Makanan yang Menjadi Penyebab Ngantuk di Pagi Hari

Penyebab Ngantuk di Pagi Hari

Tidur begadang ternyata tidak hanya menjadi penyebab ngantuk di pagi hari, lho. Selain kurang tidur dan stres, ada banyak kesalahan yang mungkin tidak Anda sadari ketika memilih sarapan. Banyak makanan yang memiliki tinggi karbohidrat dan lemak. 

Kedua jenis kandungan ini mampu memberikan efek ngantuk yang cukup signifikan saat pagi hari. Alhasil, kinerja menjadi kurang produktif. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan berikut ini untuk mencegah penyebab ngantuk di pagi hari.

1. Bagel 

Satu bagel mengandung karbohidrat yang setara dengan empat potong roti. Karbohidrat memberi Anda energi, namun, karbohidrat kosong, seperti bagel, tidak memiliki kandungan serat dan protein. Kehilangan kedua nutrisi ini saat pagi hari akan memperlambat pencernaan karbohidrat dan membuat Anda mengantuk karena tidak memiliki tingkat energi yang berkelanjutan untuk waktu yang lama setelah memakannya.

2. Yogurt berasa

Greek yoghurt adalah sumber probiotik sehat yang kaya protein (bakteri hidup yang membersihkan saluran pencernaan) tetapi jika Anda membeli yogurt yang diisi dengan sirup jagung fruktosa tinggi atau gula, justru menyebabkan Anda mengantuk di pagi hari. Sementara gula dapat memberi Anda lonjakan energi awal, begitu makanan manis masuk ke tubuh. Akan tetapi, gula juga dapat menurunkan aktivitas sel orexin, yang mengatur berbagai sifat mental termasuk gairah.

3. Pancake

Yakin, mau konsumsi pancake di pagi hari? Makan terlalu banyak pancake merupakan penyebab ngantuk di pagi hari dan membuat Anda ingin kembali ke tempat tidur. Alasannya, semua makanan yang membuat mengantuk pada dasarnya mengandung setidaknya 100 persen karbohidrat dan tidak mengandung serat atau protein sama sekali. Karena tubuh kita mengubah karbohidrat menjadi gula. Alhasil, Anda akan mengalami penurunan gula yang besar begitu tingkat tinggi awal hilang.

4. Jus jeruk

Anda mungkin berpikir bahwa tubuh Anda baik-baik saja dengan mengonsumsi jus jeruk setiap pagi. Tapi kenyataannya, ada lebih banyak gula yang ditambahkan di kemasan tersebut daripada buahnya. Jus jeruk kemasan memiliki kandungan sirup jagung fruktosa tinggi, gula, perasa buatan, dan pewarna. Terdapat sekitar 26 gram karbohidrat, lebih banyak dari yang Anda temukan dalam enam gula batu!

5. Muffins

Muffin mungkin terasa ringan untuk sarapan pagi, apalagi ada tambahan blueberry dan choco chips. Akan tetapi, makanan ini mengandung hingga 40 gram gula dan mampu lebih banyak menguras energi di pagi hari sama seperti bagel.

6. Sereal

Jika Anda sering mengantuk sebelum makan siang, sereal sarapan manis bisa menjadi penyebabnya. Makanan ini mengandung sirup jagung fruktosa tinggi dan gula yang kaya karbohidrat, sehingga mampu menghisap energi Anda.

7. Kopi manis 

Tidak peduli berapa banyak kafein yang Anda minum melalui satu sedotan, ketika dipasangkan dengan lebih dari 70 gram gula, hal ini akan membuat Anda merasa lebih mengantuk daripada terjaga menjalani hari. Anda boleh mengonsumsi kopi hitam tanpa tambahan gula untuk membangkitkan energi dan menjaga tingkat energi tetap terjaga.

8. Sandwich isi daging

Daging merah mengandung zat besi yang tinggi, yang sangat baik untuk meningkatkan energi. Namun sayangnya, sarapan yang dibuat dengan bahan-bahan seperti sosis dan daging sapi memiliki kandungan minyak cukup banyak. Sandwich isi memiliki lemak dan protein yang sulit dicerna tubuh, mereka akan menggunakan banyak energi tubuh untuk mempercepat proses pencernaan, yang dapat membuat Anda merasa lemas dan menjadi penyebab ngantuk di pagi hari.

Bukan Hanya Karena Benturan, Ini Penyebab Badan Memar

Bukan Hanya Karena Benturan, Ini Penyebab Badan Memar

Setiap orang pasti pernah mengalami memar. Seringkali, memar muncul setelah tubuh membentur sesuatu dengan terlalu keras. Akan tetapi, selain hal tersebut, masih ada banyak penyebab badan memar lainnya.

Memar di badan bisa saja terjadi karena adanya kondisi medis tertentu di dalam tubuh Anda. Sebaiknya, kenali gejala memar yang Anda alami dan cari tahu penyebabnya untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Faktor penyebab badan memar

Seiring bertambahnya usia, Anda akan lebih mudah mengalami memar. Hal ini bisa terjadi karena pembuluh darah Anda melemah dan kulit Anda semakin menipis.

Badan memar juga bisa dipicu oleh penyakit, pola hidup, dan kebiasaan Anda sehari-hari. Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan memar: 

  • Gangguan pendarahan

Seseorang berpotensi mengalami pembekuan darah akibat faktor genetik. Tidak hanya itu, pembekuan darah juga bisa terjadi pada Anda yang menggunakan pengobatan yang mengandung hormon sintetis.

Saat Anda sering mengalami memar, bisa saja Anda mengalami kelainan pendarahan yang menyebabkan adanya pembekuan darah. Beberapa kelainan pendarahan bisa mengancam jiwa bila tidak segera diobati. 

  • Cedera olahraga

Saat berolahraga, tubuh Anda sangat rentan mengalami berbagai masalah medis, termasuk memar. Memar ini bisa muncul akibat cedera yang Anda alami saat berolahraga yang terjadi karena adanya trauma atau olahraga yang berlebihan. 

Memar akibat cedera olahraga bisa saya menandakan adanya kondisi patah tulang, tegang, keseleo, dislokasi tulang, tendon yang robek, serta pembengkakan otot. 

  • Kanker

Salah satu gejala dari penyakit kanker adalah memar. Saat Anda menderita kanker, Anda bisa saja mengalami pendarahan yang meningkat secara tiba-tiba. Secara khusus, memar ini dapat terjadi pada Anda yang menderita kanker di area darah dan sumsum tulang, seperti leukemia.

Apabila Anda mengalami badan memar yang tampak aneh dan berbeda dari biasanya, sebaiknya segera periksakan kondisi Anda. Kanker yang dideteksi sejak dini bisa mempercepat proses penyembuhan. 

  • Pemakaian obat-obatan

Kemunculan memar di badan Anda juga bisa terjadi akibat efek samping dari penggunaan obat-obatan. Beberapa jenis obat, khususnya obat pengencer darah, dapat menyebabkan seseorang lebih mudah mengalami pendarahan dan memar.

Selain itu, memar juga bisa terjadi bila Anda mengonsumsi obat yang bekerja dengan melemahkan atau mengubah perilaku pembuluh darah, memperburuk peradangan, atau meningkatkan resiko pendarahan. 

  • Penyalahgunaan alkohol

Bila Anda terbiasa mengonsumsi alkohol, Anda rentan menderita penyakit hati seperti sirosis. Penyakit semacam ini bisa merusak fungsi hati, tidak mampu mendukung pembekuan darah, sehingga rentan mengalami memar.

Tidak hanya memar, gejala lain dari penyakit hati akibat penyalahgunaan alkohol adalah sering gatal-gatal, merasa sangat lelah dan sakit, kaki bengkak, urin berwarna gelap, dan mata atau kulit yang menguning. 

  • Kekurangan vitamin

Beberapa jenis vitamin memungkinkan tubuh Anda untuk sembuh dan mendukung pembekuan darah. Salah satunya adalah vitamin C. Kekurangan vitamin C bisa menyebabkan berbagai kondisi yang menimbulkan gejala berupa badan memar.

Selain itu, ada juga kekurangan vitamin K yang menyebabkan sulitnya menghentikan pendarahan. Hal ini bisa mengakibatkan peningkatan memar secara tiba-tiba. Untuk mengatasinya, dokter bisa saja menganjurkan Anda untuk mengonsumsi suplemen vitamin.

Dengan mengetahui penyebab badan memar, Anda bisa mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kondisi tubuh Anda dan cara yang tepat untuk mengobatinya. Jangan remehkan memar yang muncul di tubuh Anda, karena bisa saja itu menandakan penyakit serius.