Payudara Sering Diremas Semakin Besar Cuma Mitos, Ketahui Fakta Berikut Ini

payudara sering diremas

Ukuran dari payudara wanita dapat menjadi perhatian bagi dirinya sendiri. Pernyataan yang menyebar di masyarakat bahwa payudara sering diremas akan menjadi lebih besar sering kali didengar. Namun hal itu hanyalah mitos belaka. Ada beberapa faktor yang membuat ukuran payudara membesar, namun payudara sering diremas bukanlah salah satu faktor tersebut.

Meremas payudara memang dapat membuat payudara mengencang dan membesar, tapi sifatnya hanyalah sementara. Hal itu merupakan bentuk respons tubuh dari rangsangan luar.

Beberapa hal yang dapat mempengaruhi ukuran payudara adalah seperti kehamilan hingga mengkonsumsi obat tertentu. Hingga kini belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa payudara sering diremas dapat membesar secara permanen.

Faktor yang Mempengaruhi Ukuran Payudara Wanita

Terdapat sejumlah hal yang bisa mempengaruhi ukuran payudara wanita. Berikut sejumlah hal yang menjadi faktor ukuran dari payudara:

  • Genetik

Genetik yang diwariskan oleh orang tua dapat mempengaruhi sejumlah hal pada tubuh seseorang. Ukuran payudara dapat menurun dari orang tua kepada anaknya atau keturunan berikutnya.

  • Kehamilan

Saat dalam masa kehamilan, wanita mengalami perubahan hormon yang membuat tertahannya volume air dan darah pada payudara. Hal ini membuat ukuran payudara membesar dari sebelum kehamilan.

Dalam masa 9 bulan kehamilan, tubuh wanita sedang bersiap untuk menyusui dan juga menjadi faktor ukuran payudara lebih besar.

  • Menyusui

Saat menyusui, payudara seorang wanita akan berubah-ubah dan tergantung pada ASI yang dihasilkan. Cara memberikan ASI juga akan berpengaruh pada ukuran payudara, baik diberikan secara langsung atau diperah.

  • Menstruasi

Ketika dalam masa menstruasi, hormon estrogen pada tubuh wanita akan meningkat dan puncaknya adalah pada 14 hari dalam siklus menstruasi. Hal ini membuat payudara lebih sensitif dan berpengaruh terhadap kelenjar di payudara sehingga payudara terasa lebih lunak dan membengkak.

  • Kontrasepsi

Jika Anda menggunakan alat kontrasepsi, hal tersebut juga akan memiliki dampak pada ukuran payudara. Hormon estrogen dan progesteron saat menjalani kontrasepsi dapat menyebabkan edema atau retensi air.

  • Rutinitas olahraga

Beberapa jenis olahraga yang Anda lakukan bisa memiliki dampak pada ukuran payudara. Jika Anda melakukan olahraga angkat beban, payudara juga akan mengalami perubahan karena otot juga lebih membesar. Namun hal ini tidak benar-benar membuat payudara lebih besar, hanya saja penampakannya yang lebih besar.

  • Kenaikan berat badan

Payudara adalah bagian tubuh yang kompleks dan terdapat saraf penghubung, kelenjar payudara, dan jaringan lemak. Ketika Anda mengalami penurunan berat badan, maka ukuran payudara juga akan mengikuti penurunan karena lemak pada payudara juga berkurang dan begitupun sebaliknya. Hal ini juga akan tampak ketika perubahan berat badan terjadi secara drastis.

  • Pertumbuhan jaringan abnormal

Selain lemak, pada payudara juga terdapat jaringan fibrosa. Ketika terdapat pertumbuhan abnormal jaringan fibrosis akan membuat ukuran payudara membesar.

Jika seorang wanita memiliki kista di payudara juga akan mempengaruhi ukuran payudaranya. Namun, ini sebenarnya adalah benjolan bulat yang berisi cairan atau benda padat. Pertumbuhan kista dapat terjadi pada wanita dengan usia berapa pun, namun umumnya lebih sering dialami oleh wanita di usia 40 tahun ke atas.

  • Usia

Pertumbuhan usia juga akan mengubah ukuran payudara. Hal ini karena pertumbuhan usia akan membuat perubahan hormon pada wanita.

Banyak hal yang dapat membuat payudara membesar, namun faktor payudara sering diremas adalah mitos. Apapun ukuran payudara Anda, seharusnya ini tidaklah menjadi masalah selagi Anda memiliki payudara yang sehat. Namun jika ukuran payudara berubah secara mendadak, Anda perlu mewaspadainya dan berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *