Bahan Alami Bedak Purol Ampuh Merawat Kulit

Produksi keringat berlebih, kotoran, dan bakteri dapat membuat kulit Anda gatal dan kering. Untuk merawat kulit tetap sehat, gunakan bedak tabur dengan bahan alami seperti bedak Purol. Diformulasikan untuk semua jenis kulit, bedak Purol terbuat dari bahan-bahan alami, seperti sulfur, zinc dioksida, asam salisilat, vitamin C, canola oil, dan minyak jarak yang aman digunakan untuk semua jenis kulit. 

Penyebab Kulit Gatal

Ada berbagai faktor yang menyebabkan kulit Anda gatal dan kering. Kondisi ini tentu sering terjadi baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Beberapa faktor lain yang menyebabkan kulit Anda gatal yaitu:

  • Gangguan kulit seperti kulit kering, kudis, eksim, psoriasis, parasit, luka bakar, bekas luka, dan gigitan serangga. 
  • Penyakit serius seperti gangguan hati, diabetes, masalah tiroid, penyakit ginjal, anemia, dan limfoma.
  • Gangguan saraf seperti multiple sclerosis dan herpes zoster (herpes zoster).
  • Iritasi dan reaksi alergi akibat bahan kimia, sabun, dan zat lain dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan ruam dan gatal. 

Formulasi Bahan Alami Bedak Purol

Untuk meredakan gatal pada kulit, Anda dapat menggunakan bedak Purol sesuai kebutuhan. Bedak Purol cocok untuk berbagai jenis kulit, sehingga aman digunakan setiap hari. Berikut beberapa bahan alami dalam bedak Purol yang terbukti efektif meredakan gatal dan merawat kulit.

  1. Ascorbyl palmitate

Ascorbyl palmitate dikenal sebagai vitamin C. Senyawa ini bersifat sebagai antioksidan yang mampu membantu menjaga kesehatan kulit dengan menangkal radikal bebas. 

  1. Canola oil

Minyak canola (canola oil) adalah minyak nabati yang terbuat dari biji tanaman Canola (Brassica napus). Minyak canola mengandung vitamin E dan lemak tak jenis (omega 3 dan omega 6) yang baik untuk kesehatan. Vitamin E yang terkandung dalam minyak canola terbukti mampu menjaga kesehatan sel-sel tubuh termasuk sel jaringan kulit. 

Selain itu, omega 3 dan omega 6 baik untuk melembapkan kulit, mengurangi gatal, dan mengobati masalah kulit seperti dermatitis atopik. Cara kerja omega 3 dan 6 adalah dengan menjaga kelembapan dan menutrisi kulit hingga lapisan terdalam, sehingga mampu meningkatkan lapisan kulit terluar. 

  1. Minyak Jarak

Minyak jarak (castor oil) terbuat dari biji jarak (Ricinus communis) dan telah digunakan sejak ribuan tahun lalu untuk mengobati berbagai masalah kesehatan. Minyak jarak kaya akan asam risinoleat yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. Senyawa ini bertindak sebagai humektan yang digunakan untuk melembapkan kulit.

Selain itu, minyak jarak juga bersifat antiinflamasi dan antibakteri, sehingga efektif untuk mempercepat penyembuhan dan mengeringkan luka. Minyak jarak juga mampu membantu penyembuhan iritasi kulit akibat psoriasis dan melindungi kulit dari bakteri Staphylococcus aureus serta jamur.

  1. Zinc dioksida

Zinc dioksida efektif mengobati ruam popok, luka bakar ringan, kulit pecah-pecah, mempercepat penyembuhan luka, dan melindungi dari efek sinar UV. Senyawa ini juga efektif melindungi kulit dari bakteri. 

  1. Asam salisilat

Asam salisilat termasuk dalam kelompok obat keratolitik. Asam salisilat sering digunakan untuk mengobati masalah kulit, seperti kulit menebal, kulit bersisi, dan kulit terkelupas.

  1. Sulfur

Sulfur mampu menyerap minyak (sebum) yang diproduksi kulit. Selain itu, sulfur juga bersifat antibakteri, sehingga efektif mengobati dermatitis seboroik dan jerawat.

Catatan SehatQ

Gunakan bedak Purol sesuai dengan kebutuhan sehabis mandi. Taburkan pada area yang mengalami gatal. Anda dapat mengaplikasikannya kembali jika kulit terasa gatal dan kemerahan. Jika selama pemakaian terjadi iritasi atau reaksi alergi, segera hentikan pemakaian bedak ini, lalu bilas dengan air bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *