Mari Ajarkan Etika Batuk Sedari Dini pada Anak

Penyakit menular, seperti flu atau batuk tidak hanya dapat ditularkan pada orang dewasa, namun juga anak-anak. Kedua penyakit tersebut dapat dikatakan “penyakit langganan” bagi si kecil. Ketika si kecil terserang batuk, tidak ada salahnya untuk mengajarkan etika batuk sedari dini agar ia tidak turut menularkan batuk kepada teman-temannya.

Penyebab dari kedua penyakit tersebut dapat beragam, seperti kondisi cuaca yang tidak menentu dan infeksi bakteri maupun virus. Di musim hujan terutama, infeksi saluran respiratori akut pada anak mengalami peningkatan. Berdasarkan sebuah hasil studi pada tahun 2006, infeksi saluran respiratori akut, seperti selesma, sinusitis, dan pneumonia atau radang paru, mengalami peningkatan hingga dua kali lebih tinggi pada musim hujan. Tidak heran, banyak orang tua yang sering mengeluhkan penyakit ini.

Bagaimana dan seperti apa mengajarkan etika batuk pada anak sedari dini?

Memberikan contoh dan mengajarkan buah hati etika batuk yang benar merupakan hal penting. Tujuannya tidak lain agar penyebaran penyakit ini tidak semakin parah dan dapat dibatasi. Namun, seperti apakah cara dan etika batuk yang ideal?

  • Menutup mulut dan hidung menggunakan lengan atau lengan baju maupun tisu jika batuk atau bersin.
  • Tissue yang digunakan untuk menutupi mulut dan hidung tadi, segera buang ke tempat sampah, bukan di lokasi sembarang.
  • Cuci tangan segera dengan air dan sabun jika si kecil menutup batuk atau bersin dengan telapak tangan mereka.

Fakta bahwa batuk dan penyakit infeksi saluran respiratori akut cenderung mudah ditularkan melalui udara. Batuk dan bersin memiliki droplet nuclei (percik renik) yang di dalamnya terdapat virus atau bakteri.

Dr. Madeleine Ramdhani Jasin, Sp.A dari Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI, mengatakan bahwa saat batuk terjadi, terdapat aliran udara berkecepatan tinggi menuju saluran respiratori. Kondisi tersebut menyebabkan percikan renik tersebut hingga beberapa meter dari lokasi seseorang batuk. Jika droplet tersebut terhirup oleh orang lain, maka virus dan bakteri dalam akan menyebar dan menginfeksi tubuh orang tersebut.