Perbedaan Etanol dan Metanol yang Perlu Diketahui

Perbedaan Etanol dan Metanol yang Perlu Diketahui

Etanol bisa juga disebut dengan alkohol, merupakan cairan bening yang menjadi bahan utama dari minuman seperti bir atau wine. Selain itu, cairan ini juga digunakan dalam produk-produk keseharian seperti cat, kosmetik hingga larutan desinfektan. Lantas, apa sebenarnya fungsi etanol mengingat bahan ini banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang.

Alkohol atau etanol ini merupakan bahan alami yang bisa didapatkan dari fermentasi tumbuhan, bahan-bahan itu kemudian dapat diproduksi melalui hidrasi etilen. Etanol berbeda dengan metanol, jenis alkohol yang lebih berbahaya untuk kesehatan, etanol memiliki lebih banyak manfaat untuk kehidupan sehari-hari, namun harus digunakan sesuai dengan petunjuk.

Etanol dan Metanol

Terlepas dari banyaknya fungsi etanol dalam kehidupan sehari-hari, banyak yang masih beranggapan bahwa etanol dan metanol merupakan bahan yang sama. Meskipun keduanya memang sama-sama alkohol, kedua bahan ini memiliki penggunaan dan tingkat risiko yang berbeda. Metanol berwarna bening dan cair, digunakan untuk keperluan industri, pestisida dan bahan bakar alternatif.

Metanol merupakan bahan beracun yang sangat berbahaya jika dikonsumsi melebihi batas anjuran, menurut Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI NO0.14 Tahun 2016 pasal 5 disebutkan bahwa batas maksimum kandungan metanol dalam suatu minuman beralkohol adalah 0,01 persen dari volume produk.

Kandungan etanol dalam minuman beralkohol dibagi menjadi tiga golongan, golongan A lebih dari 5 persen, golongan B lebih dari 5 persen sampai 20 persen dan golongan C lebih dari 20 persen sampai 55 persen. Kondisi keracunan metanol tahap awal akibat paparan jangka pendek, bahan ini bisa memicu sakit kepala, linglung, menurunnya kesadaran hingga tubuh sulit bergerak.

Fungsi Etanol

Bahan ini banyak dipakai sebagai campuran pada produk rumah tangga maupuin bahan bakar yang juga sering dipakai sehari-hari. Perlu mengetahui terlebih dahulu etanol digunakan dalam produk apa sebelum salah mengartikannya, berikut beberapa fungsi dari etanol dalam kehidupan sehari-hari manusia.

  1. Campuran Kosmetik

Umumnya bahan ini digunakan sebagai salah satu bahan baku pembuatan kosmetik dan produk kecantikan lainnya. Beberapa produk yang umumnya menggunakan etanol sebagai bahan utama adalah sebagai berikut.

  • Astringen, produk yang biasa digunakan untuk membersihkan kulit.
  • Losion, etanol berfungsi sebagai pengawet dan untuk menjaga bahan-bahan agar tetap menyatu.
  • Hairspray, fungsi dari etanol untuk hairspray adalah agar melekat dengan baik ke rambut.
  1. Tambahan pada Produk Rumah Tangga

Alkohol atau etanol banyak dipakai untuk produk-produk rumah tangga seperti cat hingga pembersih rumah. Digunakan karena senyawa kimia ini mampu bercampur dengan air dan bahan-bahan organik lainnya. Pada produk rumah tangga, etanol dipilih sebagai pengawet karena aman dan bisa membunuh organisme yang berbahaya bagi pengguna produk.

  1. Penyedap Rasa Makanan

Bahan kimia ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan rasa pada ekstrak makanan, etanol juga sering digunakan sebagai bahan tambahan pada beberapa produk makanan. Selain itu bahan ini juga dapat membantu meratakan warna makanan.

  1. Sebagai Bahan Bakar

Perlu diketahui bahwa sekitar 97 persen bahan bakar di Amerika Serikat mengandung etanol, hal itu dikarenakan bahan ini dapat membantu mengoksidasi bahan bakar dan mengurangi polusi udara yang menyebabkan kerusakan lingkungan.

  1. Bahan Sterilisasi

Dalam dunia medis, etanol kerap kali dipakai sebagai bahan untuk membersihkan atau sterilisasi permukaan benda seperti meja dan kursi. Etanol juga dipakai sebagai bahan dasar hand sanitizer karena efektif untuk membunuh mikroorganisme seperti bakteri, virus dan jamur.