Jangan Diremehkan, Begini Cara Menghadapi Pasien Kesehatan Mental

Ketika berhadapan dengan pasien kesehatan mental, beberapa orang seringkali tidak tahu bagaimana harus bersikap. Selain memerlukan perhatian khusus, pasien ini juga cenderung lebih rentang menunjukkan reaksi negatif apabila tidak diperlakukan dengan cara yang tepat.

Karena itu, Anda perlu memahami cara yang tepat dalam menghadapi pasien jenis ini, khususnya jika Anda memiliki pasangan, keluarga, atau teman dengan masalah kesehatan mental. 

Tipe-tipe gangguan kesehatan mental

Pertama-tama, Anda harus memahami lebih dulu apa saja jenis-jenis kesehatan mental yang umum diderita. Tipe-tipe kesehatan mental digolongkan ke dalam beberapa kategori, di antaranya meliputi: 

  • Bipolar

Bipolar merupakan gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan perubahan drastis dalam emosi. Kondisi bipolar tediri atas beberapa jenis, mulai dari bipolar I, bipolar II, serta siklotimia. 

  • Gangguan disosiatif

Kategori ini melibatkan berbagai masalah mental yang berkaitan dengan pemutusan hubungan yang tidak disengaja antara kesadaran, ingatan, emosi, persepsi, serta identitas atau perasaan diri sendiri. 

  • Gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan merupakan salah satu kategori kesehatan mental yang paling sering terjadi. Kondisi pada kategori ini ditandai dengan rasa cemas dan takut yang signifikan, diikuti dengan gejala fisik berupa sesak napas, detak jantung cepat, dan pusing.

  • Perilaku obsesif

Perilaku obsesif merupakan gangguan mental yang serupa ditandai dengan perilaku obsesif terhadap sesuatu. Salah satu penyakit yang cukup dikenal dalam kategori ini adalah obsessive compulsive disorder (OCD).

Selain kategori-kategori di atas, masih ada banyak jenis pasien kesehatan mental lainnya berdasarkan kategori penyakit yang diderita. 

Cara menghadapi pasien kesehatan mental

Kesehan mental pada dasarnya mampu memberikan dampak besar bagi segala jenis hubungan, baik hubungan keluarga, pacaran, maupun pertemenan. Bila salah satu orang terdekat Anda menderita kesehatan mental, Anda harus bisa memposisikan diri dan menghadapi mereka dengan baik. 

Berikut ini beberapa tips untuk menghadapi pasien kesehatan mental: 

  • Jangan berperan sebagai terapis

Seringkali, orang mengambil kesimpulan sendiri dengan berperan sebagai terapis bagi teman atau keluarga yang memiliki masalah kesehatan mental. Padahal, tanpa pendidikan yang tepat, Anda tidak akan pernah bisa menjadi terapis dan membantu mengatasi masalah mental mereka. 

Sebaiknya, gunakan jasa terapis profesional sebagai pihak ketiga yang bisa memberikan arahan secara objektif. Anda juga perlu membiarkan pasangan, keluarga, atau teman yang menderita kesehatan mental untuk berusaha pulih dari kondisinya sendiri, agar pemulihan bersifat lebih permanen.

  • Beri dukungan dan bersimpati

Saat menyadari salah satu orang terdekat Anda mengalami masalah kesehatan mental, segera beri dukungan dan tunjukan simpati Anda pada mereka. Bagi mereka, kondisi ini mungkin memalukan dan membuat stres. Di sinilah Anda harus menjadi penyemangat agar kondisi mereka tidak semakin memburuk.

Setiap harinya, Anda perlu menunjukkan kepedulian melalui kata-kata dan tindakan. Buktikan bahwa Anda bersedia terus bersama-sama dengan mereka, baik saat mereka dalam kondisi sehat maupun sakit. Jangan sampai reaksi negatif dari Anda malah memperparah kondisi mereka. 

  • Belajar mengenai kesehatan mental

Sebagai salah satu orang terdekat, Anda perlu mengetahui dasar-dasar mengenai kondisi kesehatan mental agar bisa menghadapi pasien kesehatan mental dengan tepat. Cari informasi sebanyak-banyaknya, didiklah diri Anda agar tidak salah dalam memperlakukan pasien.

Ketika berhadapan dengan pasien kesehatan mental, Anda harus berhati-hati. Bersikaplah dengan tulus dan dengan penuh persiapan, agar kesehatan mental teman, keluarga, atau pasangan Anda bisa semakin membaik.

Ciri-ciri Benjolan Pada Payudara yang Jadi Tanda Kanker

Mengetahui bentuk dan kondisi payudara dalam keadaan normal merupakan salah satu cara mengantisipasi gangguan tertentu yang muncul pada area tersebut. Termasuk yang paling membahayakan adalah kanker payudara, pada umumnya kondisi ini bisa dikenali dengan salah satu ciri yakni adanya benjolan payudara dalam area tersebut.

Benjolan pada payudara merupakan ciri kanker payudara yang paling umum dan bisa dikenali oleh para perempuan. Meski demikian, tidak semua benjolan merupakan tanda kanker payudara, sehingga perempuan harus bisa membedakan letak benjolan normal pada payudara dengan benjolan yang menandakan gangguan.

Benjolan Payudara Akibat Kanker

Gejala dari kanker payudara yang paling umum terjadi adalah munculnya benjolan, ini menjadi ciri yang khas dan mudah dikenali. Apabila seorang perempuan merasa memiliki benjolan di area payudara, segera periksakan kondisi tersebut ke dokter atau bisa terlebih dahulu mencocokkan kondisi itu dengan ciri benjolan karena kanker, seperti berikut ini.

  • Keras jika dipegang.
  • Biasanya tidak bisa digerakkan atau ditekan.
  • Bentuknya tidak teratur dan ukurannya beragam.
  • Paling sering muncul di dekat ketiak.
  • Tidak selalu menimbulkan rasa sakit.
  • Berwarna kemerahan dan teksturnya menyerupai kulit jeruk.

Pemeriksaan payudara merupakan hal yang perlu dilakukan secara rutin dalam setiap bulannya, langkah ini penting dilakukan sebagai deteksi dini kanker payudara. Waktu yang paling baik untuk melakukan pemeriksaan payudara ini adalah tujuh hingga sepuluh hari setelah perempuan mengalami masa menstruasi, berikut ini caranya.

  • Berdiri Tegak

Lakukan pemeriksaan bentuk dan permukaan kulit payudara dan lihat apabila terdapat perubahan dari kondisi yang biasa.

  • Angkat Dua Lengan ke Atas

Tekuk kedua siku dan posisikan kedua tangan di belakang kepala, dorong siku ke arah depan dan perhatikan jika ada perubahan pada payudara, lalu dorong siku ke arah belakang sembari perhatikan bentuknya.

  • Letakkan Tangan di Pinggang

Kemudian condongkan bahu ke depan hingga payudara berada pada posisi menggantung, setelah itu dorong kedua siku ke depan dan kencangkan otot dada.

  • Angkat Lengan Kiri ke Atas

Sampai tangan kiri bisa menyentuh bagian atas punggung, lalu raba dan tekan area payudara hingga area ketiak menggunakan ujung jari kanan. Periksa payudara dengan gerakan memutar dan urus dari arah tepi payudara ke puting.

  • Cubit Puting

Sembari mencubit kedua puting bisa cermati cairan yang keluar dari puting, jika ada segera periksa dan konsultasikan ke dokter.

  • Pakai Bantal

Letakkan bantal dibawah pundak kanan dalam posisi tidur, lalu angkat lengan kanan dan kiri secara bergantian dan periksa payudara secara menyeluruh seperti di atas.

Gejala Kanker Payudara

Selain munculnya benjolan payudara, kanker payudara memiliki beberapa gejala yang sering terjadi dan dialami perempuan. Kebanyakan perempuan mungkin hanya mengetahui gejala kanker payudar adalah munculnya benjolan, meskipun ada berbagai gejala lain yang menandai kemunculan kanker payudara, seperti berikut ini.

  • Perubahan kulit payudara, bisa berlubang-lubang seperti kulit jeruk dan teksturnya berubah hingga merasa gatal.
  • Keluarnya cairan berwarna dari puting, munculnya luka mirip eksim yang tak kunjung sembuh pada puting yang menyebabkan munculnya cairan ener atau kental.
  • Membengkaknya kelenjar getah bening, sel kanker bisa berpindah dan menyebar ke kelenjar getah bening. Kelenjar ini merupakan sekumpulan jaringan sistem kekebalan tubuh yang bertugas melawan mikroorganisme asing, termasuk kanker.
  • Payudara berat sebelah antara kiri dan kanan memiliki ukuran dan bentuk yang tidak sama persis, kondisi ini bisa membuat payudara membengkak.

Ini yang Akan Dialami Saat Hamil 19 Minggu

Saat Anda berada di tengah masa kehamilan, Anda perlu memperhatikan kondisi diri dan janin Anda setiap minggunya. Saat hamil 19 minggu, Anda pasti akan merasakan perubahan tertentu pada tubuh Anda.

Minggu ke-19 kehamilan adalah bagian dari trimester kedua. Pada usia ini, kehamilan Anda cenderung lebih aman dan stabil. Anda juga mungkin sudah tidak merasakan gejala-gejala yang memicu ketidaknyamanan seperti di minggu-minggu sebelumnya.

Kondisi bayi saat hamil 19 minggu

Memasuk usia kehamilan di minggu ke-19, bayi Anda sudah mengalami perkembangan pesat dalam hal kemampuan sensorik. Saraf otak bayi sudah dapat berfungsi untuk menggunakan indera penciuman, pengecap, pendengaran, penglihatan, dan sentuhan.

Biasanya, bayi di usia kehamilan yang seperti ini memiliki ukuran panjang kurang lebih 22,8 cm. Sementara, berat bayi akan mengalami peningkatan sampai dengan 272 gram. Secara keseluruhan, bentuk lengan dan kaki bayi sudah cukup proporsional saat Anda hamil 19 minggu.

Selain itu, pada masa ini, akan terbentuk lapisan pelindung yang menutupi kulit bayi. Lapisan ini disebut dengan vernix caseosa, lapisan berwarna putih yang tebal dan bertekstur menyerupai lilin.

Lapisan vernix caseosa memiliki peran yang sangat penting dalam pertumbuhan bayi di dalam kandungan. Lapisan ini berfungsi untuk:

  • Melindungi kulit bayi dari cairan ketuban
  • Membantu bayi mengatur suhu tubuh
  • Mencegah infeksi
  • Melembabkan kulit bayi, membuat bayi lebih mudah melewati jalan lahir ketika akan dilahirkan nantinya
  • Meningkatkan proses penyembuhan luka

Pada usia kehamilan di minggu ke-19, bayi umumnya akan terjaga selama kurang lebih enam jam dalam sehari, lalu beristirahat atau tidur selama 18 jam. Pola ini serupa dengan pola bayi yang baru dilahirkan.

Perubahan yang dialami tubuh saat hamil 19 minggu

Ketika hamil, Anda mungkin menyadari adanya perubahan signifikan yang dialami oleh tubuh setiap minggunya. Di minggu ke-19 pun, Anda juga akan merasakan adanya perbedaan kondisi tubuh bila dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya.

Salah satu perbadaan yang dapat Anda rasakan adalah ukuran perut atau berat yang semakin bertambah. Pada minggu ini, perut Anda tergolong besar dan siapa saja sudah bisa menyadari bahwa Anda sedang mengandung.

Karena adanya perubahan pada ukuran perut, masa ini akan menjadi waktu yang tepat bagi Anda untuk membeli pakaian baru khusus ibu hamil. Selain itu, Anda mungkin juga bisa mempersiapkan alas kaki khusus ibu hamil, karena wanita hamil 19 minggu umumnya mengalami pembengkakkan kaki.

Meski kaki tampak lebih besar, Anda mungkin belum benar-benar merasakan nyeri atau rasa tidak nyaman pada area tersebut. Akan tetapi, seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, kaki Anda akan terasa semakin sulit untuk digerakkan apabila tidak dibiasakan untuk menggunakan alas kaki yang mendukung.

Banyak wanita yang merasakan tendangan bayi untuk pertama kalinya di minggu ke-19 kehamilan. Anda dan pasangan mungkin bisa mengantisipasi gerakan bayi bila sudah memasuk usia kehamilan 19 minggu.

Akan tetapi, jika bayi masih belum melakukan gerakan signifikan dan Anda tidak bisa merasakan tendangannya, Anda tidak perlu khawatir. Hal ini cukup wajar karena usia kehamilan yang juga belum terlalu lama. Anda bisa menunggu hingga beberapa minggu berikutnya sampai kondisi bayi dalam kandungan sudah semakin matang.

Setiap minggunya, sebaiknya perhatikan terus kondisi diri Anda dan juga bayi dalam kandungan. Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kesehatan saat hamil 19 minggu, Anda bisa melakukan pemeriksaan rutin ke dokter.

Kebutuhan Kalori Per Hari Kurang, Ini Bahayanya

Memotong asupan kalori per hari menjadi jalan mayoritas yang dipilih orang untuk melakukan pengurangan badan. Namun baiknya ketika melakukan hal tersebut, Anda terlebih dahulu mempertimbangkan masak-masak mengenai risiko apabila kebutuhan kalori per hari dikurangi secara berlebihan.

kalori per hari

Ini kalori mengacu pada energi yang dimiliki seseorang untuk bisa melakukan beragam aktivitas fisik. Idealnya, kebutuhan kalori untuk laki-laki berada di kisaran 2.500 kalori per hari. Sementara kebutuhan kalori per hari untuk perempuan berada di kisaran 2.000 kalori. Selain jenis kelamin, kebutuhan kalori per hari juga bergantung pada beberapa faktor di bawah ini.

  • Usia

Orang-orang dengan usia produktif cenderung membutuhkan lebih banyak kalori harian.

  • Ukuran Badan

Tinggi dan berat badan juga berpengaruh pada kebutuhan kalori karena menentukan seberapat cepat Anda menggunakan energi.

  • Kegiatan

Apabila Anda semakin aktif dalam mobilitas dan berkegiatan harian, semakin banyak pula kebutuhan kalori per hari yang mesti dipenuhi.

  • Kondisi Badan

Sehat tidaknya badan Anda menentukan seberapa banyak kalori yang dibutuhkan per harinya. Ini karena kalori juga berguna untuk memulihkan kondisi tubuh yang sedang tidak fit.

Kebutuhan kalori per hari yang tidak terpenuhi akan membuat Anda tidak berenergi menjalani hari. Tidak hanya itu, risiko-risiko kesehatan juga mengintai tubuh Anda akibat tidak memadainya kebutuhan kalori yang Anda punya.

  1. Kelelahan Berlebih

Kebutuhan kalori per hari yang tidak terpenuhi agar membuat tubuh Anda tidak bisa menerima pasokan energi yang dibutuhkan. Anda pun akan lebih mudah merasa lelah, bahkan sangat lelah sehingga tidak mampu melakukan segala rencana aktivitas.

  • Malnutrisi

Kondisi malnutrisi kerap dijumpai pada orang-orang yang memilih menjalani pengurangan kalori untuk diet pengurangan berat badan. Ini khususnya terjadi pada orang-orang yang memilih diet tanpa mempertimbangkan keseimbangan nutrisi yang masuk ke tubuh. Memilih diet ekstrem yang mengurangi kalori masuk sangat mudah membuat tubuh Anda kekurangan zat besi, folat, protein, juga vitamin B12.

  • Sembelit

Kebutuhan kalori per hari yang tidak terpenuhi dapat membuat Anda mengalami masalah pencernaan, khususnya berupa sembelit. Kondisi yang membuat Anda hanya bisa buang air besar kurang dari tiga kali seminggu ini terjadi karena kurangnya serat dalam tubuh karena asupan makanan yang sangat sedikit.

  • Mengurangi Kesuburan

Masalah kesuburan juga mengintai orang yang kerap mengalami kekurangan kalori harian. Pasalnya ketika Anda mengurangi jumlah asupan energi yang masuk ke tubuh, Anda risiko tubuh menjadi minim memproduksi hormon yang dibutuhkan untuk kesuburan. Berdasarkan penelitian, kurangnya asupan kalori harian bisa mengurangi produksi hormon esterogen dan lutenizing. Padahal, kedua hormone ini diperlukan agar ovulasi pada perempuan dapat terjadi.

  • Masalah Batu Empedu

Sengaja mengurangi asupan energi untuk menyisihkan kebutuhan kalori per hari dapat berbuah serius dengan kemunculan batu empedu sebagai efek sampingnya. Kondisi ini terjadi karena ketika Anda terlalu banyak mengurangi kebutuhan kalori, hati akan mengeluarkan kolesterol ekstra yang berujung pada penumpukan dan pengkristalan kolesterol di empedu sehingga. Munculnya batu empedu ini akan menimbulkan beberapamasalah lain, mulai dari nyeri di tulang belakang, mual dan muntah, sampai gangguan pencernaan. 

  • Mudah Sakit

Ketika kebutuhan kalori per hari tidak terpenuhi, tubuh akan sulit memproduksi imunitas yang optimal. Anda pun akan lebih mudah sakit ketika melakukan aktivitas yang cukup berat. Anda juga akan mudah terserang bakteri dan virus, yang sebenarnya dapat ditangkal apabila imunitas Anda terjaga.

Mengurangi kebutuhan kalori harian sebenarnya sah-sah saja. Namun, ada syaratnya, yaitu harus dengan konsultasi terlebih dahulu kepada tim medis terpercaya. Apabila Anda asal mengurangi asupan kalori harian, bahaya-bahaya di atas mesti Anda hadapi.

Yuk Ketahui, Tanda dan Gejala Hamil 21 Minggu!

Mungkin masih banyak Bunda di sini yang penasaran seperti apa sih tanda atau gejalanya saat hamil 21 minggu? Tidak salah lagi, artikel ini akan menjawab rasa penasaran Bunda tentang tanda-tanda hamil 21 minggu beserta tips agar kehamilan Bunda tetap sehat dan terjaga dengan baik. Selain itu, ada info menarik tentang perkembangan janin saat hamil 21 minggu. Wah, makin penasaran, ya Bun? Yuk, langsung simak penjelasannya di sini!

Tanda atau gejala hamil 21 minggu

Jangan-jangan, masih ada nih Bunda yang tidak sadar kalau usia kehamilannya sudah menginjak 21 minggu. Nah, selain payudara yang semakin membesar dan mulai bermunculan stretch mark, ada beberapa gejala hamil 21 minggu lainnya yang bisa Bunda jadikan referensi. Apa sajakah itu?

  • Mengalami varises.

Ketika rahim semakin membesar, Bunda mungkin akan mengalami varises di bagian kaki, vulva, atau rektum. Bahkan, kondisi ini bisa tetap ada setelah Bunda melahirkan, tapi sebagian besar dapat hilang dan membaik dengan sendirinya.

Untuk mencegah atau mengurangi kejadian varises ini, Bunda bisa melakukan beberapa cara berikut:

  • Tinggikan kaki hingga lebih tinggi dari jantung.
  • Jangan duduk atau berdiri terlalu lama.
  • Perbanyak istirahat dan berjalan-jalan santai.
  • Tetap pertahankan berat kehamilan normal dan sehat.
  • Penuhi asupan serat harian dari buah-buahan dan sayur-sayuran, serta perbanyak minum air putih untuk mencegah sembelit.
  • Terserang infeksi saluran kemih (ISK).

Infeksi saluran kemih (ISK) memang lebih sering terjadi saat hamil. Hal ini dikarenakan adanya beban janin di dalam rahim yang menekan kandung kemih, sehingga menghalangi aliran urin. Cara mengatasinya adalah dengan minum air putih yang banyak. Kemudian, janganlah menunda jika Bunda ingin buang air kecil.

Gejala ISK berikut harus Bunda waspadai, yaitu:

  • Terasa nyeri dan seperti terbakar ketika buang air kecil.
  • Frekuensi buang air kecil terlalu sering.
  • Muncul rasa nyeri atau kram di area kemaluan.
  • Panas dingin.
  • Demam.
  • Urin jadi keruh dan berbau busuk.

Jika Bunda merasakan gejala-gejala tersebut, maka segeralah temui dokter untuk memperoleh pengobatan. Biasanya, dokter akan meresepkan antibiotik yang juga aman untuk bayi.

  • Wajah berjerawat dan berminyak.

Gejala lainnya yang dapat terjadi saat hamil 21 minggu adalah wajah jadi berjerawat dan berminyak. Hal ini mungkin disebabkan oleh perubahan hormon di dalam tubuh akibat kehamilan yang terjadi. Untuk memerangi jerawat yang membandel dan menekan produksi minyak berlebih di kulit, cobalah melakukan beberapa cara berikut.

  • Cuci wajah dengan sabun yang ringan dan air hangat di pagi dan sore hari, serta setelah berolahraga.
  • Gunakan produk kosmetik yang aman untuk bumil, serta mengandung bahan-bahan anti-acne dan oil control.
  • Cuci rambut yang berminyak setiap hari.

Perkembangan janin saat hamil 21 minggu

Saat hamil 21 minggu, mungkin berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh sudah mulai Bunda rasakan. Perubahan fisik pada tubuh yang jelas terlihat adalah mulai mengenakan baju yang lebih besar atau baju khusus hamil, untuk mengakomodasi ukuran perut yang semakin membesar.

Adapun perkembangan janin saat hamil 21 minggu, meliputi:

  • Janin sudah mulai bergerak di dalam rahim, meskipun kadang sulit dirasakan.
  • Ukuran janin bertambah, dengan perkiraan panjangnya lebih dari 8 ½ inci dari bagian atas kepala hingga tumit dan beratnya sekitar 12 ons. Kira-kira, ini seukuran wortel, lho.
  • Mata bayi sudah bisa terbuka.
  • Bayi juga sudah bisa menelan cairan ketuban.
  • Sidik jari tangan dan jari kakinya yang mungil mungkin sudah dapat terlihat melalui pemeriksaan USG.

Inilah beberapa gejala dan perkembangan janin pada usia hamil 21 minggu yang bisa Bunda jadikan acuan, sehingga Bunda tidak melewatkan hal-hal penting selama kehamilan. Selalu rutin periksakan kehamilan ke dokter atau bidan dan konsultasikan jika Bunda mengalami sesuatu yang tidak beres atau kondisi medis tertentu.

Bagaimana Cara Mengatasi Kulit Tangan Kering? 

Setiap orang tentunya sering mengalami kekeringan pada tubuh, termasuk kulit tangan. Kulit tangan kering merupakan kondisi kulit yang terjadi akibat berbagai faktor seperti sinar matahari. Walaupun sering terjadi, hal tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi kulit. Sebagian orang merasa bahwa kulit tangan kering akan mempengaruhi penampilan mereka.

Penyebab Kulit Tangan Kering

Seseorang yang mengalami kulit tangan kering bisa disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

Stres

Stres bisa membuat seseorang mengalami gangguan pada tubuh, termasuk kekeringan di bagian tangan.

Kondisi medis

Seseorang bisa saja mengalami kekeringan kulit di bagian tangan, lebih sering dari orang lain. Hal tersebut disebabkan karena mereka mengalami kondisi medis seperti psoriasis dan eczema.

Lingkungan kerja

Lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi kondisi kulit tangan seseorang. Seseorang yang memiliki pekerjaan seperti perawat mungkin perlu sering mencuci tangan pada saat bekerja sehingga membuat kulit tampak kering.

Cuaca

Kulit tangan kering juga bisa dipengaruhi oleh perubahan cuaca seperti sinar matahari, bahkan ketika memasuki cuaca dingin. Cuaca tersebut akan membuat kulit tangan mudah kering.

Cara Mengatasi Kulit Tangan Kering

Jika Anda merupakan salah satu orang yang ingin membuat diri menarik setiap saat dan ingin mengatasi kulit tangan kering, Anda dapat melakukannya. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut, tanpa bantuan dokter:

Kurangi stres

Stres merupakan hal yang perlu diwaspadai, karena dapat menimbulkan berbagai masalah, termasuk kekeringan di bagian tangan. Oleh karena itu, untuk mengurangi stres, Anda dapat menghindari faktor-faktor yang dapat membuat Anda stres. Anda juga bisa melatih kesabaran Anda untuk mengurangi risiko tersebut.

Menggunakan pelembab

Pelembab merupakan salah satu cara yang umum untuk mengatasi kulit kering. Anda dapat menggunakan pelembab seperti minyak kelapa.

Menggunakan lidah buaya

Lidah buaya juga bisa Anda gunakan dimana bahan tersebut dapat menjaga kondisi kulit secara efektif. Lidah buaya mengandung antibiotik dan antiradang alami.

Gunakan krim hidrokortison

Krim hidrokortison juga bisa Anda gunakan, karena dapat mengurangi iritasi pada bagian kulit tangan.

Gunakan oat

Oat juga dapat membantu mengatasi kulit kering. Anda dapat berendam di dalam air yang menggunakan oat, baik mentah atau sudah dimasak.

Mengelupas kulit mati

Anda juga dapat mengelupas kulit mati setelah mengalami kulit kering. Untuk mengelupas kulit mati, Anda dapat menggunakan batu apung atau campuran minyak zaitun dan 1 hingga 2 sendok makan gula pasir. 

Lindungi tangan dari sinar matahari

Melindungi diri dari sinar matahari juga merupakan salah satu cara yang umum bagi sebagian orang untuk menjaga kulit mereka. Anda dapat menggunakan tabir surya atau sunscreen jika Anda tidak ingin kulit tangan Anda terpapar sinar matahari.

Gunakan sarung tangan

Anda juga dapat menggunakan sarung tangan jika ingin mencegah kekeringan pada kulit tangan. Hal tersebut akan sangat berguna ketika Anda mencuci piring dimana hal tersebut akan melibatkan sabun sehingga dapat membuat tangan cepat kering.

Jangan menggunakan air dryer panas

Air dryer yang panas juga dapat membuat kulit tangan seseorang kering. Oleh karena itu, jika Anda ingin membersihkan tangan dari air, Anda dapat menggunakan lap.

Gunakan humidifier

Humidifier dapat melembabkan ruangan untuk mencegah kulit tangan seseorang kering, terutama jika seseorang tinggal di kawasan yang kering atau dingin.

Kesimpulan

Kulit tangan kering merupakan kondisi yang sebaiknya diperhatikan, walaupun tidak menimbulkan bahaya bagi tubuh. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kekeringan pada tangan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut dengan dokter.

Cara Mengganti Popok Bayi yang Benar

Terkadang, orang tua abai dalam memakaikan popok pada sang buah hati. Selain itu, kerap pula terjadi kasus popok bayi baru diganti setelah sekian lama. Hal ini tentu tak bisa diterapkan karena bisa memberikan dampak tersendiri bagi sang anak.

Hal tersebut karena ketika popok terlalu lama digunakan, bisa memicu munculnya ruam popok pada kulit di sekitar bokong bayi. Kemudian, bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, gatal sampai perih. Selanjutnya, bisa juga menimbulkan risiko infeksi kandung kemih dan infeksi akibat jamur dan bakteri pada bayi.

Untuk itu, mengganti popok bayi setidaknya dilakukan 2-3 jam sekali, dan tentunya dengan langkah yang tepat. Bagaimana caranya? Berikut penjelasannya.

Pertama-tama, siapkan terlebih dahulu perlengkapannya, seperti popok bersih, tisu basah, kapas, waslap atau handuk kering, perlak, dan bedak serta salep ruam jika dibutuhkan.

Untuk perlengkapan tersebut, pastikan diletakkan di posisi yang dekat dan terjangkau. Disarankan pula agar tak di taruh secara menumpuk karena bisa menyulitkan diri sendiri. Agar memudahkan memakaikan popok, pastikan baju bayi dilepas dahulu.

Selanjutnya, sebelum memulai proses penggantian popok bayi, pastikan tangan bersih. Atau paling tidak jika sedang dalam perjalanan menggunakan penyanitasi tangan atau hand sanitizer. Hal itu penting mengingat saat ini juga sedang pandemi Covid-19.

Setelah tangan dipastikan bersih, berikutnya letakan bayi di atas kain alas yang sudah disiapkan sebelumnya. Buka popok yang kotor dan Tarik ke bawah sedikit. Perlu diingat, saat hendak mengganti popok, pastikan kaki anak sudah dipegang dengan satu tangan. Nantinya, tangan yang memegang kaki bayi juga untuk mengangkat kakinya agar tidak banyak bergerak.

Sementara tangan satunya sudah melepas popok bayi yang kotor, tahap berikutnya bersihkan bokongnya dengan tisu basah yang sudah disiapkan sebelumnya. Sesudahnya, selipkan popok baru.

Untuk bayi laki-laki, sebelum membersihkan bokong bisa lebih dulu mengelap penis hingga buah zakar dengan lap lembab atau tisu basah. Setelahnya baru pindah membersihkan bagian bokong.

Sedangkan untuk bayi perempuan, bersihkan disarankan membersihkan dari arah depan ke belakang. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko infeksi saluran kencing, mengingat anak perempuan rentan mengalaminya.

Jangan lupa pula bersihkan setiap lipatan pada kulit bayi dan pastikan habis mengelap dengan tisu basah, kondisi kulit sudah kering. Cara ini juga perlu dilakukan sekalipun sang anak tak membuang air besar. Memastikan kebersihan saat mengganti popok bayi penting dilakukan.

Sesudah tahap pembersihan selesai, berikutnya memasang popok baru. Untuk bayi laki-laki, jangan lupa arahkan penis ke bawah. Hal ini agar air kencingnya mengarah ke bagian daya serap popok.

Setelah popok dipastikan berada di antara dua kaki bayi dengan seimbang, kencangkan perekat popok ke arah perut. Tetapi, jangan terlalu kencang agar sang anak tetap nyaman.

Ketika semua tahapan sudah selesai, jangan lupa membuang popok bayi yang sudah kotor berikut dengan tisu basah yang habis dipakai. Sebelum dibuang, pastikan plastik yang membungkusnya sudah diikat dengan kencang. Setelahnya, jangan lupa cuci tangan kembali sampai bersih setelah melakukannya.

Dalam mengganti popok bayi memang terkesan sederhana dan mudah. Tetapi, tidak ada salahnya agar setiap pasangan mau bergantian melakukannya. Terlepas dari itu, sekalipun terbilang sederhana, mengganti popok dengan proses yang benar memang tak bisa diabaikan. Selain demi kebersihan sang buah hati, mengganti popok bayi dengan benar juga berimplikasi pada kenyamanan.

Terpenting, yang perlu diingat jangan biarkan bayi terlalu lama mengenakan popoknya. Mengganti popok bayi secara teratur sangat dianjurkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya.

Rekomendasi Obat Demam yang Bisa Dibeli Tanpa Resep Dokter

Demam seringkali muncul saat seseorang mengalami gangguan kesehatan. Demam sendiri bukanlah penyakit, melainkan gejala yang timbul sebagai akibat dari suatu penyakit. Sehingga, jika Anda minum obat demam, yang reda adalah gejalanya, bukan penyakitnya. Secara normal, demam adalah mekanisme yang terjadi saat tubuh mencoba melawan infeksi akibat bakteri, virus, jamur, atau komponen lain yang berbahaya. Sehingga jika demam yang dirasakan masih ringan, dokter biasanya tidak menyarankan Anda langsung minum obat penurun panas. Sebab, naiknya suhu tubuh ini justru berguna untuk membunuh penyebab penyakit. Jenis obat demam yang bisa dibeli bebas adalah paracetamol dan obat-obatan dari golongan antiinflamasi non-steroidal (AINS) seperti ibuprofen, naproxen, dan aspirin.

  1. Paracetamol

Paracetamol atau bisa juga disebut dengan acetaminophen adalah obat penurun panas sekaligus pereda nyeri. Obat demam ini tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari tablet, kapsul, puyer, hingga sirup.Paracetamol aman untuk dikonsumsi oleh bayi berusia di atas 6 bulan hingga orang dewasa, tapi tentu dengan dosis yang berbeda. Anda harus ikuti instruksi dosis yang ada dikemasan dan jangan mengonsumsi melebihi dosis yang disarankan.

Jika Anda termasuk orang yang secara teratur mengonsumsi obat-obatan lain, berhati-hatilah saat minum paracetamol. Sebab, obat ini bisa menimbulkan interaksi yang berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan:

  • Obat pengencer darah seperti warfarin
  • Obat turberkulosis atau TBC yang bernama isoniazid
  • Obat kejang, seperti carbamazepine dan phenytoin
  • Ibuprofen

Selain bisa membantu menurunkan panas, obat ini juga dapat meredakan peradangan atau inflamasi dan nyeri di tubuh. Obat ini sudah bisa dikonsumsi oleh anak berusia 6 bulan ke atas dan orang dewasa dengan dosis yang berbeda. Hal yang penting, selalu ikuti dosis yang tertera di dalam kemasan. Secara umum ibuprofen aman untuk dikonsumsi, meski bagi beberapa orang bisa menimbulkan efek samping berupa sakit perut. Karena itu, biasanya Anda disarankan minum obat ini setelah makan. Berhati-hatilah dalam mengonsumsi ibuprofen apabila Anda juga sedang menggunakan obat pegencer darah seperti warfarin secara teratur.

  • Naproxen

Obat demam selanjutnya adalah naproxen. Obat ini baru boleh dikonsumsi oleh anak berusia 12 tahun ke atas. Penggunaan Naproxen untuk anak di bawah 12 tahun harus melalui konsultasi dokter terlebih dahulu. Sama seperti ibuprofen, naproxen juga merupakan obat golongan AINS. Selain menurunkan panas, obat ini juga bisa meredakan peradangan atau inflamasi dan mengurangi rasa nyeri. Efek samping naproxen mirip dengan efek samping ibuprofen, yaitu bisa menimbulkan sakit perut. Sehingga, Anda disarankan untuk mengonsumsi obat ini setelah makan.

  • Aspirin

Dibanding dengan obat penurun panas golongan AINS lainnya, aspirin cenderung lebih keras, sehingga tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak tanpa konsultasi dokter. Obat demam ini hanya boleh dikonsumsi secara bebas oleh orang dewasa berusia 18 tahun ke atas.Selain sakit perut, aspirin juga berpotensi menimbulkan efek samping yang lebih serius seperti perdarahan dan tukak lambung. Sama seperti obat-obatan lainnya, aspirin juga tidak luput dari potensi alergi.

Perlu diingat bahwa mekanisme tubuh dalam menghadapi demam bisa berbeda bagi setiap orang. Pada beberapa anak, suhu tubuh sedikit melebihi normal sudah bisa memicu kejang. Sehingga, rekomendasi obat demam di atas bisa saja dimodifikasi sesuai anjuran dokter atau kondisi masing-masing orang. Chat konsultasi dokter, tips dan trik menjaga kesehatan, mengatasi demam, bahkan membeli obat demam, dapat Anda peroleh dengan mengakses di SehatQ.com.

Cara Memutihkan Kulit Tangan Dengan Bahan Di Rumah

Radiasi UVA dari matahari membuat kulit Anda menjadi coklat, khususnya pada bagian tangan. Lalu bagaimana cara memutihkan kulit di bagian tangan?

Cuaca panas tidak hanya membuat Anda dehidrasi tetapi juga menyerap semua kelembaban dari kulit serta membuatnya lemah dan kering. Sinar UVA menembus lapisan bawah epidermis dan memicu sel yang disebut melanosit. Sel-sel ini menghasilkan melanin, pigmen coklat di kulit yang menyebabkan berubahnya warna kulit Anda.

Terlalu lama di bawah sinar matahari meningkatkan risiko penuaan dini pada kulit Anda. Tangan Anda terkena paparan sinar matahari dalam jumlah maksimum karena jarang tersembunyi dari sinar berbahaya ini, sehingga apat menyebabkan warna kulit tidak merata dan perubahan warna.

Berikut adalah cara memutihkan kulit tangan yang alami dan tanpa efek samping yang berbahaya:

  • Yogurt dan kunyit

Ambil semangkuk yogurt dan tambahkan 1 sendok teh bubuk kunyit. Campur dan aplikasikan pada kulit tangan Anda yang berubah kecoklatan. Bilas setelah 20 menit.  Yogurt mengandung probiotik yang mencerahkan kulit dan melembabkan, sedangkan kunyit memperbaiki warna kulit Anda yang tidak merata.

  • Jus lemon

Ambil mangkuk berisi jus lemon hangat dan rendam tangan Anda yang di dalamnya selama 20 menit. Setelah itu bilas tangan dengan air dingin. Vitamin C dalam jus lemon melindungi sel kulit Anda dari sinar UV.  Pastikan Anda melembabkan kulit Anda setelahnya, karena air jeruk lemon yang asam dapat membuat kulit Anda kering.

Kandungan bahan-bahan alami diatas, mampu mengembalikan warna kulit Anda. Selain merupakan cara yang sehat untuk memutihkan kulit tangan, bahan-bahan tersebut juga mudah untuk Anda dapatkan.

Untuk memutihkan kulit tangan, Anda dapat memilih metode yang keras seperti melakukan bleaching. Tetapi metode tersebut sebenarnya menyebabkan penggelapan lebih lanjut pada kulit tangan dan membuatnya menjadi kasar dan kering.

Tangan merupakan salah satu bagian tubuh Anda yang paling sering terkena paparan sinar matahari. Sehingga seringkali menyebabkan warna kulit tidak merata dan perubahan warna. Lakukanlah cara sederhana dan alami untuk memutihkan kulit tangan Anda. Untuk hasil yang maksimal, lakukan minimal 3 kali dalam seminggu.

Ragam Penyebab Mata Kecil Sebelah, Berbahayakah?

Apakah Anda termasuk salah seorang yang memerhatikan penampilan secara khusus? Sedikit saja Anda menemukan sesuatu yang tidak normal, bisa jadi mengganggu kepercayaan diri. Sebagai contoh, penampilan mata kecil sebelah yang sebenarnya tidak semua orang dapat menyadari kondisi ini, namun mungkin Anda merasa terganggu karenanya.

Anda pun akan berusaha untuk mencari cara untuk mengatasi mata kecil sebelah tersebut. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk melakukan prosedur medis tertentu, Anda perlu untuk mengecek dan berkonsultasi mengenai kondisi mata kecil sebelah dengan dokter. Pasalnya, memilih prosedur medis yang sesuai membutuhkan diagnosis yang tepat terhadap penyebab mata kecil sebelah tadi.

Apa yang menjadi penyebab mata kecil sebelah?

Pada dasarnya, ukuran mata kecil sebelah dapat disebabkan oleh suatu penyakit tertentu maupun faktor bukan penyakit.

  • Faktor non medis

Sebagian besar kasus mata kecil sebelah disebabkan oleh faktor non medis. Variasi wajah tiap individu memang berbeda-beda dan diketahui bahwa di dunia ini hanya segelintir orang yang memiliki tampilan wajah yang simetris, mengingat bahwa manusia selalu berkembang dan tumbuh seiring dengan bertambahnya usia.

Salah satu kondisi yang kerap terjadi, yaitu ketika manusia semakin menua, maka kulit dan jaringan yang berada di sekitar mata secara berangsur akan kehilangan keelastisannya. Kondisi ini akan menyebabkan kelopak mata maupun jaringan kulit di sekitarnya terlihat turun dan menyebabkan kesan ukuran mata kecil sebelah.

Tampilan mata kecil sebelah juga dapat disebabkan, karena letak hidung yang tidak simetris atau karena perbedaan ketebalan dan letak alis kanan dan kiri.

  • Enophthalmos

Pernahkah Anda mendengar tentang enophthalmos? Enophthalmos adalah suatu gangguan mata yang menyebabkan bola mata terlihat lebih ‘tenggelam‘ atau lebih masuk ke dalam soket mata. Gangguan mata ini akan menimbulkan kesan mata kecil sebelah. Penyebab enophthalmos ini dapat berupa benturan maupun penyakit tertentu, seperti penyakit yang menyerang sinus pada belakang mata.

Enophthalmos terjadi secara bertahap hingga hitungan tahunan dan jarang sekali orang yang menyadari bahwa dirinya mengidap enophthalmos. Meskipun begitu, enophthalmos biasanya terjadi dengan gejala, seperti:

  • Rasa nyeri pada wajah
  • Area sinus terasa nyeri
  • Adanya perasaan bahwa mata terasa seperti ditarik
  • Kesan bahwa mata terlihat layu atau kelopak mata yang terlihat turun
  • Ptosis

Sebagian besar kasus mata kecil sebelah disebabkan oleh ptosis atau blepharoptosis, yaitu kondisi kelopak mata turun yang menutupi sebagian bahkan hampir seluruh mata. Dalam kasus yang ringan, ptosis tidak menyebabkan adanya gangguan kesehatan serius, hanya memang mengganggu penampilan. Namun, jika ptosis menyebabkan kelopak mata turun hingga mengganggu penglihatan, kondisi ini dapat menjadi tanda adanya masalah pada saraf, otot, atau soket mata.

Ptosis dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Penyakit mata, berupa infeksi atau tumor yang ada pada rongga mata.
  • Gangguan saraf mata yang menyebabkan kelopak mata bergerak naik dan turun, tanpa adanya kontrol dari saraf yang berada di otak.
  • Usia lanjut
  • Myasthenia gravis, yaitu penyakit autoimun yang menyebabkan otot tidak dapat menerima respons dari saraf.
  • Gangguan pertumbuhan ketika dalam kandungan, ketika otot yang bertugas menaikkan kelopak mata tidak berkembang secara optimal.

Dengan berkonsultasi ke dokter, Anda bisa mendapat penanganan dan perawatan yang sesuai dengan penyebab mata kecil sebelah, tanpa khawatir menyebabkan gangguan penglihatan maupun kesehatan lainnya yang lebih serius.