Ciri Bayi Tumbuh Gigi dan Penanganannya

CIri Bayi Tumbuh Gigi dan Penanganannya

Proses tumbuhnya gigi pada bayi sering membuat mereka menjadi tidak nyaman dan kesakitan. Kadang dalam proses ini juga orang tua ikut merasakan khawatir karena anak yang lebih sering rewel dibandingkan biasanya. Mengetahui ciri bayi tumbuh gigi dapat membantu orang tua dapat mengatasi si kecil yang rewel.

Proses tumbuh gigi pertama pada bayi merupakan hal yang paling sakit bagi mereka, diikuti dengan tumbuhnya gigi geraham dikarenakan ukurannya yang lebih besar dibandingkan dengan gigi lain. 

Rata-rata ciri bayi tumbuh gigi bisa dilihat pada usia mereka 6 bulan dan paling cepat yaitu pada usia bayi sekitar 3 bulan. Di Indonesia sendiri biasanya gigi pada bayi mulai lengkap berjumlah 20 buah yang terbagi pada bagian atas dan bawah pada usia 3 hingga 3,5 tahun.

Ciri bayi tumbuh gigi

Berikut ini merupakan ciri bayi tumbuh gigi yang biasanya terjadi

  • Pada malam hari biasanya mereka sering terbangun saat tidur
  • Lebih sering rewel terlebih pada malam hari
  • Terdapat tanda kemerahan pada bagian pipinya
  • Kadang bisa menimbulkan demam
  • Nafsu makan yang berkurang
  • Gusi terlihat membengkak
  • Terasa gatal pada bagian gusi

Apabila beberapa ciri lain seperti demam, ruam, dan disertai oleh munculnya gejala diare. Sebaiknya bawakan terlebih dahulu ke dokter untuk di cek dan mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Penanganan untuk menghadapi proses tumbuh gigi pada bayi

Lalu, bagaimanakah cara yang harus kita lakukan untuk membantu bayi saat fase tumbuh gigi? Peran orang tua sangat dibutuhkan pada saat seperti ini karena biasanya bayi akan sering menangis dan rewel. Proses tumbuh gigi merupakan proses yang alami harus terjadi seiring masa pertumbuhannya, jadi yuk coba beberapa cara ini untuk membantu anak melewati rasa sakit dari proses tumbuhnya gigi.

  • Cobalah untuk memijat gusi bayi setiap harinya, karena umumnya proses tumbuh gigi akan menyebabkan rasa gatal dan nyeri. Lalu ibu bisa membantu untuk memijat perlahan gusi bayi dengan jari telunjuk, namun tetap perhatikan kebersihan jari ibu sebelum masuk kedalam mulut bayi. Selain itu, ibu juga bisa menggunakan alat bantuan seperti baby finger toothbrush agar membantu menggosok secara perlahan gusi bayi sehingga mereka lebih nyaman.
  • Sediakan mainan yang terbuat dari bahan aman dan empuk serta steril bagi bayi, karena ciri tumbuh gigi pada bayi biasanya kebiasaan mereka untuk menggigit mainan karena gusi yang terasa gatal. Berikan mainan kepada bayi untuk membantu mereka mengurangi rasa gatal dan membantu menstimulasi bayi untuk mengunyah.
  • Apabila bayi terasa demam dan makin merasakan sakit atau nyeri, tidak ada salahnya bayi diberikan obat untuk membantu mereka mengurangi rasa sakit tersebut, biasanya obat yang aman seperti parasetamol atau ibuprofen.
  • Oleskan krim pencegah iritasi pada bagian sekitar mulut, dagu, dan leher. Hal ini dikarenakan produksi air liur yang berlebihan pada proses tumbuh gigi dapat menyebabkan munculnya ruam merah bahkan iritasi, maka lebih baik siapkan krim tersebut untuk membantu mengurangi efek iritasi air liur tersebut.
  • Selain itu, seringlah ajak bayi untuk bermain bersama serta sering memeluk dan menemaninya. Hal ini bertujuan untuk membantu anak untuk mengalihkan rasa sakit yang mereka rasakan pada proses pertumbuhan gigi. Jangan lupa juga untuk selalu memeriksa suhu tubuh badan bayi, karena ciri tumbuh gigi pada bayi salah satunya bisa menaikan suhu tubuh hingga 39 derajat, maka sebaiknya terus perhatikan mereka selama proses pertumbuhan gigi, ya.

Dampak Negatif Pemberian Tablet untuk Anak

Memberikan tablet untuk anak memang tidak salah. Namun, jika diberikan secara berlebihan, ternyata memiliki dampak sangat serius. Sebuah penelitian dari Common Sense Media menjelaskan bahwa adanya peningkatan luar pada anak-anak yang menggunakan smartphone, laptop maupun tablet mengalami peningkatan sangat drastis hanya dalam waktu dua tahun saja. American Academy of Pediatrics mencegah penggunaan tablet untuk anak di bawah usia dua tahun dengan mengatakan bahwa ini dapat mengubah sifat masa kanak-kanak. 

Pemilihan tablet untuk anak harus memerhatikan spesifikasinya


1. Perubahan fungsi otak

Selama usia balita, otak tiga kali lipat dalam ukuran dan terus berkembang sampai tahun dewasa. Banyak penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terlalu banyak atau sering menghabiskan waktunya untuk bermain tablet atau gadget apapun dapat memberikan berdampak negatif pada perkembangan otak anak maupun fungsi kognitifnya. 

Bahkan beberapa anak dapat mengalami perubahan seperti adanya defisit perhatian atau tidak  fokus, gangguan belajar sehingga sulit menghafal ataupun untuk mau duduk diam dan memegang buku, peningkatan impulsif, keterlambatan kognitif daripada teman sebayanya dan penurunan kemampuan untuk mengatur diri sendiri atau lepas kontrol diri.

2. Obesitas

Anak-anak yang terlalu sering mengandalkan waktu bermain di depan layar tablet daripada mereka yang sering bermain luar di taman memiliki potensi obesitas lebih tinggi. Pasalnya, mereka tidak dapat membakar kalori dari makanan yang mereka konsumsi dengan baik. Kebiasaan duduk dan tidur membuat anak sangat mudah mengalami obesitas.

Anak- anak yang mengalami obesitas sangat rentan membuat mereka menderita berbagai penyakit komplikasi serius seperti diabetes, stoke hingga serangan jantung di usia yang sangat muda. Anda sebaiknya mulai membiasakan diri untuk mendorong anak-anak bermain lebih banyak di luar ruangan dan bersosialisasi dengan teman sebayanya. Anak harus memahami betul bahwa ada banyak manfaat dari bermain di luar ruangan yang bisa mereka rasakan, seperti tubuh menjadi lebih bugar, aktif dan memiliki komunikasi sosial lebih baik.

3. Agresif

Pernahkah Anda memperhatikan perubahan perilaku anak saat mulai aktif bermain gadget? Sebagian besar orang tua setuju, bahwa ada beberapa perubahan perilaku pada anak mereka. Anak akan menjadi lebih agresif karena berjam-jam bermain game di tablet. Sifat agresif ini akan lebih sering muncul, ketika Anda mencoba untuk memisahkan mereka dengan tabletnya, untuk urusan belajar, tidur maupun main di luar. 

Tantrum adalah salah satu bentuk dari agresivitas yang paling umum dan sering ditemukan pada balita. Seiring bertambahnya usia, mereka akan mulai kecanduan game dan sangat mudah menentang dan tidak mematuhi seluruh perintah maupun nasihat dari orang tua mereka. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mulai mengalihkan mereka untuk melakukan kegiatan lain seperti mewarnai, membaca buku dan bermain bola.

4. Paparan Radiasi

Menurut WHO tahun 2011, ponsel maupun perangkat nirkabel memiliki tingkat risiko yang masuk dalam kategori 2B, akibat adanya emisi dari radiasinya. Healthy Child Healthy World mengakui meningkatnya isu radiasi di kalangan anak-anak cukup memprihatinkan, sehingga harus segera dicegah sejak dini.

5. Mengurangi interaksi

Bermain di tablet, membuat mereka dapat dengan mudah bermain sendiri. Jika anak-anak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk teknologi dan lebih sedikit waktu dengan orang-orang, hal ini akan menghambat interaksi dan mengganggu perkembangan keterampilan komunikasi yang normal pada anak-anak. 

6. Kurang tidur

Anak-anak yang sudah kecanduan bermain tablet akan kehilangan waktu istirahat bahkan memberontak saat Anda menyuruhnya tidur. Di lain kesempatan, bermain di tablet bisa membuatnya menjadikan hal ini sebagai obat tidur mereka. Tanpa bermain gadget, mereka menjadi pemarah dan agresif. 

7. Penglihatan rusak

Cahaya yang berasal dari layar gadget akan membuat mata mereka menjadi tegang. Penelitian menunjukkan anak yang kecanduan gadget kerap mengalami masalah pada penglihatan mereka bahkan di usia muda sekalipun. Meski banyak penelitian mengungkap dampak negatif pemberian tablet untuk anak, namun teknologi tetap memiliki dampak positif. Akan tetapi, harus didorong dengan pembatasan dan pengawasan tertentu. Anak-anak bisa mendapatkan pengetahuan yang tepat atas kemajuan tersebut. 

Harga Susu Dancow Full Cream Terbaru 2021

Bingung memilih susu yang cocok dikonsumsi anak-anak sekolah? Tenang saja, ada banyak pilihan susu yang sehat salah satunya adalah Dancow Fortigro Full Cream. Dengan rutin mengonsumsi susu, maka kebutuhan anak terhadap asupan nutrisi dapat terus terjaga. Di samping itu, harga susu Dancow Full Cream juga termasuk terjangkau. 

Apa yang membedakan susu Dancow Full Cream dengan susu lainnya? Biasanya kita sering mendengar istilah susu full cream, skim, dan low-fat. Lantas, apa yang menjadi pembeda antara  ketiga jenis susu tersebut? Sebenarnya yang membedakan adalah kandungan kalorinya. Susu full cream cenderung kaya dengan kandungan lemak, yaitu sekitar 3.24% dan 150 kkal (kilo kalori). Sedangkan susu low-fat memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit, sekitar 1% dan 102 kkal. Sementara itu, susu skim hanya memiliki 0.5% lemak dan jumlah kalori hanya 83 kkal.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan anak terhadap kalori juga menyesuaikan kondisi tubuh masing-masing. Itulah sebabnya, untuk program menambah berat badan, susu Dancow Fortigro Full Cream jadi salah satu yang direkomendasikan. Lantas, apa saja keunggulan lainnya dan berapa harga susu Dancow Full Cream terbaru?

Keunggulan Dancow Fortigro Full Cream 

Selain menambah berat badan, manfaat rutin minum susu juga terletak dengan kandungan nutrisi, vitamin, dan mineral yang melimpah. Studi bahkan menunjukkan bahwa minum susu menjelang malam hari membantu seseorang  tidur lebih nyenyak. Berikut ulasan lainnya mengenai keunggulan Dancow Fortigro Full Cream. 

  • Tidak Menggunakan Sukrosa Tambahan

Sukrosa adalah istilah untuk menjelaskan mengenai gula tambahan. Dalam produk Dancow Fortigro Full Cream, tidak terdapat sukrosa tambahan dan aman untuk dikonsumsi. Hal tersebut dapat menjadi pertimbangan karena sukrosa yang berlebihan dapat menyebabkan risiko penyakit obesitas dan diabetes. 

  • Tinggi Protein

Tingginya kandungan protein dalam susu bermanfaat menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak, serta membantu dalam perbaikan sel dan juga sistem imun. Di samping itu, protein merupakan sumber cadangan energi tubuh dan berperan aktif mengoptimalkan metabolisme tubuh. 

  • Kandungan Gizi yang Lengkap

Dukung pertumbuhan anak dengan kandungan gizi yang lengkap. Susu Dancow Full Cream membantu memenuhi asupan nutrisi dan gizi anak, di antaranya seperti Vitamin A, B12, B1, B2, B3, B6, serta vitamin C, D, E dan biotin. Untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, susu Dancow juga diperkaya kalsium dan zat besi. 

  • Sumber Energi

Anak yang menginjak usia sekolah biasanya mulai banyak memiliki jadwal aktivitas yang padat. Tidak hanya kegiatan belajar di sekolah, sebagian besar juga aktif berolahraga, mengembangkan bakat dan minat, serta aktivitas ekstrakurikuler. Meningkatnya produktivitas biasanya juga menyebabkan rasa lelah dan risiko terkena penyakit. Kandungan nutrisi yang ada pada susu Dancow Full Cream juga bermanfaat menjadi sumber energi dan menjaga daya tahan tubuh. Di samping itu, harga Susu Dancow Full Cream juga terjangkau.

  • Rasanya yang Gurih dan Enak

Biasanya anak-anak memiliki selera sendiri dalam memilih makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Sebagian besar juga familiar dengan susu yang rasanya gurih dan enak. Tidak ada salahnya menyajikan susu Dancow Full Cream sebagai salah satu pilihan susu anak. Setidaknya dalam satu hari ada dua kali minum susu, pagi hari sebelum berangkat aktivitas dan malam hari menjelang tidur. 

Itulah manfaat yang didapatkan saat anak-anak rutin minum susu. Harga susu Dancow Full Cream terbaru 2021 saat ini adalah Rp. 26.500 untuk ukuran 200 gram. Sedangkan harga Susu Dancow Fortigro Enriched Full Cream adalah Rp. 44.000 untuk ukuran 400 gram dan sekitar Rp. 78.900 untuk ukuran 800 gram.

6 Rekomendasi Perlak Bayi Terbaik untuk Anak Anda

Perlak bayi atau underpad tergolong sebagai perlengkapan bayi serbaguna yang memudahkan pekerjaan orang tua dalam merawat bayi. Pada umumnya, perlak bayi memiliki bahan yang tahan air sehingga berfungsi sebagai alas ompol agar tidak mengotori sprei dan kasur Anda. 

Bahkan, penggunaan perlak tersebut juga dapat membuat kulit si kecil terhindar dari ruam-ruam kemerahan akibat terlalu sering menggunakan popok. 

Perlak bayi berfungsi sebagai alas ompol si kecil agar tidak mengotori seprai

Meskipun perlak bayi dinilai multifungsi, Anda tetap disarankan untuk memiliki perlak bayi lebih dari satu agar lebih nyaman untuk setiap penggunaan untuk sang buah hati. Berikut ini berbagai perlak bayi yang bisa menjadi pilihan terbaik Anda untuk sang buah hati. 

1. Cuddle Me DryPad 

Perlak bayi berjenis jenis reusable ini memiliki ukuran 70 cm x 100 cm. Perlak bayi Cuddle Me berbahan micro polar fleece yang sangat halus apabila bersentuhan dengan kulit si kecil. 

Selain itu, bagian dalam perlak tersebut dilapisi polyurethane sehingga anti bocor ataupun waterproof. Menariknya, perlak tersebut dapat dipakai secara bolak-balik menjadi polos ataupun bermotif. Apalagi, perlak bayi ini dapat dicuci untuk perawatannya. Anda bisa mendapatkannya dengan harga sekitar Rp 77.000. 

2. Obytobi by Obayito Perlak Pangku

Perlak bayi ini berjenis reusable dengan ukuran 35 cm x 45 cm yang berbahan plastik waterproof.  Untuk memperoleh tambahan asupan vitamin D, berjemur menjadi hal wajib bagi bayi di pagi hari. Untuk posisi berjemur, bayi bisa dipangku dengan posisi telentang ataupun telungkup. Untuk itu, Anda butuh perlak bayi jenis pangku supaya rembesan ompol maupun gumoh bayi tidak mengotori pakaian Anda.  

Perlak yang berukuran kecil tersebut juga didesain agar muat diletakkan di pangkuan serta bisa berfungsi sebagai alas ompol di seat pad maupun di stroller. Perlak pangku tersebut dijual dengan harga terjangkau sekitar Rp 125.000. 

3. Kuma Kuma Protector Pad

Berukuran 90 cm × 70 cm, perlak bayi reusable ini memiliki banyak motif pilihan. Terdapat 2 motif berbeda dlaam satu perlak sehingga bisa digunakan secara bergantian. 

Mulai dari Rp 99.000, Anda sudah mendapatkan perlak bayi yang menggemaskan ini. Apalagi, bahannya yang fleece waterproof bisa melindungi kasur dari bocor layaknya daun talas yang terkena air. Bahan tersebut lembut, kulit bayi jadi terlindungi. Produk ini juga diklaim eco-friendly karena reusable serta sudah terjamin SNI.

Kesan lucu ditambahkan dalam perlak ini dengan model yang bermotif menggemaskan. Model perlak tersebut juga ialah bermotif pada kedua sisinya sehingga dapat digunakan secara berulang sesuai selera. 

4. Bello Baby Baby Mat 

Perlak bayi yang satu ini berbahan waterproof fabric yang diklaim mampu mengeringkan perlak bayi dalam 10 menit. Anda juga bisa mendapatkan produk tersebut secara cuma-cuma Rp 89.000. 

Perlak berjenis reusable ini juga memiliki variasi ukuran. Lebih kanjut, ukuran S dengan 70 cm x 50 cm, M dengan 100 cm x 70 cm, serta L (140 cm x 100 cm). 

Bahannya yang waterproof fabric memiliki keunggulan utama untuk dapat menyerap air dengan cepat. Selanjutnya, kering dalam waktu 10 menit. 

5. Palmerhause/Wonder Pad 

Jika Anda menggunakan baby tafel hingha meja ganti popok, gunakanlah perlak bayi Palmerhaus. Apalagi, permukaan perlak ini terbuat dari kain fleece sehingga terasa lembut dan nyaman bagi kulit si kecil.

Agar matras atau perlak tersebut tetap bersih dan aman dari cairan apa pun, terdapat lapisan waterproof di bagian belakang perlak ini. Ada pula keunggulan lainnya seperti memiliki ketahanan terhadap bakteri, jamur, hingga tungau. 

Kulit yang alergi juga bisa terlindungi dengan Wonder Pad karena bahan ini tidak menggunakan pewarna kain yang tidak beracun. Jadi, kulit bayi tetap aman dan nyaman saat menggunakan perlak ini. Anda bisa mendapatkan perlak bayi tersebut mulai Rp 80.000. 

6. Lusty Bunny Baby Sheet Perlak Bayi 

Perlak bayi ini juga sebagai alas mandi bayi waterproof yang lembut dan fleksibel. Dengan begitu, wajar jika orang tua baru masih takut untuk memandikan bayi newborn di dalam bak mandi bayi. 

Biasanya, bayi baru lahir juga dimandikan menggunakan waslap sambil diletakkan di atas perlak. Karena itu, gunakanlah perlak bayi polos dari ini karena produk ini mengandung lapisan waterproof. 

Dengan begitu, tak akan membuat ompol bayi ataupun cairan lainnya merembes hingga ke kasur. Ada pula harga yang dibanderol ialah mulai dari Rp 40.200. 

Itulah 6 rekomendasi perlak bayi yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan. Selain memilih perlak yang tepat, prioritaskan berbagai faktor seperti bahan, kenyamanan bagi bayi, jenis, ikuran, serta fungsi sesuai kebutuhannya. 

Manfaat Kandungan Omega 3 Pada Minyak Ikan untuk Bayi

Merawat bayi untuk pertama kalinya membuat orangtua selalu memperhatikan kondisi dan kebutuhan nutrisinya tercukupi. Untuk menyudahi keresahan tersebut, tidak ada salahnya jika Anda menambah nutrisi mereka menggunakan suplemen. Salah satu yang direkomendasikan adalah suplemen minyak ikan untuk bayi.

Minyak ikan diperkaya dengan omega 3, yaitu ALA, EPA, dan DHA. Ketiga nutrisi tersebut penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak, terutama untuk meningkatkan fungsi otak. Meski begitu, minyak ikan tidak direkomendasikan dikonsumsi oleh bayi berusia 6 bulan atau di bawah 1 tahun. Hal tersebut dikarenakan ASI merupakan asupan nutrisi utama yang harus jadi prioritas. Namun, jika situasi mengharuskan Anda memberikan minyak ikan kepada si kecil, ada baiknya untuk lebih dulu konsultasi dengan dokter. 

Minyak ikan untuk bayi harus dikonsumsi sesuai anjuran dokter

Manfaat Omega 3 Pada Minyak Ikan

Omega 3 termasuk sebagai nutrisi esensial yang tidak dapat diproduksi secara alami oleh tubuh. Selain minyak ikan, Omega 3 juga dapat ditemukan pada sayuran, produk nabati, kacang-kacangan, dan biji-bijian. 

Ada 3 macam omega 3, yaitu asam eicosapentaenoic (EPA), asam docosahexaenoic (DHA), dan asam alpha-linolenic (ALA). Sebelum mengaktifkan ALA, DHA dan EPA terlebih dahulu menjalankan fungsinya. Secara umum, berikut manfaat Omega 3 dari minyak ikan yang sangat baik bagi tumbuh kembang bayi:

Meningkatkan Fungsi Kognitif Anak

Omega 3 sangat baik bagi  untuk menjaga kesehatan si kecil, terutama pada fungsi otak. Kekurangan nutrisi omega 3 dapat menyebabkan tumbuh kembang otak menjadi terganggu dan mempengaruhi fungsi kognitif mereka. Untuk menghindari risiko tersebut, ada baiknya untuk rutin memberikan makanan yang kaya akan nutrisi. Itulah sebabnya minyak ikan untuk bayi sering digunakan orangtua untuk penuhi asupan si kecil. 

Menjaga Struktur Sel Tubuh

Kandungan asam lemak omega 3 pada minyak ikan dapat menjaga struktur sel tubuh, termasuk otak dan saraf anak. Penelitian yang pernah dilakukan oleh Universitas Oxford menemukan, anak yang tercukupi asupan asam omega-3 mudah memahami pelajaran karena daya konsentrasinya terjaga. Manfaat tersebut sangat membantu ketika si kecil melakukan aktivitas yang membutuhkan daya pikir. 

Meredakan Gejala ADHD

Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) merupakan kondisi dimana anak hiperaktif, impulsif, dan sulit untuk berkonsentrasi. Penelitian yang pernah dilakukan menemukan bahwa suplemen omega 3 dapat meredakan gejala tersebut. Kandungan dalam omega-3 juga  terbukti dapat menjaga konsentrasi, meningkatkan daya ingat, mempermudah proses belajar, hingga meredakan perilaku hiperaktif dan impulsif. 

Membantu Bayi Tidur Nyenyak

Kualitas tidur yang kurang baik dapat mengganggu tumbuh kembang si kecil. Mereka menjadi lemas, rewel, gampang lelah, dan jam tidur yang tidak teratur. Untungnya, kandungan omega-3 hadir untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi 600 miligram asam lemak omega-3 mampu meningkatkan kualitas tidur si kecil. Manfaat tersebut tentu saja melegakan hati orangtua yang selama ini kesulitan mengatasi  bayi yang mengalami susah tidur. 

Meredakan Gejala Asma

Sebuah riset menemukan bahwa suplemen omega-3 yang mengandung 120 miligram EPA dan DHA, dikonsumsi selama 10 bulan dapat meredakan asma yang dialami oleh anak-anak. Tidak hanya gejala, asam omega-3 juga diyakini mencegah penyakit asma.

Itulah manfaat kandungan omega 3 pada minyak ikan untuk bayi. Untuk dosis dan cara penggunaannya, sebaiknya orangtua melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Sebab pemberian nutrisi tambahan untuk bayi tidak boleh dilakukan sembarangan.

5 Rekomendasi Kelambu Bayi Terbaik untuk si Kecil

Kelambu bayi merupakan kain tipis dan transparan yang digunakan untuk menghindari gigitan nyamuk ketika bayi tidur. Kelambu ini dipasang di sekitar tempat tidur dan bisa dilipat kembali ketika si kecil sudah terbangun. Kelambu juga bisa dijadikan pengganti obat nyamuk karena aman dan tidak mengandung bahan kimia yang bisa berisiko bagi kesehatan bayi. Ada banyak pilihan kelambu bayi terbaik yang bisa Anda gunakan untuk si kecil tidur, beberapa di antaranya yaitu sebagai berikut.

Kelambu bayi terbaik yang bisa dibeli untuk melindungi si kecil dari gigitan serangga

Kelambu Bayi Dialogue

Kelambu bayi Dialogue menggunakan bahan dari kain vitrage yang dikombinasikan dengan kain polka dan tuil yang aman untuk bayi. Bahan vitrage dapat menghalangi cahaya yang menyilaukan agar tidak masuk. Penopang kelambu bayi terbaik ini terbuat dari baja yang lentur dan elastis sehingga mudah diposisikan, misalnya untuk menambah ketinggian kelambu. Kelambu dengan ukuran 97 x 75 x 67 cm ini memiliki resleting di bagian depan. Kelambu bayi Dialogue juga cocok digunakan sebagai media belajar untuk si kecil yang memasuki usia balita karena memiliki motif abjad. Ada dua warna yang tersedia, yaitu navy dan maroon. Kelambu bayi Dialogue dijual dengan harga mulai dari Rp 300.000 – Rp 550.000.

Kelambu Bayi Nishikawa

Produk dari Nishikawa tergolong kuat dan awet karena masing-masing penyangga menggunakan dua kawat yang kuat dan fleksibel. Sehingga kelambu bisa dibuka dan ditutup berkali-kali tanpa takut patah. Ukuran rongga yang kecil pada kain penutupnya juga membuat bayi bisa tidur dengan nyaman tanpa terganggu gigitan nyamuk. Bahan penutup dari salah satu kelambu bayi terbaik ini terbuat dari nylon sehingga tidak mudah robek, serta mudah dicuci tanpa perlu khawatir rusak saat terkena air dan sabun. Memiliki ukuran 105 x 60 cm membuat si kecil tidak terasa pengap saat tidur. Kelambu bayi Nishikawa juga mudah dilipat, sehingga mudah dibawa ketika bepergian. Kelambu bayi Nishikawa dijual dengan harga mulai dari Rp 50.000 – Rp 175.000.

Kelambu Bayi Butterfly

Kelambu bayi Butterfly menjadi kelambu bayi terbaik karena ukurannya yang besar, sehingga cocok digunakan untuk Ibu yang ingin tidur bersama dengan bayinya. Kelambu ini juga memiliki dua pintu sehingga Ibu bisa keluar masuk tanpa mengganggu tidur si kecil. Ukurannya 180 x 200 cm sehingga bisa digunakan untuk menutupi satu kasur. Meski memiliki ukuran yang besar, Anda tidak perlu khawatir karena kelambu ini tetap bisa dilipat. Bahkan kelambu bayi Butterfly dilengkapi dengan tas agar lebih mudah dan hemat ruangan ketika disimpan. Kerangka yang digunakan terbuat dari baja yang elastis dan kokoh sehingga mudah untuk diposisikan. Sesuai dengan namanya, kelambu bayi Butterfly memiliki desain seperti sayap kupu-kupu yang sedang menutup. Kelambu bayi Butterfly dijual dengan harga mulai dari Rp 120.000 – Rp 250.000.

Kelambu Bayi Uscita

Kelambu bayi terbaik selanjutnya yaitu kelambu bayi Uscita, karena dengan harga yang sangat terjangkau, Anda bisa mendapatkan kelambu dengan ukuran yang cukup besar yaitu 110 x 65 cm. Bentuknya yang unik berupa segi enam membuat kelambu ini terlihat luas sehingga si kecil bisa tidur dengan nyaman. Meski memiliki ukuran besar, Anda juga bisa menyimpannya dengan mudah, yaitu dengan menarik tali di bagian tengahnya saja dan kelambu akan menjadi ramping. Cara ini juga membuat kelambu menjadi mudah dibawa kemana-mana. Kelambu bayi Uscita dijual dengan harga mulai dari Rp 40.000 – Rp 70.000.

Kelambu Bayi Chintaka

Pilihan kelambu bayi terbaik terakhir yaitu kelambu bayi Chintaka yang hadir dalam set 2 in 1, yaitu tidak hanya kelambu bayi saja, tetapi juga dilengkapi dengan 1 bantal, 2 guling, serta 1 alas ompol. Meski memiliki tambahan bantal dan guling, kelambu ini tetap ringan dan bisa disimpan dalam bentuk kecil, sehingga tetap mudah untuk dibawa bepergian. Kelambu ini tersedia dalam warna cokelat, ungu, dan hitam. Kelambu bayi Chintaka dijual dengan harga mulai dari Rp 150.000 – Rp 250.000.

Training Pants, Celana Latihan untuk Anak yang Belajar Potty Train

Training pants adalah celana yang bisa digunakan oleh anak-anak untuk belajar buang air besar. Celana ini membantu anak yang sedang belajar buang air besar di toilet. Anak-anak akan membutuhkannya sebagai perantara popok dan juga toilet dewasa. 

Celana ini juga bisa digunakan sebagai alat untuk latihan agar anak bisa ke toilet secara lancar. Memangnya apa saja kelebihan dari celana training ini? Berikut ini adalah ulasannya. 

Training pants mendorong anak untuk terbiasa buang air di toliet

Training pants dibuat dari bahan yang mudah kering 

Pada umumnya ada banyak teknik yang bisa digunakan untuk membantu anak-anak menjalankan potty training mereka. Potty training sendiri adalah latihan untuk membiasakan anak buang air besar di toilet setelah sebelumnya mereka bisa buang air besar di celana. 

Potty training bisa saja mudah atau sulit bagi sebagian orang. Hal ini tergantung anak-anak sendiri. Inilah yang menyebabkan ada banyak sekali teknik potty training yang bisa dicoba dan menggunakan celana training adalah salah satunya. 

Menggunakan celana training untuk latihan potty memiliki banyak kelebihan karena celana ini mudah kering. Celana training dibuat dengan menggunakan bahan kain dan penyerap serta barier untuk menahannya tembus. Karena terbuat dari bahan kain maka celana ini mudah kering. 

Karena mudah kering, ketika anak-anak sedang belajar menahan rasa ingin ke belakang, mereka tidak takut terjadi kecelakaan kecil seperti air seni yang keluar sedikit saat di perjalanan. Karena air ini nantinya akan lebih mudah basah sehingga anak menjadi lebih percaya diri. 

Celana training memiliki model seperti celana 

Salah satu kelebihan lain dari celana training adalah bentuknya yang mirip dengan celana pada umumnya. Celana training dibuat dengan model mirip dengan celana dalam sehingga anak-anak bisa menggunakan dan melepas celananya sendiri. 

Pengalaman menggunakan dan melepas celana ini bisa jadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak. Pasalnya anak-anak menjadi lebih nyaman dan merasa dipercaya seperti orang dewasa. Hal ini menumbuhkan rasa percaya diri dan kemauannya untuk belajar menggunakan toilet untuk buang air besar. 

Tersedia banyak tipe celana 

Selain kelebihan di atas, training pants juga memiliki kelebihan dari segi modelnya yang cukup beragam. Ada banyak sekali tipe dari celana training yang bisa ditemukan. Mulai dari celana yang dibuat dari kain dan celana training dari bahan disposable atau sekali buang. 

Pemilihan dari celana training ini bisa disesuaikan dengan tingkat kemahiran dan kenyamanan anak saat menggunakannya. Jika Anda menggunakan celana training yang memiliki bahan disposable, celana ini nantinya bisa digunakan lebih nyaman karena tidak perlu cuci ulang. 

Sedangkan untuk celana training dengan bahan kain, ia memiliki kelebihan dari segi bahannya yang lebih nyaman serta penggunaannya yang bisa tahan lama bahkan bisa untuk adik anak Anda di masa depan. 

Memberikan perlindungan di malam hari 

Selanjutnya, untuk anak-anak yang di malam hari masih sulit menyadari ia akan buang air kecil maka menggunakan celana training bisa jadi pilihan. Pada saat tidur terkadang anak terlambat menyadari bahwa ia ingin buang air kecil. Dengan menggunakan celana training, hal ini bisa dihindari karena anak tidak lagi merasa khawatir dengan kecelakaan kecil di malam hari. Akan tetapi perlu diperhatikan juga bahwa celana training tidak bisa memberikan perlindungan pada kecelakaan besar seperti mengompol. Jika digunakan untuk air dengan jumlah kecil celana training ini masih bisa mengatasinya. Tetapi jika sudah terlalu banyak training pants Ini akan bocor juga.

Cara Mengobati Telinga Keluar Cairan Kuning Pada Bayi yang Benar

Cairan kuning yang keluar dari telinga biasanya merupakan tanda adanya kotoran telinga atau ear wax. Kotoran telinga tersebut tercampur dengan air dan menjadi lebih cair sebelum keluar dari telinga. Dalam kasus yang lebih parah, cairan kuning yang tercampur darah dapat mengindikasikan adanya pecah gendang telinga. Kondisi ini dapat terjadi pada bayi. Guna memastikan bayi mendapatkan penanganan yang tepat, cara mengobati telinga keluar cairan kuning pada bayi adalah dengan memeriksakan anak ke dokter anak segera. 

Telinga bayi bau dapat terjadi akibat infeksi otitis media

Sebelum Anda mencari cara mengobati telinga keluar cairan kuning pada bayi, ketahui bahwa telinga sering mengeluarkan ear wax untuk mencegah debu, bakteri, dan zat asing lainnya masuk ke dalam telinga. Hal ini biasanya tidak perlu menyebabkan kekhawatiran tersendiri. Akan tetapi, beberapa kondisi dapat menyebabkan darah dan cairan lain keluar dari telinga. Gejala ini dapat mengindikasikan adanya cedera atau infeksi yang membutuhkan perawatan medis secepatnya. Keluarnya cairan yang terus menerus terjadi selama beberapa hari, yang terdiri dari cairan jenis lainnya, atau muncul bersamaan dengan gejala lain dapat menjadi tanda bahwa Anda perlu menghubungi dokter segera. 

Ada beberapa kemungkinan penyebab keluarnya cairan kuning dari telinga. Sehingga, cara mengobati telinga keluar cairan kuning pada bayi akan bergantung pada masing-masing penyebab kondisi. 

  • Air di telinga. Cairan kuning yang ada di telinga merupakan campuran dari air serta kotoran dari telinga. Saat seseorang berenang atau mandi, hal ini akan membuat telinga terpapar oleh air secara langsung. Ada kemungkinan saat Anda memandikan bayi, air masuk ke dalam telinganya. Jika air masuk ke dalam telinga dan bercampur dengan kotoran telinga, akan keluar campuran yang terlihat kekuningan. Meskipun terlihat menakutkan, hal ini tidak perlu menimbulkan suatu kekhawatiran tersendiri dalam banyak kasus. Akan tetapi, perhatikan dengan seksama apabila ada gejala lain yang muncul, dan apabila cairan kuning tersebut terus menerus terjadi selama beberapa hari. 
  • Swimmer’s ear. Dikenal pula dengan sebutan otitis externa, ini merupakan sebuah infeksi bakteri di telinga. Kondisi ini biasa terjadi ketika ada air berlebih di saluran telinga, menyebabkan bakteri dan jamur menumpuk dan menginfeksi saluran telinga. Sama seperti namanya, swimmer’s ear dihubungkan dengan menghabiskan banyak waktu di air. Namun, sumber bakteri apapun di telinga dapat menyebabkan kondisi ini. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), swimmer’s ear lebih sering terjadi pada anak-anak, meskipun kondisi ini dapat menyerang siapa saja. Beberapa gejala lain dari swimmer’s ear di antaranya adalah gangguan pendengaran yang terganggu, kemerahan di telinga, gatal-gatal di telinga, rasa nyeri, dan demam. 
  • Trauma. Rumah Sakit Anak Seattle menyatakan bahwa trauma di saluran telinga dapat menyebabkan infeksi. Menggosok saluran telinga menggunakan kuku dapat menyebabkan luka terbuka di daerah tersebut. Hal ini dapat membuat saluran telinga rentan terkena infeksi. Menggunakan cotton swabs juga dapat meninggalkan kerusakan, menyebabkan keluarnya cairan berlebih dari dalam telinga. Tanda-tanda trauma di antaranya adalah pendarahan dari telinga, nyeri, iritasi, hilangnya pendengaran, dan perubahan pada pendengaran. 

Cara mengobati telinga keluar cairan kuning pada bayi tergantung pada apa yang menyebabkan kondisi ini pada bayi Anda. Apabila cairan kuning disebabkan karena air di telinga akibat saat memandikan air masuk ke dalam telinga, ibu tidak perlu khawatir karena dalam banyak kasus ini merupakan hal yang normal. Namun, apabila kondisi ini terus menerus terjadi, segera konsultasi dengan dokter anak.

Milna Wgain Makanan Padat Pertama? Informasi Pemberian Makanan

Memulai memberikan bayi makanan padat untuk pertama kalinya merupakan hal yang menyenangkan serta penting untuk perkembangan bayi. Namun, masa ini juga menjadi masa yang cukup menakutkan dan mengkhawatirkan, karena Anda ingin selalu memberikan makanan yang terbaik, seperti Milna wgain contohnya, untuk sang buah hati. Dalam masa ini, tidak hanya Anda akan memperkenalkan dunia dengan rasa dan tekstur yang baru, tetapi juga membantu mereka untuk dapat tumbuh dengan sehat dan kuat. Artikel ini akan membahas seputar bagaimana dan kapan memilai makanan padat untuk transisi makanan yang baik. 

Mengetahui kapan memberi bayi makanan padat seperti milna wgain sangatlah penting. Memulai terlalu dini dapat meningkatkan risiko tersedak, obesitas, dan sakit perut; namun memperkenalkan makanan padat terlalu lmaa dapat berarti Anda memperlembat pertumbuhan dan perkembangan anak. Untungnya, dokter telah menemukan waktu yang tepat kapan memberi makanan padat untuk anak, yaitu antara usia 4 hingga 6 bulan. Idealnya, menurut Akademi Ilmu Kesehatan Anak, bayi perlu menerima nutrisi mereka secara eksklusif lewat ASI hingga anak berusia 6 bulan. Bagaimana mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memulai memberi makanan padat bagi anak? Mereka akan memberitahu Anda dengan tanda-tanda seperti:

  • Bayi dapat duduk tinggi sendiri dengan nyaman. Ini adalah tanda yang besar ketika kita membicarakan kapan memberi makan makanan padat untuk bayi. Hal ini berarti bayi dapat menjaga kepala mereka tegak dan tidak perlu disanggah untuk berada pada posisi yang tegak, yang berarti sangat penting untuk menghindari terjadinya tersedak. 
  • Bayi tertarik dengan waktu makan. Bayi gemar menirukan apa yang kita lakukan, sehingga ketika anak suka duduk dan melihat Anda makan, ini dapat menjadi pertanda bahwa anak sudah siap memulai mendapatkan waktu makan makanan padatnya. 
  • Bayi dapat menggerakkan makanan ke bagian belakang tenggorokan untuk menelannya. Namun, jika bayi sering mengeluarkan makanan dari mulut, bukan karena mereka tidak menyukainya, namun karena mereka tidak bisa memasukkannya, tunda dulu waktu memberikan makanan padat untuk si kecil. 

Pada usia antara 4 hingga 6 bulan, kebanyakan nutrisi yang didapatkan oleh bayi akan berasal dari ASI atau formula, sehingga jangan khawatir apabila bayi tidak langsung suka makan. Memperkenalkan makanan padat merupakan sebuah proses yang berlangsung perlahan, dan setiap bayi belajar dengan caranya masing-masing. 

Makanan yang terbaik

Tidak ada aturan makanan resmi untuk bayi memulai makanan padatnya, dan tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa bayi perlu memperkenalkan satu jenis makanan sebelum yang lainnya. Meskipun demikian, cereal bayi merupakan jenis makanan yang paling sering direkomendasikan. Anda bisa selalu menambahkan susu untuk membuat tekstur yang lebih padat. Banyak dokter juga merekomendasikan Anda perlu memulai memberikan sayuran sebelum memperkenalkan bayi dengan buah. 

Itulah sebabnya Milna wgain sangat baik untuk menjadi sumber makanan padat pendamping ASI. MPASI instan ini cocok untuk anak usia 8 bulan dan dipenuhi dengan kombinasi whey dan protein ayam yang sangat berkualitas. Kandungan minyak kelapa di dalamnya juga dapat membantu dalam menambah berat bayi apabila MPASI ini diberikan dalam 2 kali setiap hari dengan rutin. Dengan New Improved Formula yang ada di dalamnya, Milna wgain dapat menjadi MPASI untuk membantu menunjang tumbuh kembang anak menjadi lebih optimal. Selain itu, Milna wgain juga dilengkapi dengan omega 3 dan 6, 15 vitamin dan mineral. 

Bayi Siap Konsumsi Makanan Padat? Yuk Kenali Perlengkapan MPASI Ini

Bayi Siap Konsumsi Makanan Padat? Yuk Kenali Perlengkapan MPASI Ini

Kapan bisa mengenalkan MPASI?

Selama sekitar 6 bulan pertama, bayi mendapatkan asupan zat besi cadangan dari dalam tubuhnya sejak masih dalam kandungan. Bayi juga mendapatkan zat besi dari ASI dan/atau susu formula.

Namun, cadangan zat besi itu perlahan-lahan menurun dan setelah 6 bulan, kandungan zat besi dari ASI dan susu formula tidak cukup memenuhi kebutuhan bayi.

Sebelum memberikan MPASI, Anda perlu mengenali tanda-tanda bahwa si kecil sudah siap menerimanya. Anda dapat memperhatikan perkembangan fisik dan perilaku bayi.

Berikut beberapa pertanda bahwa si kecil sudah siap menerima makanan padat:

  • Dapat mengontrol kepala dan leher dengan baik dan dapat duduk tegak saat ditopang
  • Menunjukkan minat pada makanan, misalnya dengan melihat makanan di piring Anda
  • Mencoba menjangkau makanan Anda
  • Membuka mulut ketika Anda menawarkan makanan dengan sendok

Sebagian besar bayi mulai menunjukkan tanda-tanda ini di usia 6 bulan. Meski begitu, kemunculan tanda ini berbeda-beda pada setiap bayi.

Anda tidak disarankan memberikan MPASI pada bayi sebelum berusia 4 bulan. Lalu, jika sampai 7 bulan bayi belum menunjukkan tanda-tanda siap menerima MPASI, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Memasak MPASI

Nah setelah memahami kapan harus memberikan MPASI, Anda harus mempelajari bagaimana cara menyiapkan makanan padat yang tepat untuk si kecil.

Cara mengolah MPASI harus diperhatikan untuk mempertahankan nutrisi makanan. Berikut panduan mempersiapkan MPASI untuk si kecil.

Jaga kebersihan. Tips pertama yang paling penting, jagalah kebersihan semaksimal mungkin saat mempersiapkan MPASI. Cuci tangan dengan sabun dan gunakan peralatan makan yang sudah dibersihkan.

Cuci, kupas dan buang biji-bijian dari buah-buahan. Buah dan sayuran yang ditanam dekat dengan tanah mengandung bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Karena itu, cuci buah dan sayuran dengan bersih.

Masak makanan sampai empuk. Saat ini sudah terdapat alat masak seperti slow cooker atau food processor. Coba masak makanan dengan sedikit air dan olah sampai empuk.

Haluskan buah segar. Jangan tambahkan madu untuk anak di bawah 12 bulan. Anda juga sebaiknya tidak menambahkan sirup jagung atau pemanis lainnya.

Perhatikan tekstur dan suhu makanan. Makanan yang terlalu padat dapat membuat bayi tersedak. Haluskan makanan hingga mencapai tekstur yang tepat. Selain itu, jangan berikan makanan yang terlalu panas. Ukuran ketahanan panas orang dewasa dan bayi berbeda.

Masak telur dan daging sampai matang. Bayi sangat rentan keracunan makanan karena konsumsi daging, unggas, dan telur yang kurang matang.

Jangan samakan takaran bumbu. Jika Anda memberi bayi makanan yang sama dengan menu keluarga, pisahkan bagian bayi sebelum memberi garam dan bumbu lainnya. Cita rasa bayi masih rendah dan sangat sensitif.

Pentingnya perlengkapan MPASI

Selain mengenali tanda kesiapan anak memulai MPASI perdananya, hal lain yang harus disiapkan untuk MPASI adalah pemilihan perlengkapan MPASI yang harus dibeli. Di tengah banyaknya peralatan MPASI yang beredar di pasaran, mana yang benar-benar perlu dibeli?

Membeli peralatan MPASI memang harus disesuaikan dengan kebutuhan maupun budget Anda sendiri. Namun secara garis besar, ada beberapa rekomendasi perlengkapan MPASI yang dapat Anda pertimbangkan, misalnya:

1. Slow cooker

Perlengkapan MPASI yang satu ini mungkin bisa dimasukkan dalam daftar persiapan MPASI bagi ibu yang sibuk atau sekedar ingin mengolah makanan bayi dengan cara yang praktis. Memasak makanan bayi dengan slow cooker juga disebut-sebut dapat menjaga kadar nutrisi, bahkan meningkatkan kualitas gizi di dalamnya.Seperti namanya, slow cooker bekerja dengan memasak makanan dengan suhu yang relatif rendah sehingga butuh waktu lama bagi MPASI untuk matang. Saat ini, slow cooker yang beredar di pasaran pun beragam, ada yang memiliki timer, ada pula yang memiliki kapasitas lebih besar hingga 1,5 liter (umumnya 0,7 liter).

2. Panci dan kukusan

Bagi Anda yang ingin memasak MPASI tidak dengan slow cooker, maka menggunakan panci dan kukusan adalah alternatifnya. Pastikan Anda memilih bahan panci dan kukusan dari baja tahan karat, agar tidak makanan di dalamnya tidak terkontaminasi.

3. Blender dan saringan kawat

Setelah MPASI yang dimasak dengan slow cooker atau kukusan matang, maka makanan itu harus melalui proses pelumatan dengan alat MPASI berupa blender atau saringan kawat. Hal ini sesuai dengan tekstur MPASI 6 bulan yang dianjurkan IDAI, yakni bubur kental (puree).Pastikan Anda memilih saringan kawat yang terbuat dari baja antikarat. Bila Anda memiliki budget lebih, ada pula alat elektronik yang menggabungkan kukusan dengan blender (steam and blend).

4. Wadah penyimpanan

MPASI yang sudah matang bisa disajikan langsung ke bayi atau disimpan dalam wadah penyimpanan. Terdapat beberapa tips dalam memilih alat makan maupun wadah penyimpanan makanan bayi yang aman, salah satunya adalah memastikan bahannya bebas Bisphenol A (BPA free) bila terbuat dari plastik.BPA merupakan zat kimia yang bila tertelan bisa sampai mengakibatkan kerusakan otak pada anak. Sebagai alternatif, Anda dapat memilih alat makan yang terbuat dari stainless steel atau wadah penyimpanan yang terbuat dari kaca.

5. Perlengkapan makan

Perlengkapan MPASI yang harus dibeli dan tidak boleh terlewat tentunya adalah perlengkapan makan. Anda dapat membeli satu set alat makan bayi yang juga berlabel BPA free. Untuk melengkapi perlengkapan makan tersebut, Anda juga bisa membeli tempat duduk untuk makan bayi (high chair), celemek makan, hingga peralatan masak lainnya.