Apa Akibatnya jika Glaukoma Tekanan Normal Tidak Segera Diobati?

glaukoma tekanan normal

Glaukoma tekanan normal sebisa mungkin diketahui dan diobati sejak awal sebelum kondisinya semakin parah. Jika terjadi kerusakan, maka kesehatan mata akan sulit dikembalikan ke kondisi normal. Pengobatan pun semakin rumit jika glaukoma tekanan normal terdeteksi dalam keadaan sudah parah.

Perbedaan galukoma tekanan normal dengan lainnya

Terdapat berbagai jenis glaukoma, akan tetapi jenis glaukoma tekanan normal cukup berbeda dibandingkan jenis lain. Jika glaukoma jenis lain kebanyakan disebabkan karena tekanan cairan mata yang cukup tinggi, glaukoma jenis ini justru memiliki tekanan normal atau cenderung rendah.

Penyebab glaukoma tekanan normal belum diketahui secara pasti. Ada kemungkinan karena kondisi saraf mata yang terlalu sensitif atau rapuh, sehingga tekanan normal pun bisa menimbulkan kerusakan.

Selain itu, glaukoma tekanan normal juga bisa disebabkan karena kurangnya aliran darah yang masuk ke saraf mata. Hal ini berhubungan dengan kondisi darah rendah akibat reaksi berlebihan terhadap konsumsi obat tertentu atau pernah mengalami kehilangan darah dalam jumlah banyak.

Akibat glaukoma tekanan normal

Anda mungkin tidak menyadari penyakit ini di awal gejala sehingga glaukoma tekanan normal merupakan pencuri penglihatan diam-diam. Seperti yang telah diketahui, akibat paling menyeramkan dari glaukoma yaitu kebutaan. Sama seperti glaukoma tekanan darah normal, jika kondisi penderita tidak diobati maka pada akhirnya mengakibatkan kebutaan.

Awalnya mata akan kehilangan penglihatan bagian samping atau periferal. Anda mungkin tidak bisa melihat dari arah sudut mata. Apabila kondisi semakin memburuk, penglihatan menjadi semakin sempit seperti terowongan. Jika paseisn mendapatkan penangangan dan pengobatan, kondisi ini bisa dicegah semaksimal mungkin. Konsultasikan keluhan sejak dini ke dokter spesialis mata.

Pengobatan medis

Meskipun kerusakan mata akibat glaukoma tidak bisa dikembalikan seperti semula, setidaknya pengobatan ini akan membuat kerusakan berjalan lamban atau mengurangi kemungkinan pasien kehilangan penglihatan. Dokter biasanya mengurangi tekanan mata serendah mungkin menggunakan pengobatan medis, perawatan laser, atau tindakan operasi.

  • Tetes mata

Pengobatan ini merupakan langkah pertama saat seseorang didiagnosis glaukoma tekanan normal. Tujuannya adalah untuk mengurangi jumlah cairan mata sehingga tekanannya juga berkurang. Akan tetapi, tetes mata akan mengakibatkan efek samping seperti rasa gatal dan menyengat, penglihatan buram, serta perubahan detak jantung. Beberapa jenis tetes mata memiliki interaksi dengan obat lain sehingga penggunaannya harus dengan resep dokter. 

  • Laser mata

Laser digunakan untuk membuka sumbatan dan melancarkan saluran cairan di mata sehingga dapat mengalir dengan mudah dan tekanan berkurang. Cara ini dilakukan jika pengobatan topikal tidak mampu mencegah kerusakan glaukoma tekanan rendah.

Salah satu jenis laser mata yang bisa digunakan yaitu Selective Laser Trabeculoplasty. Energi yang dihasilkan laser dipancarkan ke jaringan saluran cairan mata sehingga terjadi perubahan secara biologis maupun kimia. Biasanya laser jenis ini membutuhkan waktu 1-3 bulan hingga hasilnya terasa.    

  • Operasi

Apabila pengobatan topikal seperti tetes mata dan laser tidak mampu mengurangi tekanan mata sesuai yang diinginkan, maka tindakan operasi dapat dijadikan opsi terakhir. Prosedur yang digunakan salah satunya yaitu trabeculectomy atau membuat saluran cairan baru di bagian sklera mata. Atau bisa juga dengan memasang tabung drainase kecil untuk mengurangi tekanan. Pilihan-pilihan pengobatan mata tersebut dilakukan berdasarkan pemeriksaan dokter dan keparahan kondisi mata. Sebaiknya Anda tetap melakukan pemeriksaan mata secara berkala agar tingkat keparahan terpantau dengan baik.