Alami Disfungsi Seksual, Mungkin Ini Penyebabnya

Disfungsi seksual disebut-sebut menjadi salah satu pemicu retaknya suatu hubungan. Disfungsi seksual sendiri merupakan suatu kondisi melemahnya respons seksual sehingga ia sulit merasakan kepuasan dalam beraktivitas seks. Tidak hanya memengaruhi tingkat kepuasan diri, masalah disfungsi tersebut juga berpengaruh pada tingkat kepuasan pasangan.

disfungsi seksual

Beberapa kondisi yang mengarah pada masalah disfungsi seksual adalah ketidakmampuan laki-laki untuk mempertahankan ereksi ataupun tidak mampunya perempuan mencapai orgasme. Pada disfungsi seksual pula, laki-laki  cenderung mengalami ejakulasi dini. Sementara dari sisi perempuan, disfungsi seksual akan membuat otot vagina terlalu mengetat ketika berhubungan seks sehingga menimbulkan rasa nyeri yang berujung pada kondisi vagina yang tidak bisa terlumasi.

Masalah disfungsi seksual banyak menimpa laki-laki dan perempuan yang berusia di atas 40 tahun. Namun tidak menampik kemungkinan, ada pula disfungsi seksual yang dialami individu dengan usia yang lebih mudah. Penyebab dari masalah seksual ini sangat beraneka, seperti di bawah ini.

  1. Trauma Masa Lalu

Banyak kasus disfungsi seksual terjadi pada orang-orang dengan usia di bawah 40 tahun karena dipicu adanya trauma masa lalu. Trauma yang dimaksud menimbulkan ketakutan untuk beraktivitas seks secara tidak sadar sehingga berpengaruh pada tingkat kepuasan ketika berhubungan.

  • Stres dan Depresi

Kondisi kemampuan seksual sangat dipengaruhi oleh kondisi psikis Anda. Pasalnya, kondisi psikis bisa memengaruhi hormon esterogen bagi perempuan dan kadar libido bagi laki-laki. Semakin Anda stres maka kemampuan seksual Anda akan semakin menurun. Sebaliknya ketika Anda merasa senang, aktivitas seksual akan terasa lebih menggairahkan.

  • Menopause

Menurut penelitian, disfungsi seksual lebih banyak dialami oleh perempuan di atas usia 40 tahun. Penyebabnya dipicu oleh menurun drastisnya hormon esterogen akibat memasuki masa menopause. Penurunan kadar hormon yang satu ini pada akhirnya memicu pengurangan aliran darah ke daerah panggul dan kelamin sehingga membuat aktivitas seks kurang memberikan sensasi memuaskan.

  • Gaya Hidup Tak Sehat

Gaya hidup juga sangat berpengaruh pada kemampuan Anda memperoleh kepuasan dalam berhubungan seks. Semakin sehat gaya hidup Anda, kemampuan Anda dalam beraktivitas seks semakin jauh dari ganguan. Sebaliknya gaya hidup yang tidak sehat, seperti sering merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, dapat menimbulkan disfungsi seksual sebab memicu berbagai macam penyakit.

  • Penyakit Jantung dan Diabetes

Suatu penyakit bisa sangat berpengaruh pada tingkat vitalitas Anda. Khusus untuk fungsi seksual, penyakit-penyakit seperti jantung koroner ataupun diabetes, bisa menurunkan tingkat kepuasan Anda dalam berhubungan seks. Berbagai kondisi medis tersebut mudah dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat.

  • Cedera Saraf

Jika pernah mengalami cedera saraf, Anda mesti berhati-hati sebab kondisi tersebut juga bisa memengaruhi fungsi seksual Anda. Cedera saraf, khususnya di bagian tulang belakang, akan membuat Anda sulit beraktivitas seks secara optimal sehingga mengarah pada masalah disfungsi seksual.

  • Konsumsi Obat-obatan

Penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa berpengaruh pada kepuasan seksual Anda maupun pasangan. Ini karena obat-obat antidepresan ataupun obat untuk kemoterapi bisa menurunkan hasrat Anda untuk berhubungan seks. Lama-kelamaan, ketiadaan aktivitas seks akan membuat Anda merasa nyeri ketika melakukan aktivitas ini.

*** Cobalah berusaha meminimalkan penyebab dari disfungsi seksual. Lakukan gaya hidup sehat dan berusahalah menjalin relasi lebih intim dengan pasangan agar ketika beraktivita seks, Anda mampun pasangan bisa merasakan kepuasan. Dengan demikian, keharmonisan hubungan maupun rumah tangga akan lebih terjaga.