Coba Prosedur Suntik Varises untuk Hilangkan Varises secara Efektif

Pernahkah Anda mendengar prosedur suntik varises? Seiring perkembangan zaman, prosedur medis untuk mengatasi varises semakin beragam pula, termasuk prosedur suntik varises ini.

Suntik varises atau skleroterapi adalah suatu prosedur medis yang dilakukan dengan cara menyuntikkan cairan tertentu langsung pada pembuluh darah yang terkena varises. Cairan ini berupa zat kimia (sklerosan) yang akan disuntikkan ke pembuluh darah vena.

Sklerosan bekerja dengan cara merusak dinding vena yang melebar, sehingga jaringan parut dapat terbentuk. Cairan kimia ini dapat berbentuk cairan maupun foam (busa). Di antara prosedur menghilangkan varises, suntik varises dianggap sebagai prosedur yang paling efektif. Sayangnya, prosedur ini hanya dapat dilakukan untuk menangani varises kasus ringan, seperti yang terjadi pada vena kecil di tungkai bawah atau kaki. Prosedur suntik varises tidak akan memberikan hasil yang optimal jika dilakukan untuk menangani varises di vena besar.

Suntik varises ini digunakan untuk menangani:

  • Ablasi varises
  • Mencegah dan tatalaksana komplikasi dari kelainan vera kronik
  • Hilangnya gejala dan mengoptimalkan kualitas hidup
  • Memperbaiki fungsi vena
  • Memperbaiki estetika

Prosedur suntik varises, baik yang menggunakan cairan maupun foam adalah prosedur yang aman dan efektif untuk terapi telangiektasis dan juga varises superfisial. Keberhasilan prosedur medis ini mencapai 90%. Prosedur medis ini juga memiliki efek samping yang cenderung ringan dengan durasi prosedur yang cepat, dan morbiditas akibat suntikan ini juga cukup rendah.

Prosedur suntik varises hanya berlangsung sekitar 15-30 menit, setelah itu pasien dapat secara langsung melihat hasilnya. Umumnya, reaksi yang mungkin timbul dan dirasakan oleh pasien, yaitu rasa gatal pada area suntikan yang dapat berlangsung dalam 1-2 hari. Selain itu, akan muncul juga kemerahan dan bentol di sekitar area tersebut.

Walaupun begitu, prosedur ini tetap dapat menimbulkan komplikasi. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi, yaitu:

  • Reaksi anafilaktik
  • Kulit terasa tebal sesaat setelah disuntik
  • Kemungkinan matinya jaringan kulit
  • Reaksi alergi lokal
  • Gangguan pada penglihatan
  • Sakit kepala dan migrain