Cek Kesehatan Jiwamu dengan Hal-Hal Ini

tes kesehatan jiwa tidak sesederhana memilih satu jawaban dari kuis-kuis yang beredar di internet

Seringkali kesehatan jiwa disepelekan dan bahkan dilupakan oleh kebanyakan orang yang sudah sibuk dengan aktivitas sehari-hari. Padahal, kesehatan jiwa sangat penting untuk diperhatikan seperti kesehatan fisik. Jiwa yang terganggu bisa menyebabkan rendahnya kualitas hidup hingga berdampak pada kesehatan tubuh, untuk itu seseorang perlu melakukan tes kesehatan jiwa.

Kesehatan jiwa adalah kondisi emosi, psikologi dan sosial yang seimbang dalam tubuh seseorang dan memengaruhi bagaimana perasaan, cara berpikir dan bagaimana seseorang tersebut bertahan hidup di tengah masyarakat. Kesehatan jiwa sangat berpengaruh pada proses pengambilan keputusan hingga bagaimana orang memilih cara mengatasi stres yang melanda.

Cara Tes Kesehatan Jiwa

Melalui berbagai penelitian dan studi yang dilakukan secara berkelanjutan, gangguan jiwa bisa diidentifikasi lewat beberapa gejala awal sehingga mampu dicegah dan ditangani secara tepat sebelum memburuk. Tes untuk gangguan jiwa juga menjadi sesuatu yang tidak perlu dianggap tabu, karena kesehatan mental sama penting dengan kesehatan fisik.

  • Emosi

Tekanan yang dialami seseorang biasanya mampu menimbulkan perasaan sedih atau semacamnya, rasa ini muncul secara spontan atau tiba-tiba tanpa sebab yang jelas selama kurang lebih dua minggu. Kondisi ini sudah termasuk sebagai kecenderungan depresi dan bisa bersifat ringan hingga sedang.

Orang yang mengalami kondisi ini juga bisa mengalami perubahan suasana hati secara cepat hingga mudah merasa tersinggung. Perhatikan dengan jelas perubahan emosi yang muncul dengan cepat dan terjadi dalam jangka waktu pendek. Seperti misalnya, sedih lalu marah pada keesokan harinya, setelah itu berubah menjadi senang tanpa alasan.

  • Fisik

Melakukan cek kesehatan jiwa juga bisa dilakukan dengan melihat kondisi fisik, gejala awal biasanya adalah merasa lelah dan lemas terus menerus. Kemudian, muncul perubahan berat badan yang drastis, bisa naik atau turun. Selain itu terdapat juga perubahan pada penampilan, misalnya munculnya jerawat karena jarang merawat diri.

Seseorang yang mengalami tekanan mental biasanya akan menghadapi gangguan pola tidur dan makan yang ekstrem. Bisa seperti merasa ingin tidur secara terus menerus atau sulit memulai dan mempertahankan tidur. Kondisi ini biasanya juga disertai dengan keadaan jantung berdebar, mual, sakit kepala dan keringat berlebih.

  • Perilaku

Untuk melakukan tes terhadap kesehatan jiwa, indikator selanjutnya yang harus diperhatikan adalah perilaku. Perubahan perilaku seseorang pada umumnya menjadi salah satu tanda gangguan mental yang paling mudah untuk dikenali, perilaku yang muncul pun cenderung tidak terpaku pada satu hal tetapi terdapat beberapa macam.

Contoh yang bisa disebutkan misalnya seperti seseorang dengan perubahan perilaku yang terlihat menarik diri dari keramaian, kemudian mengabaikan kewajiban dan paling mengkhawatirkan adalah melakukan penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol.

  • Psikologi

Seseorang dengan gangguan jiwa bisa juga dapat menunjukkan gangguan psikologis yang bermacam-macam dan bahkan memburuk seiring waktu. Tanda psikologinya antara lain munculnya rasa pesimis, bersikap negatif terhadap orang lain dan kehidupan, kerap menyalahkan diri sendiri, merasa menyesal dan munculnya keinginan untuk bunuh diri.

Selain itu, orang dengan gangguan jiwa juga bisa mengalami penurunan kemampuan daya ingat, sulit berkonsentrasi dan munculnya kekhawatiran secara berlebihan. Apabila kondisi ini dibiarkan secara terus menerus tanpa penanganan, maka permasalahan psikologis ini bisa berujung pada kasus kejahatan.

Sedikit penjelasan di atas merupakan beberapa indikator yang digunakan pada tes kesehatan jiwa terhadap seseorang. Jika mengalami gejala dengan kecenderungan gangguan jiwa seperti di atas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter dan berkonsultasi agar segera mendapat penanganan yang tepat.