Avoskin Facial Wash Mengandung Madu untuk Jerawat

Sebagai sabun batang untuk mengatasi jerawat, Avoskin facial wash mengandung madu sebagai salah satu bahan aktifnya. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, benarkah madu memiliki efek yang baik terhadap perawatan jerawat? Jawaban singkatnya, iya.

Bukan berarti madu merupakan penyembuh jerawat dan dapat mencegah terjadinya jerawat untuk datang lagi di masa depan, namun madu dikenal memiliki efek antibakteri dan kualitas untuk menenangkan. Kualitas tersebut dapat membantu meredakan peradangan yang terjadi saat seseorang menderita jerawat. 

Semua jenis madu murni mengandung sifat antibakteri. Hal ini ada berkat produksi enzim hydrogen peroksida. Selain mendapatkan manfaat madu tersebut dari produk pembersih wajah seperti Avoskin facial wash, Anda juga bisa menggunakan madu murni atau alami yang belum dipanaskan dan diproses menggunakan metode pemrosesan tertentu. Hal ini disebabkan karena madu yang telah mengalami banyak metode pemrosesan akan kehilangan sifat antibakteri yang dimilikinya. 

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa madu Manuka merupakan madu terbaik untuk menyembuhkan jerawat. Meskipun belum diteliti secara menyeluruh, ada beberapa penelitian yang menyatakan bahwa madu jenis ini memiliki efek antibakteri yang lebih besar. Dipercaya bahwa madu Manuka masih bisa memproduksi sifat dan kualitas tersebut meskipun ketika aktivitas hydrogen peroksida terhambat. 

Avoskin facial wash menggunakan madu dalam produknya karena efek antibakteri utama dari madu, yang mungkin disebabkan karena kandungan asam glucuronic yang tinggi, yang mana nantinya akan diubah menjadi glucose oxidase. Pada kulit, oxidase tersebut akan diubah secepatnya menjadi hydrogen peroksida.

Fungsi hydrogen peroksida mirip dengan perawatan jerawat lainnya seperti benzoyl peroksida. Sifat menenangkan dari madu juga dapat berasal dari kombinasi antara peptide, antioksidan, vitamin B, asam lemak, dan juga asam amino. Ketika dioleskan langsung ke kulit, senyawa-senyawa tersebut akan memiliki efek menenangkan dan dapat membantu mengurangi kemerahan. 

Ada beberapa penelitian yang mendukung manfaat madu terhadap perawatan jerawat. Para tenaga profesional telah menggunakan madu untuk menenangkan berbagai macam luka, mulai dari luka bakar, pilonidal sinus, dan ulkus kaki diabetik. Penelitian yang tersedia pada peran madu dalam produk kecantikan menyatakan bahwa madu banyak ditemukan di produk seperti lip balm, lotion hidrasi, conditioner rambut, dan juga perawatan garis halus. Satu studi menemukan bahwa madu dapat memiliki sifat antibakteri yang efektif dalam melawan staphylococci, sejenis bakteri. Namun, penting untuk diketahui bahwa bakteri tersebut berbeda dengan bakteri yang menyebabkan jerawat. 

Ada banyak produk perawatan kulit yang menggunakan madu sebagai salah satu bahan aktifnya, salah satunya adalah Avoskin facial wash. Apabila Anda memiliki noda wajah yang meradang, madu Manuka Australia dapat membantu meredakan iritasi dan kunyit dapat membuat kulit tampak lebih bercahaya. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan madu murni, penting untuk diingat bahwa madu dapat memiliki efek samping dan risiko yang perlu dipertimbangkan. Meskipun madu memiliki efek menenangkan dan melegakan, bukan berarti penggunaan madu cocok untuk semua orang dan semua jenis kulit. Beberapa jenis kulit, misalnya kulit sensitif, dapat menjadi iritasi akibat penggunaan madu, propolis, atau produk lebah lainnya. 

Anda bisa mendapatkan manfaat madu dari produk seperti Avoskin facial wash. Sabun pembersih wajah ini tidak hanya mengandung madu saja, tetapi juga diperkaya dengan minyak zaitun. Minyak zaitun dan madu memiliki efek positif dalam mengatasi jerawat. Anda juga bisa mencoba madu murni yang belum mendapatkan proses pemrosesan apapun. Madu murni memiliki efek antibakteri yang dapat membantu mengatasi jerawat mengganggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *