Ragam Penyebab Mata Kecil Sebelah, Berbahayakah?

Apakah Anda termasuk salah seorang yang memerhatikan penampilan secara khusus? Sedikit saja Anda menemukan sesuatu yang tidak normal, bisa jadi mengganggu kepercayaan diri. Sebagai contoh, penampilan mata kecil sebelah yang sebenarnya tidak semua orang dapat menyadari kondisi ini, namun mungkin Anda merasa terganggu karenanya.

Anda pun akan berusaha untuk mencari cara untuk mengatasi mata kecil sebelah tersebut. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk melakukan prosedur medis tertentu, Anda perlu untuk mengecek dan berkonsultasi mengenai kondisi mata kecil sebelah dengan dokter. Pasalnya, memilih prosedur medis yang sesuai membutuhkan diagnosis yang tepat terhadap penyebab mata kecil sebelah tadi.

Apa yang menjadi penyebab mata kecil sebelah?

Pada dasarnya, ukuran mata kecil sebelah dapat disebabkan oleh suatu penyakit tertentu maupun faktor bukan penyakit.

  • Faktor non medis

Sebagian besar kasus mata kecil sebelah disebabkan oleh faktor non medis. Variasi wajah tiap individu memang berbeda-beda dan diketahui bahwa di dunia ini hanya segelintir orang yang memiliki tampilan wajah yang simetris, mengingat bahwa manusia selalu berkembang dan tumbuh seiring dengan bertambahnya usia.

Salah satu kondisi yang kerap terjadi, yaitu ketika manusia semakin menua, maka kulit dan jaringan yang berada di sekitar mata secara berangsur akan kehilangan keelastisannya. Kondisi ini akan menyebabkan kelopak mata maupun jaringan kulit di sekitarnya terlihat turun dan menyebabkan kesan ukuran mata kecil sebelah.

Tampilan mata kecil sebelah juga dapat disebabkan, karena letak hidung yang tidak simetris atau karena perbedaan ketebalan dan letak alis kanan dan kiri.

  • Enophthalmos

Pernahkah Anda mendengar tentang enophthalmos? Enophthalmos adalah suatu gangguan mata yang menyebabkan bola mata terlihat lebih ‘tenggelam‘ atau lebih masuk ke dalam soket mata. Gangguan mata ini akan menimbulkan kesan mata kecil sebelah. Penyebab enophthalmos ini dapat berupa benturan maupun penyakit tertentu, seperti penyakit yang menyerang sinus pada belakang mata.

Enophthalmos terjadi secara bertahap hingga hitungan tahunan dan jarang sekali orang yang menyadari bahwa dirinya mengidap enophthalmos. Meskipun begitu, enophthalmos biasanya terjadi dengan gejala, seperti:

  • Rasa nyeri pada wajah
  • Area sinus terasa nyeri
  • Adanya perasaan bahwa mata terasa seperti ditarik
  • Kesan bahwa mata terlihat layu atau kelopak mata yang terlihat turun
  • Ptosis

Sebagian besar kasus mata kecil sebelah disebabkan oleh ptosis atau blepharoptosis, yaitu kondisi kelopak mata turun yang menutupi sebagian bahkan hampir seluruh mata. Dalam kasus yang ringan, ptosis tidak menyebabkan adanya gangguan kesehatan serius, hanya memang mengganggu penampilan. Namun, jika ptosis menyebabkan kelopak mata turun hingga mengganggu penglihatan, kondisi ini dapat menjadi tanda adanya masalah pada saraf, otot, atau soket mata.

Ptosis dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Penyakit mata, berupa infeksi atau tumor yang ada pada rongga mata.
  • Gangguan saraf mata yang menyebabkan kelopak mata bergerak naik dan turun, tanpa adanya kontrol dari saraf yang berada di otak.
  • Usia lanjut
  • Myasthenia gravis, yaitu penyakit autoimun yang menyebabkan otot tidak dapat menerima respons dari saraf.
  • Gangguan pertumbuhan ketika dalam kandungan, ketika otot yang bertugas menaikkan kelopak mata tidak berkembang secara optimal.

Dengan berkonsultasi ke dokter, Anda bisa mendapat penanganan dan perawatan yang sesuai dengan penyebab mata kecil sebelah, tanpa khawatir menyebabkan gangguan penglihatan maupun kesehatan lainnya yang lebih serius.