5 Penyebab Batuk Berdarah yang Harus Diketahui

penyebab batuk berdarah

Dalam istilah medis, batuk darah disebut hemoptisis yang mungkin menjadi pertanda masalah serius, meski tak selalu demikian. Kondisi ini menyebakan Anda mengeluarkan batuk yang disertai dengan darah. Lain halnya dengan muntah darah yang berasal dari saluran pencernaan.Batuk berdarah dapat menjadi gejala dari suatu penyakit. Batuk keluar darah dapat terjadi karena berbagai hal. Berikut ini penyebab batuk berdarah yang biasa terjadi:

Batuk yang berkepanjangan dan parah

Jika Anda penderita batuk parah yang berkepanjangan maka mungkin saja Anda mengeluarkan darah. Sebab, batuk dengan intensitas tinggi, dapat mengakibatkan tenggorokan atau saluran pernapasan terluka maupun iritasi, sehingga berdarah.

Infeksi paru

Infeksi paru dapat disebabkan oleh berbagai kuman penyebab penyakit, seperti bakteri dan virus. Salah satu contoh infeksi paru adalah pneumonia, yang disebabkan oleh virus.Selain menyebabkan batuk berdarah, infeksi paru juga dapat membuat Anda demam, sesak napas, dan mengeluarkan dahak yang mengandung nanah. Sistem kekebalan tubuh yang lemah membuat Anda rentan terkena infeksi. Anak-anak juga bisa mengalaminya sehingga Anda harus mencegah infeksi ini.

Bronkiektasis

Bronkiektasis terjadi ketika saluran udara paru-paru melebar dan menebal secara abnormal, sehingga muncul penumpukan bakteri dan lendir yang berlebih, dan membuat paru-paru rentan terkena infeksi.Gejala yang paling umum dari bronkiektasis yaitu batuk berdahak dengan sering. Kondisi ini juga dapat menyebabkan batuk keluar darah dan sesak napas.

Bronkitis

Bronkitis merupakan radang yang terjadi pada tabung bronkial yang mengalirkan udara dari tenggorokan ke paru-paru.Ketika tabung tersebut meradang, lendir akan mengalami penumpukan. Bronkitis pun dapat menyebabkan batuk darah, sesak napas, dan demam ringan.

Tuberkulosis (TBC)

Tuberkulosis merupakan infeksi bakteri yang dapat mempengaruhi paru-paru. Anda dapat terkena TBC jika menghirup percikan batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi.TBC dapat menyebabkan Anda sering batuk, bahkan lebih dari tiga minggu, yang disertai dengan dahak atau darah. Anda juga mungkin mengalami demam, kelelahan, dan tidak nafsu makan.

Kanker paru-paru

Kanker paru dapat menyebabkan terjadinya batuk darah. Kanker ini lebih mungkin terjadi jika Anda berusia di atas 40 tahun, dan memiliki kebiasaan merokok. Kebiasaan merokok lambat laun dapat meracuni paru-paru Anda, hingga mengalami kerusakan.

Emboli paru

Emboli paru merupakan pembuluh darah yang tersumbat di paru-paru. Emboli paru dapat menyebabkan batuk berdarah, kesulitan bernapas, dan sakit di dada atau punggung bagian atas. Hal ini dapat mengancam jiwa Anda, jika tidak segera ditangani.

Selain ketujuh penyebab umum di atas, batuk berdarah juga dapat disebabkan oleh penyakit paru obstruktif kronis, edema paru, paru-paru basah, kanker tenggorokan atau saluran pernapasan, gagal jantung kongestif, abses paru-paru, infeksi parasit, trauma, pengunaan obat-obatan pengencer darah, kondisi peradangan atau autoimun, dan malformasi areteri. Beberapa gejala batuk berdarah yang tidak boleh Anda abaikan, yaitu:

  • Darah yang keluar volumenya banyak, lebih dari dua sendok teh
  • Batuk berdarah disertai dengan dahak
  • Batuk berdarah berlangsung dalam waktu yang lama
  • Ketika batuk berdarah, Anda mengalami demam, dan berkeringat.
  • Anda juga merasa sesak napas atau nyeri dada.
  • Batuk berdarah disertai pula dengan urine atau feses yang berdarah
  • Anda kehilangan nafsu makan sehingga berat badan berkurang.

Pendarahan juga bisa berasal dari luar paru-paru atau saluran pernapasan. Darah yang keluar dari saluran pencernaan disebut hematemesis atau muntah darah.Jika Anda mengalami batuk berdarah, sebaiknya segera periksakan diri Anda pada dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Sebab, kondisi tersebut bisa saja menjadi tanda dari penyakit serius yang dapat mengancam nyawa Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *