal untuk melancarkan haid

Memang belum banyak penelitian tentang obat-obatan herbal untuk melancarkan haid seperti obat herbal menses yang bermanfaat untuk melancarkan haid. Namun, tak ada salahnya mencoba berbagai bahan ini sebagai cara alami untuk melancarkan haid, seperti:

  1. Biji ketumbar: Rebus satu sendok teh biji ketumbar dalam dua gelas air sampai berkurang menjadi satu gelas. Tambahkan gula pasir secukupnya dan minum. Ulangi 2 atau 3 kali sehari. Untuk pengobatan haid yang berlebihan, sebaiknya rebus 6 gram biji ketumbar dalam setengah liter air
  2. Tidak menerapkan pola makan sehat, stres maupun permasalahan hormon seringkali mengganggu siklus menstruasi pada wanita. Namun, kamu bisa mengobatinya dengan memanfaatkan ramuan umbi dari rumput teki.

Untuk meracik ramuan tersebut, pertama-tama kamu harus menyiapkan umbi rumput teki dan mencucinya hingga bersih. Lalu, haluskan umbi dan rebus hingga mendidih. Setelah proses pembuatan selesai, minum ramuan hasil rebusan tersebut secara teratur.

Adapun, manfaat tersebut dihasilkan dari kandungan minyak atsiri pada umbi rumput teki, di mana proses penguapan minyak menghasilkan efek esterogenik skala sedang untuk pengobatan masalah menstruasi yang tidak teratur pada wanita.

  • Nanas mengandung enzim yang disebut bromelain yang dapat mengurangi peradangan. Beberapa penyebab haid tidak teratur melibatkan peradangan.

Beberapa orang percaya bahwa makan nanas dapat membantu mengatur menstruasi, meskipun penelitian belum menemukan hubungan antara keduanya. Peneliti perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk melihat apakah nanas dapat meningkatkan menstruasi yang tidak teratur.

Jus nanas, seperti jus buah lainnya, tinggi gula dan bukan pilihan yang baik untuk penderita diabetes.

  • Kunyit adalah pengobatan rumahan yang populer untuk berbagai kondisi kesehatan, termasuk menstruasi yang tidak teratur. Namun, kemampuannya untuk mengatur menstruasi tidak terbukti.

Manfaat utama kunyit yang ditemukan para ilmuwan adalah kemampuannya untuk mengurangi peradangan. Penelitian menunjukkan bahwa kurkumin, bahan aktif yang ditemukan dalam kunyit, memiliki efek antiinflamasi.

Bagaimanakah Pengobatan untuk Penyakit Jantung?

Bagaimanakah Pengobatan untuk Penyakit Jantung?

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit ini mengacu pada masalah dan kelainan bentuk pada jantung itu sendiri, seperti aritmia, kardiomiopati, endokarditis, penyakit jantung koroner, gagal jantung, kebocoran katup jantung, dan sebagainya. 

Salah satu penyakit jantung yang sering terjadi adalah serangan jantung. Serangan jantung terjadi karena adanya pasokan darah ke jantung terganggu, sehingga membutuhkan pasokan darah konstan yang mengandung oksigen. Apabila jantung tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup, maka otot – otot jantung akan rusak. Jantung koroner merupakan salah satu penyebab utama yang paling sering menyebabkan serangan jantung. Namun, di samping itu ada pula beberapa kondisi lainnya yang bisa memicu serangan jantung.

  1. Aneurisma

Kondisi ini terjadi karena adanya kelemahan pada dinding pembuluh darah yang pada akhirnya tidak bisa menahan tekanan darah yang mengalir melewatinya.

  1. Hipoksia

Kondisi ini merupakan kurangnya pasokan oksigen di dalam sel dan jaringan tubuh. Alhasil, sel dan jaringan tubuh tak bia menjalankan fungsi normalnya.

  1. Penyalahgunaan obat-obatan

Obat-obatan stimulan saraf bisa menyebabkan penyempitan pembuluh koroner, menghambat pasokan darah, serta bisa memicu serangan jantung.

Pengobatan tergantung kepada jenis penyakit jantung yang dialami pasien. Sebagai contoh, pada penyakit jantung yang disebabkan infeksi, dokter akan meresepkan antibiotik. Meski begitu, pada umumnya metode pengobatan penyakit jantung dapat dilakukan dengan beberapa car aini.

  1. Perubahan gaya hidup

Menjalani pola hidup sehat dapat mencegah penyakit jantung makin memburuk. Beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain dengan melakukan olahraga ringan 30 menit sehari, mengonsumsi makanan rendah lemak dan rendah sodium, berhenti merokok, dan membatasi konsumsi minuman beralkohol.

  1. Obat-obatan

Obat yang digunakan untuk mengobati penyakit jantung tergantung kepada jenis penyakit jantung itu sendiri. Beberapa golongan obat yang umumnya digunakan dalam pengobatan penyakit jantung, antara lain.

  • ACE inhibitor berfungsi menghambat tubuh menghasilkan angiotensin sehingga menurunkan tekanan darah. Contohnya captopril dan ramipril.
  • Angiotensin II receptor blockers bekerja dengan menghambat efek angiotensin sehingga menurunkan tekanan darah. Contohnya losartan.
  • Antikoagulan berfungsi mencegah penggumpalan darah dengan menghambat kerja faktor pembekuan darah. Contohnya, heparin dan warfarin.
  • Antiplatelet, sama halnya dengan antikoagulan, antiplatelet berfungsi mencegah terbentuknya gumpalan darah dengan cara yang berbeda. Contohnya, aspirin dan clopidogrel.
  • Antagonis kalsium bekerja dengan mengatur kadar kalsium yang masuk ke otot jantung dan pembuluh darah, sehingga melebarkan pembuluh darh. Contohnya amlodipine dan nifedipine.
  • Penghambat beta bekerja dengan menekan efek adrenalin yang meningkatkan detak jantung, sehingga jantung tidak bekerja terlalu keras. Contohnya metoprolol dan bisoprolol.
  • Penurun kolesterol berfungsi meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Contohnya atorvastatin.
  • Obat digitalis bekerja dengan meningkatkan kadar kalsium pada sel jantung, sehingga meningkatkan pompa jantung. Contohnya, digoxin.
  • Nitrat berfungsi melebarkan pembuluh darah. Contohnya, nitrogliserin dan isosorbide dinitrate.
  1. Prosedur Medis

Pada beberapa kasus, dokter akan menjalankan prosedur bedah, agar kondisi pasien tidak semakin memburuk. Bedah ini terjadi bila arteri pasien hampir atau sudah tertutup seluruhnya, dokter akan memasang stent atau ring ke arteri, agar aliran darah pasien kembali normal. Prosedur yang dilakukan tergantung kepada jenis penyakit jantung dan tingkat kerusakan jantung yang dialami pasien. Prosedur lain yang sering dilakukan adalah operasi bypass jantung. Prosedur operasi ini dilakukan dengan mencangkok pembuluh darah lain, sehingga aliran darah melewati pembuluh darah yang baru tersebut.

Hal – hal yang dijelaskan di atas adalah beberapa pilihan pengobatan untuk penyakit jantung. Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Jadi jika Anda merasakan suatu kondisi yang berbeda dari kinerja jantung Anda, segeralah periksa ke dokter agar bisa mendapat pengobatan sedini mungkin.

Yang Perlu Anda Ketahui Seputar Injeksi Nyeri Steroid

Injeksi Nyeri

Gangguan autoimun seperti rheumatoid arthritis dan kondisi persendian seperti tendonitis mungkin tidak memiliki persamaan apapun. Akan tetapi, ada satu hal penting yang kedua kondisi ini miliki, yaitu keduanya dapat diobati dengan injeksi nyeri steroid. Gangguan autoimun dan kondisi otot dan persendian tertentu keduanya dapat menyebabkan peradangan, yang steroid dapat kurangi. Meskipun steroid tersedia dalam berbagai bentuk dan cara, injeksi sering menjadi bentuk perawatan yang terbaik. Artikel ini akan membahas seputar injeksi steroid, kondisi yang dirawat, dan efek samping apa saja yang dibawanya. 

Apa itu steroid?

Steroid yang Anda dapatkan lewat injeksi nyeri disebut corticosteroid. Steroid jenis ini berbeda dengan anabolic steroid yang digunakan untuk membangun otot. Corticosteroid adalah versi cortisol buatan manusia, sebuah hormon yang secara alami dibuat di kelenjar adrenal, yang berada di atas ginjal. Hormon tersebut akan membantu merespon terhadap stres di dalam tubuh akibat cedera atau penyakit dan mengurangi aktivitas sistem kekebalan tubuh, yang membantu meringankan peradangan. Injeksi steroid dapat meningkatkan hormon anti-peradangan dan kekuatan menekan-kekebalan alami. 

Injeksi nyeri steroid digunakan untuk beberapa jenis penyakit, kondisi, dan cedera yang berbeda. Injeksi ini dapat digunakan untuk penyakit yang berhubungan dengan kekebalan seperti rheumatoid arthritis, penyakit radang usus, lupus, multiple sclerosis, dan alergi. Injeksi nyeri juga dapat digunakan untuk kondisi otot dan persendian, seperti osteoarthritis, encok, bursitis, tendinitis, nyeri sendi, plantar fasciitis, dan sciatica. 

Prosedur

Sebelum injeksi nyeri diberikan, Anda mungkin perlu berhenti mengonsumsi obat-obatan tertentu. Bicarakan dengan dokter seputar obat apa saja yang Anda konsumsi. Jangan buat perubahan apapun kecuali dokter memerintahkan hal tersebut. Injeksi nyeri steroid harus dilakukan oleh dokter di rumah sakit. Saat Anda mengunjungi dokter, mereka akan menjelaskan seputar prosedur ini. Anda kemudian akan diminta untuk berbaring sehingga dokter memiliki akses pada daerah yang akan disuntik. 

Dokter kemudian akan menggunakan ultrasound untuk mencari tahu di mana tempat yang akan disuntik. Setelah mereka menemukan tempat yang tepat, mereka akan menyuntikkan campuran steroid dengan obat bius. Suntikan ini mungkin akan terasa sangat tidak nyaman, namun obat bius akan menunjukkan efeknya dengan cepat. Injeksi nyeri ini dapat diberikan di persendian, otot atau tendon, tulang belakang (epidural), dan bursae (kantung berisi cairan di antara tendon dan persendian). 

Anda perlu menjaga daerah yang mendapatkan suntikan bersih dan kering selama 24 jam. Daerah bekas suntikan dapat terasa nyeri selama beberapa hari. Anda bisa menggunakan kompres dingin pada daerah tersebut selama 10 menit. Tunggu setidaknya 24 jam sebelum menggunakan panas pada daerah bekas suntikan. Steroid juga dapat diberikan melalui pembuluh darah (intravena). Metode ini biasanya digunakan untuk gangguan autoimun. 

Injeksi nyeri steroid biasanya dapat bertahan selama satu atau dua bulan. Akan tetapi, injeksi dapat bertahan lebih lama, terutama apabila digunakan bersamaan dengan perawatan lain seperti terapi fisik. Injeksi untuk kondisi tertentu, misalnya nyeri persendian akut, dapat bertahan lebih lama. Sangat penting untuk membatasi injeksi nyeri steroid hanya tiga atau 4 kali dalam satu tahun. Injeksi yang terlalu sering dapat menyebabkan kulit dan tulang di sekitar daerah bekas suntikan menjadi lemah. Injeksi nyeri steroid juga memiliki beberapa potensi efek samping, seperti rasa nyeri di daerah bekas suntikan, lebam, wajah yang menjadi memerah selama beberapa jam, kulit yang pucat dan tipis di daerah bekas suntikan, insomnia atau gangguan tidur, gula darah tinggi selama beberapa hari apabila Anda menderita diabetes, nafsu makan yang meningkat, dan tekanan darah tinggi sementara.

Rasakan Gejala Ini? Konsumsi Alginic Acid

Rasakan Gejala Ini? Konsumsi Alginic Acid

Anda mungkin akan merasa tidak familiar ketika mendengar obat berjenis alginic acid. Padahal, jenis obat yang berbahan dasar spesies rumput laut ini kerap digunakan orang-orang yang kerap mengalami masalah pencernaan. 

Alginic acid sendiri berfungsi melapisi bagian perut pengonsumsinya karena mampu membentuk cairan kental jika terkena asam lambung. Dengan kemampuan ini, alginic acid mampu mengurangi berbagai gejala yang berkaitan dengan masalah pencernaan. 

Jenis obat yang satu ini patut menjadi salah satu obat yang ada dalam kotak obat di rumah maupun tas Anda. Gunakan alginic acid ketika Anda mengalami berbagai gejala di bawah ini. 

  1. Kembung 

Gejala ini biasanya muncul sebagai akibat Anda terlalu banyak mengisap gas ke dalam perut. Makan yang terlalu cepat ataupun mengonsumsi minuman bersoda kerap menjadi pemicunya. Namun, perut kembung juga dapat menjadi tanda dari adanya penyakit tukak lambung. Alginic acid sendiri mampu meredakan masalah yang berhubungan dengan pencernaan ini. 

  1. Heartburn 

Gejala heartburn sering disalah artikan bahwa adanya masalah terkait jantung pada seseorang yang mengalami. Padahal, rasa panas yang umumnya terjadi di ulu hati atau perbatasan dada dengan perut ini lebih mengarah ke masalah pencernaan. Heartburn umumnya muncul karena naiknya asam lambung ke bagian tubuh atas sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di ulu hati dan bisa naik sampai ke dada sampai tenggorokan. 

  1. Sendawa

Sendawa merupakan proses mengeluarkan gas dari dalam tubuh secara alami. Kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan dan biasa terjadi setiap kali Anda habis makan. Namun, jika Anda bersendawa terus-menerus, tidak ada salahnya Anda mengonsumsi alginic acid. Ini karena sendawa yang berkelanjutan dapat menandakan terlalu banyaknya gas di perut yang bisa berujung ke masalah nyeri perut. 

  1. Mual

Mual merupakan salah satu gejala yang kerap terjadi pada penderita refluks lambung. Umumnya, mual yang mengarah pada masalah asam lambung tidak disertai dengan muntah. Anda bisa mengobatinya dengan mengonsumsi alginic acid sesuai aturan pakai bahkan jika perlu mengonsultasikannnya terlebih dahulu ke doktetr. 

  1. Diare 

Masalah asam lambung yang berlebih dan tidak terkendali juga dapat mengganggu sistem pembuangan kotoran. Orang-orang yang mengalami refluks lambung bisa mendapati gejala buang air besar secara terus-menerus dengan tekstur yang cair atau dikenal sebagai diare. Jika diarenya tergolong ringan, Anda bisa mencoba mengonsumsi alginic acid untuk mengurangi gejala ini. Namun jika diare tergolong berat, lekaslah berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih spesifik. 

  1. Kram Perut  

Kram perut merupakan gejala masalah pencernaan yang biasanya disebabkan oleh gangguan di lapisan dinding perut. Asam lambung yang berlebih dan naik ke atas dapat menjadi pemicunya. Anda akan merasa nyeri parah dan otot yang terasa kaku serta tegang di sekitar perut ketika mengalami gejala ini. Cobalah kompres dengan air hangat dan Anda bisa mempertimbangkan mengonsumsi alginic acid untuk meredakan gejala menyakitkan ini. 

  1. Sembelit 

Banyak hal yang menjadi penyebab dan pemicu Anda sulit buang air besar, salah satunya karena GERD. Jika Anda sudah berhari-hari tidak buang air besar alias sembelit, Anda pun akan semakin merasa tidak nyaman di bagian perut hingga ulu hati. Anda bisa mengurangi gejala ini dengan mengonsumsi makanan kaya serat serta alginic acid untuk meredakan ketidaknyamanan di ulu hati. 

*** 

Alginic acid umumnya dijual bebas dan bisa Anda peroleh di mana saja. Namun, mengonsumsinya pun perlu kehati-hatian. Mengonsultasikan penggunaan alginic acid terlebih dahulu dengan dokter untuk mengurangi gejala masalah pencernaan Anda menjadi langkah yang lebih bijak.

Apa Saja Efek Samping Propranolol?

Apa Saja Efek Samping Propranolol?

Propranolol merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi masalah jantung. Obat tersebut diperoleh melalui resep dokter karena obat tersebut dapat menimbulkan efek samping bagi pasien. Efek samping propranolol bisa dalam skala ringan hingga berat.

Efek Samping yang Timbul

Berikut adalah efek samping propranolol yang kemungkinan akan terjadi pada pasien:

  1. Efek samping umum

Berikut adalah efek samping yang umum terjadi pada pasien jika mereka mengkonsumsi propranolol:

  • Mata kering.
  • Rambut rontok.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Diare.
  • Mual.
  • Lambatnya detak jantung.

Efek samping tersebut terjadi dalam beberapa hari hingga beberapa minggu. Jika kondisi memburuk, pasien dihimbau untuk hubungi dokter.

  1. Efek samping yang lebih serius

Mengkonsumsi propranolol juga dapat menimbulkan efek samping yang lebih serius, antara lain:

  • Perubahan pada kadar gula darah.
  • Tangan dan kaki terasa dingin.
  • Kulit kering dan mengelupas.
  • Sulit untuk tidur.
  • Mimpi buruk.
  • Halusinasi.
  • Kram atau lemah otot.
  • Pembengkakan pada kaki.
  • Gangguan pernafasan.
  • Berat badan meningkat secara tiba-tiba.
  • Muntah.

Efek samping yang lebih serius dapat mengancam nyawa pasien. Oleh karena itu, kondisi pasien perlu segera ditangani jika mereka mengalami masalah seperti ini.

Peringatan Sebelum Mengkonsumsi Propranolol

Ada beberapa peringatan yang perlu Anda pahami jika Anda mengkonsumsi propranolol, antara lain:

  1. Peringatan tentang reaksi alergi

Sebagian pasien mengalami reaksi alergi setelah mengkonsumsi propranolol. Reaksi alergi yang timbul adalah gatal, ruam, kesulitan untuk bernafas, dan pembengkakan pada area wajah seperti mulut.

Jika Anda alergi terhadap propranolol, Anda sebaiknya gunakan obat lain untuk mengatasi masalah jantung.

  1. Peringatan dengan penggunaan alkohol

Jika Anda mengkonsumsi propranolol, Anda tidak boleh mengkonsumsi alkohol. Mengkonsumsi alkohol dalam waktu yang dekat dengan obat tersebut dapat memperburuk efek samping pada tubuh.

  1. Peringatan tentang kondisi medis

Berikut adalah beberapa contoh kondisi medis yang tidak boleh diobati dengan propranolol:

  • Diabetes

Penderita diabetes yang mengkonsumsi propranolol dapat menyebabkan hipoglikemia (penurunan kadar gula darah).

  • Sindrom Wolff-Parkinson-White

Penderita sindrom tersebut yang mengkonsumsi propranolol dapat membuat detak jantung bergerak lebih lambat.

  • Perdarahan

Pasien yang mengalami perdarahan dan mengkonsumsi propranolol dapat menghambat efek obat yang dapat mengatasi perdarahan.

  1. Peringatan terhadap kelompok tertentu

Berikut adalah beberapa kelompok yang sebaiknya tidak mengkonsumsi propranolol:

  • Ibu hamil

Ibu hamil yang mengkonsumsi propranolol dapat mengganggu kondisi janin (menurut sebuah penelitian).

  • Ibu menyusui

Ibu menyusui yang mengkonsumsi propranolol dapat menyebabkan gula darah menurun dan detak jantung bergerak lebih lambat.

  • Anak-anak

Anak-anak (di bawah 18 tahun) yang mengkonsumsi propranolol dapat menyebabkan gagal jantung.

  • Lansia

Lansia yang mengkonsumsi propranolol dapat menyebabkan penurunan fungsi hati, ginjal, dan jantung.

Jika Anda Ingin Bertemu dengan Dokter

Jika Anda mengalami gangguan jantung, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami akibat gangguan jantung.
  • Daftar riwayat medis (jika ada).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda pernah mengalami gangguan pada jantung sebelumnya?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis seperti CT scan dan ECG. Setelah itu, dokter dapat menentukan pengobatan terhadap kondisi tersebut. Anda juga diminta untuk melakukan beberapa hal seperti berolahraga secara teratur untuk mencegah gangguan pada jantung.

Kesimpulan

Efek samping propranolol dapat menimbulkan kondisi yang beragam bagi setiap orang. Jika Anda mengalami efek samping akibat propranolol, Anda sebaiknya gunakan obat lain. Untuk informasi lebih lanjut tentang propranolol atau jantung, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Obat Asam Traneksamat untuk Mengatasi Pendarahan, Apa Efek Sampingnya?

Asam traneksamat merupakan obat golongan antifibrinolitik yang mampu meningkatkan pembekuan darah. Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi pendarahan hebat saat menstruasi sehingga lebih terkontrol. Selain itu, asam traneksamat juga digunakan untuk mencegah pendarahan pada penderita hemofilia yang ingin melakukan pencabutan gigi. Akan tetapi, sama seperti pengobatan lain, asam traneksamat juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai.

Efek samping secara umum

Obat asam traneksamat tidak bisa dibeli secara bebas sehingga harus menggunakan resep dokter. Berikut ini merupakan efek samping efek traneksamat secara umum:

  • Mual 
  • Muntah
  • Diare
  • Sakit perut
  • Menggigil
  • Demam
  • Sakit kepala hebat
  • Nyeri punggung atau sendi
  • Nyeri otot
  • Otot kaku
  • Sulit bergerak
  • Pilek atau hidung tersumbat

Efek samping secara umum biasanya tidak membutuhkan penanganan dokter khusus. Namun, jika efek samping tidak sembuh dalam waktu yang lama, bahkan semakin parah maka sebaiknya segera periksakan ke dokter. 

Efek samping serius

Efek samping ini memang jarang sekali terjadi. Untuk Anda yang memiliki alergi terhadap obat asam traneksamat, kemungkinan bisa menderita reaksi alergi parah anafilaksis. Selain itu, terdapat efek samping serius lainnya akibat mengonsumsi obat ini:

  • Pandangan berubah
  • Batuk
  • Pusing
  • Cemas
  • Kulit pucat
  • Pendarahan tidak biasa
  • Memar yang tidak biasa
  • Kelelahan atau kelemahan yang melebihi batas wajar
  • Tangan kaku

Efek samping jangka panjang

Pada dasarnya, mengonsumsi asam traneksamat dalam jangka waktu panjang diperbolehkan dan tidak berbahaya, tetapi dengan syarat harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter. Sebuah studi menunjukkan bahwa terdapat ratusan perempuan yang mengalami menstruasi dengan pendarahan berat kemudian diberikan asam traneksamat selama 27 kali siklus menstruasi. Hasilnya, obat tersebut tidak menimbulkan bahaya yang signifikan. 

Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui secara pasti jangka waktu dan dosis yang optimal sehingga obat bisa bekerja dengan tepat dan efek samping dapat diminimalisir. Saat ini, dosis dan jangka waktu pemberian obat pada setiap orang berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing.

Alternatif obat lain

Asam traneksamat tidak bisa digunakan oleh semua orang. Ada beberapa kasus yang tidak kunjung sembuh meskipun telah dilakukan pengobatan rutin. Jika pendarahan hebat tidak berkurang selama 2 kali siklus menstruasi sedangkan pengobatan telah dilakukan, maka dokter biasanya memberikan resep obat lainnya, seperti:

  • NSAID’s (Nonsteroidal anti-inflamatory durgs)

Obat ini dapat dipesan tanpa resep dokter. NSAID’s mengurangi pendarahan dan kram perut saat menstruasi. Beberapa contoh diantaranya ibuprofen dan naproxen sodium. 

  • Kontrasepsi oral

Tak hanya digunakan untuk mengontrol angka kelahiran bayi, kontrasepsi oral juga digunakan untuk mengatasi siklus menstruasi yang tidak teratur dan pendarahan hebat

  • Terapi hormonal

Hormon di dalam rangkaian terapi hormonal terdiri dari progesteron dan setrogen. Kedua hormon tersebut mampu mengurangi pendarahan hebat saat menstruasi dengan cara menyeimbangkan hormon. 

  • IUD

Intrauterine device (IUD) merupakan alat kontrasepsi yang dipercaya paling aman dalam mencegah kehamilan. Tak hanya itu, alat pengontrol kehamilan ini mampu melepaskan levenorgestrel, yaitu hormon yang berfungsi menipiskan dinding rahim. Dengan demikian, pendarahan dan kram mentstruasi dapat teratasi. 

  • Semprotan hidung desmopresin

Penderita hemofilia atau penyakit von Willebrand biasanya diberikan semprotan hidung desmopresin. Hal ini bertujuan agar darah mudah berhenti. 

Setiap orang memiliki respon efek samping yang berbeda-beda, bahkan ada yang tidak mengalaminya sama sekali. Sebaiknya, konsultasikan diri ke dokter jika sedang mengosumsi obat-obatan lainnya untuk mengetahui kemungkinan interaksi obat. 

Mengenal Methylcobalamin, Suplemen Vitamin B12

methylcobalamin

Pernah mendengar methylcobalamin? Vitamin yang disebut juga dengan mecobalamin ini adalah vitamin B12 yang fungsinya penting dalam pembentukan sel darah merah, fungsi sel saraf, metabolisme sel, serta produksi DNA.

Suplemen ini biasanya digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan yang muncul disebabkan oleh kurangnya vitamin B12, seperti anemia dan neuropati perifer.

Manfaat Methylcobalamin

Methylcobalamin ini memiliki berbagai manfaat, utamanya adalah untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan karena masalah medis yang berhubungan dengan kekurangan vitamin B12.

Tubuh yang kekurangan vitamin B12 biasanya terjadi pada penderita anemia, neuropati perifer, penyakit Crohn, gastritis atrofi, penyakit seliak, hingga gangguan imunitas berupa penyakit lupus.

Kekurangan vitamin B12 ini akan memunculkan berbagai gejala seperti penurunan berat badan, nafsu makan berkurang, mual, meningkatnya detak jantung, diare, pusing, muntah, masa;ah mulut, wajah pucat, kesemutan, hingga kemampuan saraf menurun.

Gejala tersebut bisa diatasi dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin B12, salah satunya yaitu methylcobalamin.

Efek Samping Obat Methylcobalamin

Ada berbagai efek samping yang dapat terjadi pada orang yang konsumsi methylcobalamin ini. Misalnya muntah, mual, pusing, sakit kepala, diare, nyeri sendi, ruam, hingga terasa sensasi panas di kulit. Bahkan berkemungkinan juga bisa terjadi reaksi anafilaksis. Meskipun efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat, namun jika terjadi, segeralah konsultasikan dengan dokter. Apalagi jika efek samping yang diraskaan semakin memburuk, maka perlu mendapatkan penanganan medis dengan segera.

Sebelum mengonsumsi obat ini, beritahukan pada dokter terkait kondisi riwayat yang Anda miliki. Terlebih jika Anda memiliki kondisi berikut ini:

  • Gangguan kulit
  • Memiliki riwayat kanker
  • Memiliki masalah jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Memiliki kelainan darah
  • Masalah pencernaan
  • Memiliki riwayat asam urat

Dosis Methylzobalamin

Kecukupan harian vitamin B12 ini 1,8-2,4 mcg untuk remaja dan orang dewasa. Sedangkan ibu hamil butuh kecukupan vitamin B12 sebanyak 2,8 mcg per harinya. Berbeda dengan ibu menyusui yang membutuhkan 2,6 mcg vitamin B12 dalam sehari.

Jika Anda mengalami berbagai kondisi kesehatan yang disebutkan di atas dan menyebabkan kekurangan vitamin B12, maka perlu mengonsumsi suplemen methylcobalamin ini, namun harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter.

Dosis suplemen ini tentu bergantung pada masalah kesehatan yang dialami. Per harinya, diperlukan dosis methylcobalamin sekitar 500-1.500 mcg. Sedangkan satu kapsul suplemen ini mengandung 500 mcg methylcobalamin. Sehingga Anda hanya perlu mengonsumsi suplemen ini 1-3 kapsul saja setiap harinya.

Akan muncul berbagai interaksi jika suplemen ini dikonsumsi secara bersamaan dengan obat lain. Interaksi obat yang dimaksud seperti:

  • Konsentrasi methylcobalamin dalam darah akan berkurang jika diberikan bersama dengan pil KB dan vitamin C
  • Dapat menurunkan penyerapan methylcobalamin dalam saluran cerna jika digunakan bersamaan dengan colchicine, obat proton pump inhibitor seperti omeprazol.

Sebenarnya, selain mengonsumsi suplemen yang mengandung methylcobalamin ini, bisa juga mendapatkan asupan tersebut dari bahan makanan. Seperti telur, daging sapi, daging unggas, ikan, serta makanan olahan yang kaya vitamin B12. Anda bisa mengikuti konsumsi makanan yang mengandung methylcobalamin saat konsumsi suplemen untuk mencukupi lebutuhan B12 harian Anda.

Informasi ini bukan bertujuan untuk menggantikan konsultasi dengan dokter dan tidak pula menggantikan instruksi yang diberikan dokter. Jika dokter memberikan instruksi dan arahan penggunaan merek obat tertentu, maka perlu diikuti. Penggunaan obat methylcobalamin ini harus dengan resep dokter.

Mengenal Ketoconazole, Obat untuk Atasi Infeksi Jamur

Mengenal Ketoconazole, Obat untuk Atasi Infeksi Jamur

Ketoconazole adalah obat resep yang tersedia dalam bentuk tablet oral, krim topikal, sampo, sabun, dan gel. Tablet oral ketoconazole hanya tersedia sebagai obat generic. Obat ini digunakan untuk merawat infeksi jamur di kulit, rambut, kuku, dan darah. Obat ini hanya akan diberikan ketika perawatan jenis lain tidak efektif bagi kondisi Anda dan menyebabkan terlalu banyak efek samping. Ketoconazole masuk ke dalam kelas obat antijamur. Kelas obat adalah kelompok obat-obatan yang bekerja dengan cara serupa. Obat-obatan tersebut biasanya digunakan untuk merawat kondisi yang sama. Ketoconazole bekerja menghentikan jamur dan ragi agar tidak menyebabkan infeksi. 

Efek samping

Sama seperti obat-obatan lain, ketoconazole dapat menyebabkan efek samping ringan hingga serius. Beberapa efek samping ringan dan biasa ditemui oleh mereka yang mengonsumsi ketoconazole adalah mual, pusing, diare, sakit perut, dan hasil tes fungsi hati yang tidak normal. Apabila efek samping tersebut bersifat ringan, gejala akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari atau minggu. Namun, apabila gejala berubah parah dan tidak kunjung sembuh, hubungi dokter. 

Hubungi dokter secepatnya apabila Anda memiliki efek samping yang serius. Efek samping serius akan menimbulkan gejala seperti gangguan hati (hepatotoxicity) dengan gejala seperti hilangnya nafsu makan dan turunnya berat badan (anorexia), mual atau muntah, tubuh terasa lelah, sakit perut, urin yang berwarna gelap atau kotoran yang berwarna terang, kulit dan bagian putih yang berubah kuning, demam, dan ruam. Interaksi ketoconazole dapat menyebabkan perubahan di aktivitas listrik jantung yang disebut QT prolongation. QT prolongation dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur dan dapat mengancam nyawa. 

Hal tersebut dapat terjadi apabila Anda menggunakan tablet ketoconazole bersama obat-obatan tertentu seperti pimozide, quinidine, dofetilide, cisapride, disopyramide, methadone, dronedarone, dan ranolazine. Beritahu penyedia layanan kesehatan Anda tentang obat-obatan lain yang sedang Anda konsumsi sebelum Anda memulai mengonsumsi tablet ketoconazole. Dan hubungi layanan kesehatan secepatnya apabila Anda merasa pusing dan jantung berdetak dengan cepat dan tidak teratur, karena kondisi tersebut dapat menjadi gejala yang berhubungan dengan QT prolongation. 

Hanya gunakan ketoconazole sesuai dengan petunjuk dokter

Ketoconazole digunakan untuk perawatan jangka pendek. Namun, terkadang obat ini perlu dikonsumsi selama beberapa bulan. Ketoconazole hadir dengan risiko kesehatan apabila dikonsumsi dengan tidak sesuai resep yang dianjurkan, misalnya infeksi atau kondisi kulit Anda tidak akan sembuh jika Anda berhenti menggunakan obat. Selain itu, apabila Anda lupa dosis dan minum obat tidak tepat waktu, obat tidak akan bekerja dengan efektif dan bahkan berhenti bekerja sepenuhnya. Agar ketoconazole efektif atasi infeksi jamur, jumlah tertentu perlu ada di dalam tubuh setiap waktu. Anda juga dapat memiliki kadar berbahaya di dalam tubuh apabila mengonsumsi terlalu banyak. Gejala overdosis di antaranya adalah mual, muntah dan diare. Apabila Anda merasa terlalu banyak mengonsumsi ketoconazole, hubungi dokter secepatnya. 

Tablet ketoconazole juga dapat menyebabkan reaksi alergi parah, dengan gejala seperti sesak napas, batuk, mengi, demam, tubuh menggigil, pembengkakan di kelopak mata, mulut, dan bagian tubuh lainnya, dan ruam kulit atau kulit yang mengelupas. Apabila Anda memiliki reaksi alergi, hubungi dokter sesegera mungkin dan jangan mengonsumsi obat ini lagi. Konsumsi kembali obat yang sebelumnya menyebabkan reaksi alergi dapat berakibat fatal dan menyebabkan kematian. Konsultasi dengan dokter apabila Anda memiliki kekhawatiran tertentu.

Efek Samping Setelah Menggunakan Antikoagulan

Obat antikoagulan merupakan obat pengencer darah yang biasanya diberikan ada orang yang mengalami penggumpalan darah seperti penderita tromobisis vena dalam, emboli paru, stroke akibat penyumbatan, serangan jantung, atau seseorang dengan katup jantung buatan. Meskipun disebut sebagai pengencer darah, namun cara kerja antikoagulan bukanlah untuk mengencerkan darah seperti kita mengencerkan minuman. Obat ini bekerja dengan membuat proses pembekuan darah semakin Panjang.

Obat pengencer darah lain

Salah satu antikoagulan yang sering diberikan adalah Warfarin. Namun, mungkin Anda penasaran bagaimana dengan obat seperti aspirin atau Clopidorel? Bukankan obat-obatan tersebut termasuk dalam pengencer darah? Hal ini benar. Aspirin dan Klopidogrel merupakan obat pengencer darah, hanya saja cara kerja obat-obat tersebut berbeda sehingga tidak termasuk ke golongan antikoagulan.

Efek samping antikoagulan

Sama seperti obat-obatan lain, antikoagulan juga memiliki efek samping jika digunakan dengan tidak tepat. Berikut diantaranya:

  • Buang air kecil yang disertai darah
  • Buang air besar yang disertai darah atau berwarna kehitaman
  • Memar yang luas
  • Mimisan yang lama atau lebih dari 10 menit
  • Gusi berdarah
  • Batuk atau muntah yang disertai darah
  • Nyeri pada punggung
  • Pada wanita, darah yang keluar saat menstruasi cenderung bertambah banyak

Kondisi yang berisiko pada pengguna antikoagulan

Beberapa kondisi berikut juga perlu diperhatikan dan harus diberi diketahui oleh dokter yang akan memberikan Anda obat antikoagulan.

  • Darah tinggi yang tidak terkontrol
  • Riwayat stroke
  • Luka pada lambung atau masalah lambung yang kronis
  • Gangguan ginjal
  • Kanker
  • Konsumsi alkohol
  • Penyakit hati/ liver
  • Pekerjaan dengan risiko jatuh yang lebih tinggi

Namun, jika Anda mengalami hal berikut, segera periksakan diri Anda

  1. Mengalami kecelakaan yang parah
  2. Mengalami benturan keras di kepala
  3. Terjadi pendarahan yang tidak dapat dihentikan

Jadi, jika Anda mengalami beberapa efek samping di atas, jangan panik. Anda boleh berkonsultasi dengan dokter Anda yang memberikan obat antikoagulan tersebut. Biasanya efek samping obat antikoagulan muncul pada 1 bulan pertama.