Ketahui Vitamin Ibu Hamil Trimester 1 yang Harus Dipenuhi

Ketahui Pentingnya Asupan Vitamin Ibu Hamil Trimester 1

Saat Anda sedang hamil trimester 1, tahapan ini disebut fase yang menyenangkan namun terkadang menjadi menakutkan. Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi dan vitamin ibu hamil trimester 1 yang diperlukan untuk perkembangan janin dalam kandungan.

Pada trimester pertama, tubuh Anda akan mengalami banyak perubahan. Hal ini karena tubuh mengeluarkan hormon yang mempengaruhi hampir setiap organ di dalam tubuh. Gejala utama awal kehamilan adalah Anda tidak menstruasi. Setelah beberapa minggu pertama berlalu, beberapa ibu hamil terkadang mengalami hal-hal sebagai berikut:

  • Merasa lelah
  • Sakit pada perut
  • Muntah
  • Mengalami perubahan pada suasana hati
  • Payudara menjadi lembut
  • Maag
  • Berat badan bertambah
  • Sakit kepala
  • Mengidam makanan tertentu
  • Tidak suka atau jijik terhadap makanan tertentu 

Pada saat usia kehamilan trimester 1, Anda mungkin perlu lebih banyak istirahat atau mengonsumsi makanan kecil. Ada juga beberapa wanita yang tidak dapat merasakan gejala tersebut sama sekali.

Hal-hal yang Terjadi Selama Trimester Pertama

Hari pertama kehamilan dihitung saat hari pertama menstruasi terakhir Anda. Sekitar 10 sampai 14 hari setelahnya, sel telur dilepaskan yang akan bergabung dengan sperma dan terjadi pembuahan. Janin mengalami perkembangan pesat selama masa trimester pertama. Selain itu, pada trimester pertama janin mengalami perkembangan otak dan sumsum tulang belakang, dan organ-organ mulai terbentuk. Tidak hanya itu, jantung bayi akan mulai berdetak selama kehamilan trimester pertama dan pada akhir trimester pertama, organ seks bayi mulai terbentuk.

Mengingat begitu pentingnya tahapan trimester pertama kehamilan ini, oleh karena itu penting bagi setiap wanita untuk menyadari apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari selama hamil untuk menjaga kesehatan tubuh sendiri dan bayi yang sedang dikandung.

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan beberapa langkah kesehatan berikut ini saat hamil trimester pertama.

  • Minum vitamin ibu hamil trimester 1 atau vitamin prenatal
  • Aktif berolahraga secara teratur
  • Melatih dasar panggul dengan melakukan latihan Kegel
  • Mengonsumsi makanan bergizi seperti buah-buahan, sayur, dan protein rendah lemak, serta makanan mengandung serat
  • Mencukupi asupan cairan atau air setiap hari
  • Mengonsumsi makanan dengan kalori yang cukup, sekitar 300 kalori lebih banyak dari biasanya.

Selain itu, Anda juga harus menghindari beberapa makanan atau aktivitas tertentu selama kehamilan trimester pertama, seperti berikut ini.

  • Melakukan olahraga berat atau latihan kekuatan yang dapat menimbulkan cedera pada perut
  • Mengonsumsi minuman beralkohol
  • Minum minuman berkafein (tidak boleh lebih dari satu cangkir kopi atau teh per hari)
  • Merokok
  • Menggunakan obat-obatan secara ilegal
  • Mengonsumsi ikan mentah atau makanan laut asap
  • Mengonsumsi makanan seperti ikan hiu, ikan todak, mackerel, atau ikan kakap putih karena memiliki kadar merkuri yang tinggi
  • Makan kecambah mentah
  • Terkena kotoran kucing yang dikhawatirkan dapat membawa penyakit parasit yang disebut toksoplasmosis
  • Mengonsumsi susu yang tidak dipasteurisasi atau produk susu lainnya
  • Mengonsumsi daging seperti hot dog

Jika Anda kesulitan untuk memenuhi nutrisi ketika masih trimester pertama kehamilan, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini.

  • Mengonsumsi makanan dengan porsi kecil namun sering, setiap beberapa jam daripada harus mencoba memaksa tiga kali makan besar dalam sehari. Terlalu lama tidak makan justru memperburuk efek mual.
  • Cobalah untuk menghindari makanan pedas dan sangat tinggi lemak karena makanan tersebut justru dapat membuat perut Anda menjadi mulas dan tidak nyaman.
  • Konsumsilah makanan hambar yang dingin atau dalam suhu kamar jika Anda sedang merasa mual. Hal ini karena makanan yang panas justru cenderung mengeluarkan aroma tertentu yang dapat memperburuk mual.
  • Makanan cair atau bertekstur lembut mungkin lebih ditoleransi jika perut Anda terasa sakit. Anda bisa mencoba mengonsumsi smoothie, oatmeal, atau membuat pasta sendiri.
  • Simpan beberapa camilan kering yang dapat dimakan di meja samping tempat tidur.

Selain itu, jika Anda kesulitan untuk memenuhi asupan nutrisi harian yang direkomendasikan untuk vitamin dan mineral tertentu, Anda bisa mengonsumsi vitamin ibu hamil trimester 1 yang mengandung nutrisi penting seperti asam folat, zat besi, DHA, dan vitamin B6.

Ibu Hamil Makan Daging Kambing, Boleh atau Tidak?

ibu hamil makan daging kambing

Ada banyak mitos yang beredar mengenai larangan mengonsumsi makanan tertentu saat hamil. Salah satunya adalah larangan bag ibu hamil makan daging kambing. Tapi, benarkah demikian?

Banyak wanita hamil yang beranggapan bahwa selama hamil, mereka tidak boleh mengonsumsi daging merah, termasuk daging kambing. Akan tetapi, Anda harus bisa membedakan apakah larangan tersebut hanyalah mitos semata atau merupakan fakta. 

Bolehkah ibu hamil makan daging kambing?

Sebenarnya, tidak masalah bagi ibu hamil jika ingin mengonsumsi daging merah seperti daging kambing. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: 

  • Konsumsi daging kambing dalam keadaan matang

Saat akan memakan daging kambing, Anda harus bisa memastikan bahwa daging tersebut dalam keadaan matang. Jangan memakan daging kambing mentah ataupun setengah matang. Pastikan daging benar-benar sudah matang ketika akan dimakan. 

Ini sangat penting untuk diperhatikan, karena daging yang mentah atau setengah matang biasanya masih mengandung kadar bakteri dan parasit di dalamnya. Jika dikonsumsi, maka Anda rentan terinfeksi oleh bakteri atau parasit tersebut, dan ini akan memberikan dampak negatif bagi bayi di dalam kandungan. 

  • Makan hanya bagian dagingnya saja

Boleh-boleh saja jika ibu hamil makan daging kambing, tapi pastikan bahwa Anda benar-benar hanya memakan bagian dagingnya saja. Hindari mengonsumsi bagian tubuh lain dari kambing, khususnya bagian organ hati. 

Mengonsumsi hati kambing berisiko membahayakan janin dalam kandungan. Ini bisa terjadi karena banyaknya kandungan vitamin A di dalam hati kambing. Oleh sebab itu, ketika akan memakan menu yang mengandung kambing di dalamnya, pastikan Anda benar-benar hanya memakan dagingnya saja. 

  • Konsumsi dalam jumlah wajar

Ingatlah bahwa segala sesuatu yang berlebihan bisa mengakibatkan dampak negatif. Hal ini juga berlaku bagi Anda para ibu hamil makan daging kambing. 

Tidak apa-apa jika Anda ingin makan daging kambing, tapi pastikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Terlalu banyak mengonsumsi daging kambing berpotensi menyebabkan Anda mengalami batu ginjal. 

Bukan hanya itu, daging kambing juga mengandung kadar kolesterol dan lemak jenuh yang cukup tinggi, sehingga tidak aman bila dikonsumsi terlalu banyak oleh wanita yang sedang hamil. 

Daging kambing sebagai sumber protein

Salah satu nutrisi utama yang bisa didapatkan dari daging kambing adalah protein. Anda sangat memerlukan protein untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Saat imunitas Anda terjaga, secara otomatis kesehatan bayi dalam kandungan pun juga lebih terjaga. 

Selain itu, ketika bayi dalam kandungan mendapatkan jumlah protein yang memadai, tubuh mereka pun bisa berkembang dengan lebih baik dan membentuk sistem kekebalan bayi yang lebih baik juga. 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada manfaat yang bisa didapatkan bagi ibu hamil makan daging kambing. Selain sebagai sumber protein, daging kambing juga bisa memberikan beberapa manfaat tambahan, seperti: 

  • Kaya akan zat besi yang bisa membantu membentuk sel darah merah
  • Kaya akan kandungan vitamin B12 untuk menjaga kesehatan sistem saraf
  • Kaya akan kandungan zinc untuk mendukung pertumbuhan sel dalam tubuh janin secara keseluruhan

Dengan adanya manfaat-manfaat di atas, maka tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi daging kambing di masa kehamilan. Asalkan Anda selalu mengingat untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Jika Anda masih merasa ragu untuk memakannya, cobalah konsultasikan pada dokter mengenai keamanan bagi ibu hamil makan daging kambing.