Ketahui Pro dan Kontra Melakukan Scaling Gigi 

Penulis: Agnes Sarila Wiridhani

Mulut Anda bisa menjadi sarang banyak bakteri jika tidak dibersihkan dengan cara yang benar. Dokter menyarankan untuk menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yaitu pagi dan malam sebelum tidur untuk menjaga kebersihan gigi. Namun, membersihkan gigi secara manual menggunakan sikat gigi tidaklah cukup karena sikat gigi tidak dapat menjangkau seluruh sela-sela gigi terdalam. Scaling gigi menjadi solusi untuk permasalahan ini. Apalagi untuk Anda yang memiliki banyak plak pada gusi, dokter mungkin akan menyarankan melakukan scaling gigi. 

Manfaat Scaling Gigi

Plak adalah lapisan lengket yang terbentuk pada gigi. Plak ini mengandung bakteri dan dapat berkembang ketika partikel makanan bercampur dengan air liur. Anda dapat menghilangkan plak, yang menumpuk di gigi setiap hari, dengan cara menyikat gigi. Namun, sikat gigi juga tidak dapat membersihkan gigi secara mendalam, sehingga mengakibatkan sisa kotoran di sela-sela gusi bertumpuk dan mengeras sehingga menyebabkan plak.

Akumulasi plak atau karang gigi ini dapat menyebabkan penyakit pada gusi Anda seperti peradangan gusi atau gingivitis. Jika kondisi ini tidak diobati, gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis kronis. Kondisi adalah infeksi serius yang dapat merusak tulang penyangga gigi.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk melakukan scaling gigi. Scaling gigi bermanfaat membantu mencegah gingivitis dan mengobati penyakit penyakit gusi (periodontal kronis). Umumnya, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, biasanya scaling gigi dilakukan lebih dari satu kali kunjungan. Manfaat scaling gigi secara umum dapat:

  • menghilangkan penumpukan plak gigi
  • mengurangi peradangan gusi
  • meningkatkan kesehatan gusi
  • melindungi akar gigi
  • menghilangkan bau mulut
  • mencegah gigi berlubang
  • mencegah kehilangan gigi

Untuk pemulihannya, prosedur scaling gigi ini biasanya hanya membutuhkan waktu beberapa hari dalam jangka waktu yang bervariasi tergantung pada kondisi pasien dan tingkat keparahan plak. Perlu Anda ketahui tanda-tanda bahwa Anda perlu membersihkan gigi dan gusi secara mendalam saat gusi berdarah, gusi surut, dan gigi goyang. 

Scaling Gigi dan Root Planing

Umumnya, setelah melakukan scaling gigi, dokter akan melakukan root planing. Caranya dengan menghaluskan akar gigi menggunakan alat scaling. Prosedur root planing ini membantu gusi Anda untuk menempel kembali ke gigi Anda.

Apa Kerugian Melakukan Scaling Gigi? 

Meskipun scaling gigi dapat mengobati penyakit gusi, prosedur ini tetap saja memiliki risiko, meliputi:

  • dapat menyebabkan kerusakan saraf
  • dapat menyebabkan gusi Anda turun
  • kemungkinan infeksi jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu (gangguan sistem kekebalan tubuh)
  • menimbulkan rasa nyeri setelah melakukan scaling
  • Gigi dan gusi lebih sensitif yang biasanya berlangsung sekitar 5 hingga 7 hari.

Perlukah Mengonsumsi Antibiotik setelah Scaling?

Jika sistem kekebalan tubuh Anda terganggu, Anda mungkin harus minum antibiotik selama beberapa hari. Tujuannya untuk menghindari infeksi setelah prosedur scaling. 

Cara Mempersiapkan Scaling Gigi

Sebenarnya tidak ada persiapan khusus yang harus dilakukan untuk mempersiapkan scaling dan root planing. Namun umumnya, dokter akan menyarankan Anda untuk berkumur dengan obat kumur antiseptik sebelum melakukan scaling gigi. Jika Anda memiliki gigi dan gusi yang sensitif, dokter dapat memberikan anti nyeri. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *