Dari Cranky Jadi Hepi, Begini Cara Memperbaiki Mood Saat PMS

Selama menstruasi, wanita akan mengalami ketidakseimbangan hormon yang membuat mood bisa berubah dengan cepat. Wanita juga jadi lebih sensitif dari biasanya, inilah alasan lain yang membuat suasana hati mereka berganti dengan mudahnya. 

Orang-orang yang berhadapan dengan mereka pasti akan merasakan jengkel. Bagi wanita, mood swing yang mereka rasakan selama menstruasi juga membuat mereka kesulitan dan tidak nyaman. Artikel berikut akan menjelaskan bagaimana perubahan hormon mempengaruhi mood dan bagaimana cara memperbaiki mood selama menstruasi.

Mengapa wanita lebih sensitif saat menstruasi?

Kebanyakan wanita di masa subur pernah mengalami sindrom pramenstruasi (PMS), sekumpulan gejala fisik dan emosional yang terjadi sejak satu minggu sebelum menstruasi. Menjelang menstruasi, seorang wanita akan mengalami beberapa perubahan pada fisiknya seperti kram perut, nyeri pada payudara, bisa juga mempengaruhi nafsu makan. 

Hal yang paling menjengkelkan dari PMS adalah perubahan emosional. Wanita jadi lebih mudah marah dan tersinggung tanpa alasan yang jelas atau karena masalah sepele. Mereka juga mungkin jadi lebih murung, merasa sedih dan menangis secara tiba-tiba, depresi, gugup, dan cemas.

Meskipun hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti PMS, peneliti meyakini bahwa perubahan mood wanita saat menstruasi berkaitan erat dengan perubahan hormon, khususnya estrogen dan progesteron, sepanjang siklus haid. Tingkat estrogen meningkat perlahan setelah periode menstruasi berakhir, lalu meningkat dua minggu kemudian, dan kembali turun tepat sebelum hari pertama menstruasi. 

Penurunan kadar estrogen dan progesteron dapat mempengaruhi kadar serotonin yang bertanggung jawab terhadap siklus tidur, suasana hati, dan nafsu makan. Tingkat serotonin yang rendah akan menyebabkan seseorang merasa sedih, mudah tersinggung, depresi, mudah marah, meningkatkan keinginan untuk mengidam, sulit tidur, dan gejala umum PMS lainnya. 

Apakah perubahan mood selama menstruasi bisa diperbaiki?

Berikut ini beberapa cara memperbaiki mood saat PMS menyerang:

1. Olahraga

Aktivitas fisik, seperti olahraga dapat memicu pelepasan endorfin di otak yang dapat membuat perasaan lebih senang, memperbaiki suasana hati, dan meringankan depresi. Olahraga juga dapat meningkatkan energi dan mencegah sekaligus mengurangi kram dan kembung selama menstruasi. Beberapa pilihan olahraga yang bisa dilakukan selama menstruasi adalah jogging, berlari, bersepeda, dan berenang. 

2. Makan lebih sering dalam jumlah kecil

Saat haid, wanita sering mengalami mengidam makanan manis, terlebih lagi makanan manis seperti es krim atau coklat diketahui dapat meningkatkan kadar gula darah dan efektif meningkatkan suasana hati. Namun makan dalam porsi besar, terutama yang tinggi karbohidrat, dapat memperburuk PMS. 

Cobalah untuk makan enam kali sehari dalam porsi kecil untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Untuk cemilan yang sehat, kamu bisa memilih coklat hitam yang kaya antioksidan. Untuk ide hidangan, pilihlah makanan yang kaya magnesium dan lemak sehat seperti kacang-kacangan, bayam, keju, ikan, dan alpukat.

3. Tidur siang

Tidur dapat membantu menata suasana hati dan memberikan energi yang dibutuhkan saat bangun. Saat tidur, tubuh akan memproduksi serotonin untuk membuatmu merasa lebih baik.

4. Teknik relaksasi

Meditasi atau yoga efektif menenangkan tubuh dan pikiran, terutama saat gejala PMS datang. Keduanya juga dapat membantu mengelola stres, yang jika tidak diatasi bisa memperburuk suasana hati. 

Selain meditasi dan yoga, kamu juga bisa melakukan aktivitas lain yang dapat membantumu tenang seperti mendengarkan musik tenang, berjalan-jalan di taman saat pagi hari, mandi air hangat, dan menyalakan lilin aromaterapi. Itu tadi beberapa cara memperbaiki mood saat menstruasi yang bisa dicoba. Jika setelah melakukan berbagai cara masih dirasa kurang efektif, kamu bisa menemui dokter untuk mendapat pilihan pengobatan. Antidepresan, suplemen, dan pil KB dapat mengurangi gejala PMS.

Sering Merasa Cemas dan Gelisah, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Sering merasa cemas dan gelisah terkadang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Menyelesaikan pekerjaan kantor atau sekadar beristirahat menjadi tidak tenang karena selalu gelisah. Oleh karena itu, sebelum gejala bertambah parah, Anda harus mengetahui cara mengatasi sering merasa cemas dan gelisah tersebut. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, di antaranya yaitu sebagai berikut.

Kebiasaan gigit bibir adalah cara umum yang dialami oleh banyak orang saat gugup atau cemas

1. Berkonsultasi dengan dokter

Ketika merasakan adanya gejala gangguan kecemasan, seperti cemas berlebihan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan secara menyeluruh. Hal itu dilakukan untuk memastikan masalah kesehatan lainnya tidak memicu gangguan kecemasan yang Anda alami. Dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan, seperti obat anti cemas atau antidepresan, untuk membantu Anda mengelola kekhawatiran dan perasan cemas berlebihan.

2. Berolahraga setiap hari

Dengan persetujuan dari dokter, mulailah untuk melakukan olahraga dengan teratur. Senam aerobik dan latihan untuk menguatkan otot merupakan cara yang efektif untuk melatih tubuh Anda menghadapi cemas berlebihan dalam keadaan yang terkontrol. Olahraga secara teratur juga dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

3. Mengonsumsi makanan yang bergizi

Sering kali rasa cemas berlebihan membuat sebagian orang untuk mengonsumsi makanan dengan porsi yang terlalu sedikit dan tidak sehat.Ingatkan diri Anda tentang pentingnya kesehatan saat memikirkan masalah ini. Dengan menjadikan kesehatan sebagai prioritas, mengonsumsi makanan akan menjadi lebih mudah.

4. Hindari konsumsi kafein

Kafein akan merangsang sistem saraf yang dapat memicu adrenalin dan membuat Anda merasa gugup dan cemas.Oleh karena itu, sebaiknya batasi atau hindari konsumsi kafein selama Anda mengalami masalah cemas berlebihan.

5. Melakukan teknik relaksasi

Teknik-teknik relaksasi, seperti yoga atau meditasi, dapat membuat perasaan menjadi lebih tenang dan terbukti dapat meredakan perasaan cemas berlebihan.Dengan melakukan relaksasi, aliran darah ke otak meningkat dan gelombang otak bergeser dari ritme beta ke ritme alfa yang rileks. Apabila dipraktekkan secara teratur, teknik relaksasi dapat menangkal efek-efek buruk dari stres.

Dampak Aplikasi Cari Jodoh terhadap Kesehatan Mental

Dampak Aplikasi Cari Jodoh terhadap Kesehatan Mental

Aplikasi cari jodoh kian populer digunakan oleh generasi digital modern ini. Sebenarnya, aplikasi semacam ini dibuat untuk membantu penggunanya mendapatkan kawan atau pasangan.

Namun di sisi lain, ternyata penggunaan aplikasi ini justru berdampak negatif pada kesehatan mental orang-orang yang menggunakannya.

Memangnya apa dan seberapa buruk dampak aplikasi ini pada mental health kita? Mari cari tahu jawabannya pada artikel di bawah ini!

Penelitian terkait

Sebuah penelitian dari Western Sydney University dan the University of Sydney menemukan  kalau penggunaan aplikasi cari jodoh terkait erat dengan kesehatan mental yang buruk.

Utamanya aplikasi yang menggunakan sistem swipe-based dating apps (SBDAs), di mana pengguna harus menggeser profile pengguna lain apabila menyukai atau tidak menyukainya.

Penggunaan sistem swipe ini ternyata memberikan efek yang kompleks terhadap kesejahteraan psikologis pengguna. Mereka menjadi 2 kali lebih rentan untuk mengalami depresi.

Efek negatif aplikasi cari jodoh

Sebelum mulai menggunakan dating apps, sebaiknya pelajari dulu beberapa dampak negatifnya berikut ini:

1. Tekanan psikologis

Orang yang menggunakan dating apps lebih rentan untuk mengalami gangguan mental seperti tekanan, kegelisahan, hingga depresi. Risikonya 3 kali lebih besar ketimbang orang yang tidak menggunakan aplikasi ini.

Pengguna yang paling rentan adalah mereka yang menggunakan aplikasi ini untuk mencari validasi dan mereka yang sensitif terhadap penolakan.

Penelitian menemukan kalau seseorang yang mencari validasi dari eksternal melalui aplikasi kencan atau sosial media memiliki korelasi dengan adanya tekanan emosional.

2. Citra tubuh yang buruk

Citra tubuh atau body image adalah persepsi seseorang terkait fisik, pikiran, dan perasaan mereka. Persepsi setiap orang pada diri mereka bisa positif dan bisa juga negatif.

Penggunaan aplikasi cari jodoh disebut memiliki kaitan dengan citra tubuh yang buruk. Aplikasi semacam ini dapat mendorong penggunanya untuk terlihat sempurna di mata orang lain.

Hal ini bisa mendorong orang untuk melakukan hal apapun, demi meraih standar sempurna yang mereka percaya. Seperti metode diet ekstrem, atau bahkan operasi plastik.

3. Anxiety dan depresi

Sebuah penelitian juga menemukan adanya kaitan antara penggunaan dating apps dengan masalah social anxiety atau kecemasan sosial, dan depresi yang dialami penggunanya.

Masalah ini bisa dipicu oleh banyak sekali faktor, salah satunya adalah penolakan. Jika seseorang sulit mendapatkan match, dan ditolak berulang kali, ini bisa memicu gangguan mental.

Terlebih orang-orang yang sensitif terhadap penolakan ini. Penolakan ini dapat melukai harga diri orang-orang tersebut dan membuat persepsi mereka terhadap dirinya berubah jadi negatif.

4. Memengaruhi hubungan yang sudah ada

Sudah punya pasangan tapi masih tetap bermain aplikasi cari jodoh? Ini sangat cocok dengan pepatah rumput tetangga selalu nampak lebih hijau.

Penggunaan aplikasi semacam ini bisa membuat penggunanya cenderung mengesampingkan hubungan dan pasangan yang sudah terjalin sebelumnya.

Jadi apabila kamu sedang menjalin hubungan romantis dengan seseorang, kurangi penggunaan aplikasi ini dan fokuslah pada apa yang nyata di kehidupan kamu.

Tips untuk mengurangi efek negatif

Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi dampak penggunaan aplikasi ini terhadap kesehatan mental. Antara lain:

  • Buat batas waktu penggunaan harian. Misalnya cukup gunakan aplikasi ini 15 menit per hari
  • Lakukan aktivitas swipe saat kamu berada di kondisi mental yang cukup stabil
  • Beri batasan yang sehat saat kamu berkomunikasi dengan orang baru di dalam aplikasi

Kamu tidak perlu membalas semua pesan orang yang match, dan kamu bebas menentukan kapan kamu ingin menghentikan komunikasi, atau bahkan kapan kamu ingin memblokir mereka.

Nah itu dia sedikit rangkuman tentang bagaimana aplikasi cari jodoh berdampak negatif pada kesehatan mental kamu. Semoga bermanfaat!

Diagnosis dan Perawatan Stres Love Self Care

love self care

Banyak orang pernah mengalami stres yang mengganggu, namun tidak sedikit pula yang menganggap stres sebagai suatu hal yang bermanfaat dan bahkan memberikan motivasi. Jika Anda kesulitan dalam menghadapi stres, dukungan seperti Love Self Care juga tersedia.

Stres dapat menyebabkan berbagai jenis gejala. Stres dapat memengaruhi bagaimana anda merasa secara fisik, mental, dan juga bagaimana Anda berperilaku. Tidak selamanya mudah dalam mengenali ketika stres adalah alasan mengapa Anda merasa dan bertindak dengan cara yang berbeda.

Gejala fisik yang dapat timbul akibat stres di antaranya adalah sakit kepala atau pusing, ketegangan atau nyeri otot, gangguan lambung, nyeri dada atau detak jantung yang cepat, dan masalah seksual.

Sementara itu, gejala mental yang dapat disebabkan oleh stres di antaranya adalah kesulitan berkonsentrasi, kesulitan membuat keputusan, merasa kewalahan, terus menerus cemas, dan mudah lupa. Stres juga dapat memengaruhi perilaku, dengan gejala seperti mudah marah, terlalu banyak atau sedikit tidur, terlalu banyak atau sedikit makan, menghindari tempat atau orang tertentu, dan merokok serta minum alkohol dalam jumlah banyak. 

Ahli di Love Self Care biasanya akan mendiagnosis stres dengan bertanya pada seseorang seputar gejala dan kejadian hidup yang ia alami. Melakukan diagnosis stres dapat menjadi suatu hal yang menantang karena hal ini akan tergantung pada banyak faktor. Dokter telah menggunakan kuesioner, pengukuran biokimia, dan teknik fisiologis untuk mengidentifikasi stres. Akan tetapi, metode-metode tersebut mungkin tidak bersifat obyektif ataupun efektif. Cara paling langsung dalam diagnosis stres dan efeknya pada seseorang adalah dengan wawancara tatap muka yang berorientasi pada stres dan bersifat komprehensif. 

Perawatan

Perawatan Love Self Care untuk stres akan melibatkan bantuan diri sendiri, dan ketika kondisi medis menyebabkan stres, penggunaan obat-obatan tertentu. Terapi yang dapat membantu seseorang merasa relaks adalah aromatherapy dan reflexology. Dokter baisanya tidak akan meresepkan obat-obatan untuk mengatasi stres, kecuali mereka ingin merawat kondisi yang menyebabkannya, seperti depresi atau gangguan kecemasan. Dalam kasus tersebut, mereka akan meresepkan antidepresan. Namun, ada risiko bahwa obat-obatan hanya akan menutupi stres, alih-alih membantu orang mengatasinya. Antidepresan juga dapat memiliki efek samping negatif, dan juga dapat memperburuk komplikasi stres, seperti libido yang rendah. Mengembangkan strategi “coping” sebelum stres berubah menjadi lebih kronis atau parah dapat membantu seseorang mengatur situasi baru dan menjaga kesehatan fisik dan mental mereka. Orang-orang yang sudah mengalami stres berlebih perlu mencari bantuan medis Love Self Care. 

Anda dapat menemukan gaya hidup berikut di bawah ini dapat membantu mengatasi stres dan mencegah perasaan yang disebabkan stres bertambah parah. 

  • Latihan atau olahraga. Tinjauan sistematis tahun 2018 terhadap studi hewan menemukan bahwa latihan dapat mengurangi gangguan ingatan pada mereka yang menderita stres. Meskipun studi pada manusia masih dibutuhkan untuk mengonfirmasi hal ini. 
  • Mengurangi asupan alkohol, obat, dan kafein. Zat-zat tersebut tidak akan membantu mencegah stres, dan malah akan membuat stres menjadi semakin buruk. 
  • Nutrisi. Diet yang seimbang dan sehat mengandung banyak buah dan sayuran dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh saat stres. Diet yang buruk dapat menyebabkan Anda sakit dan memberikan tambahan stres. 

Anda juga bisa mendapatkan bantuan profesional seperti Love Self Care. Mereka akan melakukan diagnosis seputar kondisi yang Anda hadapi dan membuat rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda. 

Sifat Pesimis Pengaruhi Pola Pikir, Hati-Hati pada Resikonya

Sifat Pesimis Pengaruhi Pola Pikir, Hati-Hati pada Resikonya

Seringkali, sifat pesimis dianggap sebagai suatu sikap yang negatif. Ketika Anda bersikap pesimis terus menerus, pola pikir Anda pun akan ikut terpengaruhi menjadi lebih negatif. 

Pesimis merupakan sikap yang memandang segala sesuatunya salah, atau menganggap suatu keinginan atau tujuan tidak akan terpenuhi. Terkadang, sifat pesimis ini juga dianggap oleh sebagian orang sebagai suatu sifat yang realistis.

Pengaruh sifat pesimis terhadap pola pikir

Pola pikir Anda akan banyak dipengaruhi oleh pandangan Anda terhadap hidup. Orang yang pesimis akan meremehkan hal-hal positif dan membesarkan hal-hal negatif. Ketika mengalami kejadian baik pun, mereka akan lebih berfokus pada hal  negatif yang terjadi.

Meskipun pesimis dianggap negatif, sebenarnya pesimis juga bisa membentuk pola pikir Anda menjadi pribadi yang lebih realistis. Artinya, Anda tidak akan terlalu menaruh harapan besar pada sesuatu, sehingga kemungkinan untuk merasa kecewa pun lebih kecil.

Tidak jarang, orang-orang yang optimis merasa terkejut ketika sesuatu yang mereka harapkan tidak terwujud. Hal ini tidak akan terjadi orang yang pesimis.

Akan tetapi, pesimis juga tidak terlalu baik bila terus dipertahankan untuk jangka panjang. Karena, sifat pesimis akan membuat pola pikir Anda menjadi lebih lemah, berkutat pada masalah di masa lalu, dan tidak bisa mempersiapkan masa depan dengan matang. 

Ketika berhadapan dengan masalah, orang pesimis cenderung sulit memikirkan solusi positif untuk menyelesaikannya.

Resiko memiliki sifat pesimis

Menjadi realistis merupakan salah satu manfaat dari pesimis. Akan tetapi, ada lebih banyak resiko yang terjadi ketika Anda terus memelihara sikap pesimis. Resiko tersebut berupa:

  • Depresi dan kecemasan

Memikirkan hal-hal negatif dalam waktu lama akan mengakibatkan depresi serta gangguan kecemasan. Kedua masalah psikologis ini bisa terjadi ketika Anda terus mengkhawatirkan sesuatu dan terus memikirkan skenario terburuk dari suatu kemungkinan.

Karena khawatir terus menerus, suasana hati Anda pun akan menjadi buruk. Anda cenderung merasa tidak percaya diri dan memiliki pikiran negatif. Hal inilah yang akan membawa Anda pada gejala depresi. 

  • Mudah merasa stres

Setiap orang pasti pernah mengalami kejadian buruk atau menyedihkan. Pada orang pesimis, kejadian buruk ini akan terasa sangat berat dan sangat sulit untuk dihadapi.

Hal ini terjadi karena orang pesimis mudah merasa stres dan tidak bisa menghadapinya dengan pikiran positif. Penelitian telah membuktikan bahwa sikap pesimis memiliki hubungan erat dengan stres yang terjadi pada orang dewasa.

Selain itu, karena terus menerus pesimis, Anda berpotensi kurang merasa puas dengan hidup Anda. Karena Anda akan terus melihat masa lalu sebagai suatu penyesalan. 

  • Memperburuk kesehatan

Kesehatan fisik Anda dipengaruhi juga oleh kesehatan mental Anda. Ketika Anda memiliki pikiran buruk karena pesimis, kesehatan emosional Anda pun akan terganggu.

Kondisi emosional yang tidak sehat akan memicu kesehatan fisik yang tidak sehat pula. Menurut penelitian, kesehatan buruk karena pesimis lebih sering terjadi pada wanita. 

Hal ini terjadi karena wanita memiliki kecenderungan lebih besar untuk merenung terus menerus. Merenung merupakan salah satu komponen pola pikir pesimis. 

Untuk meminimalisir resiko buruk dari sikap pesimis, cobalah untuk mengganti pola pikir negatif dengan pikiran yang lebih positif. Namun, terlalu positif juga bisa membuat Anda sulit memandang kehidupan dengan realistis.

Akan lebih baik kalau Anda bisa memiliki pola pikir yang seimbang, dengan menggabungkan sifat pesimis dengan sifat optimis.

Kepribadian Orang Berubah? yang Perlu Anda Ketahui

Kepribadian orang dapat berubah di sepanjang hidup mereka. Fluktuasi suasana hati dari waktu ke waktu merupakan sebuah hal yang normal. Akan tetapi, perubahan kepribadian orang yang tidak biasa dapat menjadi sebuah tanda adanya gangguan mental atau medis. Perubahan kepribadian dapat didemonstrasikan lewat beragam cara. Misalnya, perilaku yang tidak konsisten dengan bagaimana Anda biasanya bereaksi akan suatu kejadian dapat mengindikasikan adanya perubahan kepribadian. Seseorang yang berperilaku dengan agresif dan tidak konsisten dengan perilaku mereka sehari-hari dalam situasi yang sama juga dapat menunjukkan adanya perubahan kepribadian. 

Meskipun perubahan kepribadian orang dengan bertahap bukanlah suatu hal yang tidak biasa, perubahan yang tiba-tiba dapat disebabkan karena penyakit atau cidera. Carilah tanda atau gejala seperti denyut nadi yang lemah, detak jantung yang cepat, pernapasan yang cepat, pernapasan yang pendek, tekanan darah rendah, bingung, pusing, sulit berbicara, rasa nyeri di dada, dan perubahan penglihatan. Apabila Anda atau orang yang Anda kenal mengalami hal tersebut di atas, hubungi dokter dan dapatkan perawatan kedawatdaruratan secepatnya. 

Penyebab perubahan kepribadian

Seseorang yang tadinya terlihat senang dapat berubah menjadi sedih akibat rasa kecewa ataupun duka. Terkadang, suasana hati seseorang akan berubah selama beberapa minggu hingga bulan setelah mendengar kabar yang menyakitkan. Namun, suasana hati yang berubah berbeda dengan kepribadian orang yang berubah. Seseorang dapat mengalami perubahan perilaku setelah mengalami situasi trauma atau menyaksikan kejadian yang tidak mengenakkan. Perubahan kepribadian orang ini dapat disebabkan karena kondisi kesehatan mental, seperti:

  • Kecemasan. Kecemasan terjadi ketika seseorang merasa cemas dan tidak nyaman akan suatu situasi. Merasa cemas merupakan sebuah pengalaman yang normal, namun ketika kecemasan terjadi secara terus menerus tanpa adanya pemicu tertentu, kondisi ini dapat menjadi tanda Anda menderita gangguan kecemasan umum. 
  • Serangan panik. Serangan panik adalah periode rasa takut ekstrim. Terkadang, rasa takut tersebut terasa tidak rasional. Contohnya, seseorang dapat menderita serangan panik saat melihat elevator atau berbicara di depan publik. 
  • Gangguan stres pasca trauma. Juga dikenal dengan sebutan PTSD, ini adalah kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan rasa takut esktrim, flashback, dan dalam beberapa kasus, halusinasi. PTSD dipicu oleh ingatan tentang trauma, misalnya serangan teroris atau kecelakaan mobil. 
  • Gangguan bipolar. Gangguan bipolar menyebabkan seseorang mengalami perubahan suasana hati yang ekstrim. Perubahan suasana hati dapat melibatkan euphoria dan depresi ekstrim dan dapat mengubah cara seseorang memberikan respin terhadap interaksi atau situasi tertentu, tergantung dengan kondisi suasana hati mereka. 
  • Schizophrenia. Schizophrenia membuat berpikir dengan jelas sulit untuk dilakukan. Selain itu, Anda akan kesulitan dalam memahami situasi dengan efektif, berperilaku secara normal dalam situasi sosial, dan kesulitan memahami apa yang nyata dan apa yang tidak. 

Kondisi medis yang menyebabkan perubahan kadar hormon juga dapat menyebabkan kepribadian orang dan perilaku yang tidak biasa dan aneh. Kondisi medis tersebut di antaranya adalah menopause, PMS, andropause, hyperthyroidism atau hypothyroidism. Kegawatdaruratan medis juga dapat menyebabkan kepribadian orang yang aneh dan tidak biasa, seperti serangan jantung, stroke, dehidrasi, dan malnutrisi. 

Perubahan kepribadian orang yang disebabkan karena gangguan mental dapat dirawat menggunakan kombinasi obat perubah suasana hati dan terapi. Penyedia layanan kesehatan biasanya meresepkan obat-obatan untuk merawat kondisi seperti gangguan kecemasan, gangguan panik, PTSD, dan gangguan bipolar. Apabila Anda khawatir tentang kesehatan mental, hubungi dokter secepatnya. Dokter juga dapat merekomendasikan psychotherapy atau terapi bicara untuk membantu Anda memahami dan mengatasi situasi yang sulit dan penuh stres.

Denial dan Mekanisme Pertahanan Diri Lainnya

Mekanisme pertahanan diri adalah sebuah cara pikiran untuk mengatasi stres atau perasaan susah. Karena mekanisme tersebut terjadi di dalam alam bawah sadar, seseorang mungkin menggunakannya tanpa menyadarinya sama sekali. Mekanisme pertahanan diri dapat menjadi sebuah cara positif untuk mengatasi stres. Namun, tidak jarang mekanisme ini disalahgunakan menjadi alasan untuk melakukan perilaku tidak sehat atau antisosial. Adapun jenis mekanisme pertahanan diri di antaranya adalah denial, distorsi, proyeksi, represi, formasi reaksi, dan lain-lain. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam.

Psikoanalis Sigmund Freud mengembangkan gagasan mekanisme pertahanan diri sebagai sebuah cara untuk memahami perilaku manusia. Freud menyatakan bahwa orang-orang menggunakan mekanisme pertahanan diri secara tidak sadar, sebagai sebuah cara untuk menghindari perasaan dan emosi tidak nyaman. Adapun beberapa mekanisme pertahanan diri di antaranya adalah:

  • Denial

Seseorang tidak menyadari kenyataan akan situasi yang menyebabkan stres untuk melindungi diri mereka sendiri dari rasa takut atau kecemasan yang berlebihan. Denial dapat bermanfaat dalam situasi-situasi khusus yang ada di luar kontrol seseorang. Misalnya, terus tetap optimis dapat bermanfaat bagi seseorang yang sedang berjuang melwawan penyakit serius. Di sisi lain, denial dapat menghentikan seseorang dalam menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian mereka. Contohnya, akan lebih mudah untuk tidak menghiraukan efek negatif dari terlalu banyak mengonsumsi alkohol.

  • Distorsi

Dalam kasus distorsi, seseorang percaya akan sesuatu hal yang dia anggap nyata, padahal kenyataannya tidak. Dalam beberapa kasus, distorsi dapat melindungi seseorang dari kenyataan akan situasi yang tidak nyaman. Misalnya, seseorang dapat percaya bahwa mereka gagal lulus tes karena pertanyaan-pertanyaan yang terlalu sulit, dan bukan karena mereka kurang belajar. Dalam kasus lain, distorsi dapat meyakinkan seseorang bahwa sebuah situasi terlihat lebih buruk dari kenyataannya. Contohnya, ia akan hanya melihat sisi negatif dari sebuah situasi dan tidak menghiraukan sisi positif. Pemikiran yang terdistorsi tersebut merupakan sifat yang umum ditemui pada mereka yang menderita gangguan kecemasan dan depresi. Distorsi juga banyak dijumpai pada orang-orang yang menderita bulimia nervosa, anorexia nervosa, dan body dysmorphic disorder (BDD).

  • Proyeksi

Proyeksi melibatkan seseorang menuduh orang lain memiliki pikiran dan perasaan yang sama dengan yang ia miliki. Proyeksi dapat menjadi sebuah cara bagi seseorang untuk menghindari pikiran yang tidak diinginkan atau menghindari tanggung jawab atas sebuah perilaku khusus. Misalnya, seseorang yang menyadari mereka bertindak terlalu agresif saat berdebat dengan orang lain akan menuduh lawan bicaranya yang bertindak terlalu agresif. Hal ini akan memindahkan kritik dari pihak pelaku ke orang lain. Proyeksi dapat berbahaya, karena hal ini dapat membuat seseorang berhenti menerima dan bertanggung jawab akan pikiran dan perilaku mereka.

  • Represi

Represi melibatkan menghindari memikirkan suatu hal untuk menghambat perasaan, emosi, dan impuls yang tidak nyaman atau menyakitkan. Represi adalah proses alwa bawah sadar, dalam arti seseorang tidak sadar mereka melakukannya. Seseorang dapat dengan tidak sadar menahan ingatan yang menyakitkan atau menyedihkan, namun ingatan tersebut akan tetap ada. Salah satu tujuan psikoterapi adalah untuk membantu seseorang mengekspresikan pikiran yang tertekan agar mereka dapat mengatasinya dengan cara yang lebih baik.

Mekanisme pertahanan diri adalah cara psikologis dalam membantu seseorang mengatasi situasi atau emosi tidak nyaman dan traumatis. Denial, distorsi, proyeksi, dan represi juga merupakan gejala umum depresi dan kecemasan. Sering orang-orang dengan kondisi ini menggunakan mekanisme pertahanan diri untuk mengatasi trauma atau kecemasan.

Cek Kesehatan Jiwamu dengan Hal-Hal Ini

tes kesehatan jiwa tidak sesederhana memilih satu jawaban dari kuis-kuis yang beredar di internet

Seringkali kesehatan jiwa disepelekan dan bahkan dilupakan oleh kebanyakan orang yang sudah sibuk dengan aktivitas sehari-hari. Padahal, kesehatan jiwa sangat penting untuk diperhatikan seperti kesehatan fisik. Jiwa yang terganggu bisa menyebabkan rendahnya kualitas hidup hingga berdampak pada kesehatan tubuh, untuk itu seseorang perlu melakukan tes kesehatan jiwa.

Kesehatan jiwa adalah kondisi emosi, psikologi dan sosial yang seimbang dalam tubuh seseorang dan memengaruhi bagaimana perasaan, cara berpikir dan bagaimana seseorang tersebut bertahan hidup di tengah masyarakat. Kesehatan jiwa sangat berpengaruh pada proses pengambilan keputusan hingga bagaimana orang memilih cara mengatasi stres yang melanda.

Cara Tes Kesehatan Jiwa

Melalui berbagai penelitian dan studi yang dilakukan secara berkelanjutan, gangguan jiwa bisa diidentifikasi lewat beberapa gejala awal sehingga mampu dicegah dan ditangani secara tepat sebelum memburuk. Tes untuk gangguan jiwa juga menjadi sesuatu yang tidak perlu dianggap tabu, karena kesehatan mental sama penting dengan kesehatan fisik.

  • Emosi

Tekanan yang dialami seseorang biasanya mampu menimbulkan perasaan sedih atau semacamnya, rasa ini muncul secara spontan atau tiba-tiba tanpa sebab yang jelas selama kurang lebih dua minggu. Kondisi ini sudah termasuk sebagai kecenderungan depresi dan bisa bersifat ringan hingga sedang.

Orang yang mengalami kondisi ini juga bisa mengalami perubahan suasana hati secara cepat hingga mudah merasa tersinggung. Perhatikan dengan jelas perubahan emosi yang muncul dengan cepat dan terjadi dalam jangka waktu pendek. Seperti misalnya, sedih lalu marah pada keesokan harinya, setelah itu berubah menjadi senang tanpa alasan.

  • Fisik

Melakukan cek kesehatan jiwa juga bisa dilakukan dengan melihat kondisi fisik, gejala awal biasanya adalah merasa lelah dan lemas terus menerus. Kemudian, muncul perubahan berat badan yang drastis, bisa naik atau turun. Selain itu terdapat juga perubahan pada penampilan, misalnya munculnya jerawat karena jarang merawat diri.

Seseorang yang mengalami tekanan mental biasanya akan menghadapi gangguan pola tidur dan makan yang ekstrem. Bisa seperti merasa ingin tidur secara terus menerus atau sulit memulai dan mempertahankan tidur. Kondisi ini biasanya juga disertai dengan keadaan jantung berdebar, mual, sakit kepala dan keringat berlebih.

  • Perilaku

Untuk melakukan tes terhadap kesehatan jiwa, indikator selanjutnya yang harus diperhatikan adalah perilaku. Perubahan perilaku seseorang pada umumnya menjadi salah satu tanda gangguan mental yang paling mudah untuk dikenali, perilaku yang muncul pun cenderung tidak terpaku pada satu hal tetapi terdapat beberapa macam.

Contoh yang bisa disebutkan misalnya seperti seseorang dengan perubahan perilaku yang terlihat menarik diri dari keramaian, kemudian mengabaikan kewajiban dan paling mengkhawatirkan adalah melakukan penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol.

  • Psikologi

Seseorang dengan gangguan jiwa bisa juga dapat menunjukkan gangguan psikologis yang bermacam-macam dan bahkan memburuk seiring waktu. Tanda psikologinya antara lain munculnya rasa pesimis, bersikap negatif terhadap orang lain dan kehidupan, kerap menyalahkan diri sendiri, merasa menyesal dan munculnya keinginan untuk bunuh diri.

Selain itu, orang dengan gangguan jiwa juga bisa mengalami penurunan kemampuan daya ingat, sulit berkonsentrasi dan munculnya kekhawatiran secara berlebihan. Apabila kondisi ini dibiarkan secara terus menerus tanpa penanganan, maka permasalahan psikologis ini bisa berujung pada kasus kejahatan.

Sedikit penjelasan di atas merupakan beberapa indikator yang digunakan pada tes kesehatan jiwa terhadap seseorang. Jika mengalami gejala dengan kecenderungan gangguan jiwa seperti di atas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter dan berkonsultasi agar segera mendapat penanganan yang tepat.

8 Kecerdasan Manusia, Apa Saja Itu?

Sebagian orang berpikir bahwa manusia memiliki satu kecerdasan, namun tidak. Howard Gardner, seorang profesor terkenal dari Harvard University, mengungkapkan ada 8 kecerdasan manusia yang dapat diterapkan.

Pemahaman Tentang 8 Kecerdasan Manusia

Gardner adalah orang pertama yang mengungkapkan gagasan atau teori 8 kecerdasan manusia dalam bukunya yang berjudul “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” pada tahun 1983. Gardner juga mengungkapkan bahwa setiap manusia memiliki berbagai jenis kecerdasan. Sebagian orang ahli di suatu bidang, namun sebagian orang ahli di bidang lain.

Teori yang diungkapkan mendapatkan kritikan dari para psikolog dan pendidik. Orang-orang yang mengkritik hal tersebut menyatakan bahwa kecerdasan seseorang ditentukan oleh kemampuan dan karakteristik seseorang. Meskipun demikian, teori yang diungkapkan Gardner sangat terkenal, bahkan sudah diterapkan oleh banyak pendidikan.

Apa Saja 8 Kecerdasan Manusia?

Mempelajari tentang berbagai jenis kecerdasan dapat membantu seseorang memahami kekuatan yang dimiliki. Berikut adalah 8 kecerdasan manusia yang dapat Anda pahami:

  1. Kecerdasan linguistik dan verbal

Kecerdasan linguistik dan verbal merupakan kecerdasan yang meliputi kata-kata dan bahasa yang dirangkai secara efektif. Orang-orang yang memiliki kecerdasan tersebut adalah orang-orang yang suka membaca dan menulis, mampu menghafal informasi, dan mampu mengemukakan pendapat. Contoh profesi yang memiliki kecerdasan ini adalah guru dan pengacara.

  • Kecerdasan logika dan matematis

Kecerdasan logika dan matematis merupakan kecerdasan yang meliputi perhitungan atau analisa masalah secara logis. Orang-orang yang memiliki kecerdasan tersebut adalah orang-orang yang cenderung memiliki ide untuk menyelesaikan masalah, suka melakukan eksperimen, dan mampu menyelesaikan perhitungan yang rumit. Contoh profesi yang memiliki kecerdasan ini adalah akuntan dan insinyur.

  • Kecerdasan visual dan spasial

Kecerdasan visual dan spasial merupakan kecerdasan yang meliputi visualisasi dan manipulasi dalam suatu proyek. Orang-orang yang memiliki kecerdasan tersebut adalah orang-orang yang mampu menyusun teka-teki dan menyukai hal-hal yang berhubungan dengan seni. Contoh profesi yang memiliki kecerdasan ini adalah arsitek dan seniman.

  • Kecerdasan musikal

Kecerdasan musikal merupakan kecerdasan yang meliputi pemahaman tentang musik. Orang-orang yang memiliki kecerdasan tersebut adalah orang-orang yang suka bernyanyi atau bermain musik dan memiliki pemahaman yang baik untuk menciptakan sebuah lagu seperti lirik. Contoh profesi yang memiliki kecerdasan ini adalah guru musik.

  • Kecerdasan interpersonal

Kecerdasan interpersonal merupakan kecerdasan yang meliputi pemahaman yang sesuai dengan perasaan, emosi, dan temperamen orang lain. Orang-orang yang memiliki kecerdasan tersebut adalah orang-orang yang mampu menciptakan hubungan yang baik dengan orang lain, bahkan mampu menyelesaikan konflik dengan mereka. Contoh profesi yang memiliki kecerdasan ini adalah psikolog dan politikus.

  • Kecerdasan intrapersonal

Kecerdasan intrapersonal merupakan kecerdasan yang meliputi pemahaman tentang pikiran, sifat, dan emosi diri. Orang-orang yang memiliki kecerdasan tersebut adalah orang-orang yang pandai menilai diri dan senang menganalisis teori dan ide. Contoh profesi yang memiliki kecerdasan ini adalah ilmuwan.

  • Kecerdasan kinestetik dan jasmani

Kecerdasan kinestetik dan jasmani merupakan kecerdasan yang meliputi inovasi agar tetap aktif. Orang-orang yang memiliki kecerdasan tersebut adalah orang-orang yang senang berolahraga atau menari dan mampu mengatur tangan dan kakinya. Contoh profesi yang memiliki kecerdasan ini adalah penari dan atlet.

  • Kecerdasan naturalis

Kecerdasan naturalis merupakan kecerdasan yang meliputi kemampuan untuk memahami segala sesuatu yang berkaitan dengan lingkungan hidup, termasuk hewan. Orang-orang yang memiliki kecerdasan tersebut adalah orang-orang yang mencintai lingkungan dan memiliki pengetahuan hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan seperti jenis tanaman. Contoh profesi yang memiliki kecerdasan ini adalah petani.

Kesimpulan

Jika Anda tidak tahu seperti apa kepribadian Anda, Anda dapat lihat penjelasan di atas. Berdasarkan teori tentang 8 kecerdasan manusia, setiap orang akan memiliki profesi yang berbeda-beda di masa depan. Profesi manusia ditentukan oleh karakteristik yang dimiliki.