Cara Mengatasi Beragam Penyebab Bibir Bengkak

Penyebab bibir bengkak bisa sangat beragam, mulai dari kondisi ringan seperti tergigit, alergi, hingga penyakit langka. Mengenali apa penyebabnya sangat penting untuk bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Tiap penyebab memiliki penanganannya sendiri. Ada yang bisa dilakukan sendiri di rumah, membeli obat-obatan di apotek, atau harus menggunakan penanganan medis segera.

Penyebab bibir bengkak salah satunya bisa jadi alergi

Jika bibir bengkak yang dialami disertai gejala lain yang cukup parah, misalnya kebas dan bernanah, hindari melakukan diagnosis sendiri dan segera periksakan ke dokter.

Cara Mengatasi Bibir Bengkak

Cara untuk mengobati bibir bengkak bergantung dari penyebab dan keparahan gejala yang dialami. Jika Anda bangun dari tidur dan menemukan bibir bengkak ringan tidak disertai gejala lain, biasanya akan hilang dengan sendirinya.

Lebih dari 24 jam tidak juga hilang atau menunjukkan tanda-tanda reaksi alergi parah, segera periksakan ke dokter. 

1. Pengobatan di rumah

Bibir bengkak yang disebabkan kondisi ringan seperti tergigit saat tidur, digigit serangga (semut atau lebah), luka bakar (sunburn), atau luka akibat cedera bisa diobati di rumah.

Untuk penanganan satu ini pada umumnya Anda tahu jelas apa penyebabnya. Cara termudah yang bisa dilakukan adalah membungkus es batu dengan handuk atau serbet dan menempelkannya ke bibir yang bengkak selama kurang lebih 15 menit.

Cara ini ampuh untuk mengurangi peradangan yang terjadi di bibir. Akan tetapi jangan langsung menempelkan es ke kulit karena bisa menyebabkan kerusakan.

Jika disebabkan oleh luka bakar atau sunburn, Anda bisa mengoleskan lotion dengan ekstrak lidah buaya. Apabila muncul pecah-pecah atau kering bisa Anda tambahkan dengan lip balm yang lembut.

Ada beberapa pengobatan lainnya untuk bibir bengkak akibat sunburn, seperti teh hitam dan madu, mandi menggunakan air dingin, atau merendam tubuh dengan air dingin yang ditambah dengan bubur oat. 

Bersihkan luka penyebab bibir bengkak dengan kain bersih dan tekan dengan kain bersih lain atau perban untuk menghentikan pendarahan. Jika luka berada di dalam mulut, bersihkan dengan air dingin kemudian letakkan es di dalam mulut untuk mengurangi bengkak dan nyeri. 

Jika lukanya cukup lebar, biasanya karena gigitan serangga atau hewan dan kemudian menunjukkan tanda-tanda infeksi, segera periksakan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. 

2. Penanganan obat-obatan

Bibir bengkak yang disebabkan oleh alergi atau peradangan, menggunakan obat-obatan seperti obat anti-inflamasi (NSAID) bisa membantu. Contohnya adalah ibuprofen dan corticosteroid yang bisa ditemukan di apotek baik menggunakan resep maupun tidak.

Obat anti-inflamasi juga bisa membantu mengurangi memar atau cedera lain yang menyebabkan bibir bengkak. Beberapa kondisi lain yang terkait dengan neurologis atau saraf membutuhkan penangan invasif, misalnya menggunakan obat baclofen atau perileks otot. 

Obat antihistamin juga bisa membantu apabila kamu mengalami angioedema, kecuali dalam kasus yang lebih serius yang membutuhkan penangan medis atau dokter.

3. Penanganan medis atau dokter

Walaupun kondisinya terdengar ringan, namun bibir bengkak bisa disebabkan oleh kondisi atau penyakit yang membahayakan. Misalnya alergi yang disertai gejala berat seperti mengi, napas pendek atau bengkak di bagian wajah lain yang berujung pada syok anafilaksis.

Dalam kondisi tersebut maka harus mendapatkan penanganan dokter secepatnya. Untuk bengkak yang sudah parah biasanya dokter akan merekomendasikan terapi radiasi dan operasi.

Jika mengalami jerawat kistik atau adanya kista mencurigakan di bibir atau di bawahnya, periksakan ke dokter kulit untuk penanganan lebih lanjut.

Komplikasi Bibir Bengkak

Penyebab bibir bengkak yang tidak ditangani dan diatasi dengan serius dan secepatnya bisa menyebabkan komplikasi. Komplikasi ini bisa sangat progresif dan bervariasi tergantung dari penyebabnya.

Karena bisa dipicu oleh penyakit serius, tidak segera mencari penanganan medis dapat menyebabkan komplikasi dan kerusakan permanen. 

Segera periksakan ke dokter bila bengkak tidak hilang selama beberapa waktu yang lama, adanya perubahan warna, atau gejala yang tidak biasa di bibir Anda. 

Setelah diperiksa dan penyebabnya terdiagnosis, Anda akan mendapatkan penanganan yang sesuai dan bisa mengurangi risiko terjadinya komplikasi seperti:

  • Kelainan bentuk
  • Kesulitan bernapas atau henti napas akibat syok anafilaksis
  • Penyebaran infeksi ke bagian tubuh lain, termasuk darah

Jangan remehkan apapun penyebab bibir bengkak yang Anda alami. Sebaiknya obati dengan baik dan jelas dan jangan ragu untuk memeriksakan ke dokter bila gejala semakin serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *