Jangan Diremehkan, Begini Cara Menghadapi Pasien Kesehatan Mental

Ketika berhadapan dengan pasien kesehatan mental, beberapa orang seringkali tidak tahu bagaimana harus bersikap. Selain memerlukan perhatian khusus, pasien ini juga cenderung lebih rentang menunjukkan reaksi negatif apabila tidak diperlakukan dengan cara yang tepat.

Karena itu, Anda perlu memahami cara yang tepat dalam menghadapi pasien jenis ini, khususnya jika Anda memiliki pasangan, keluarga, atau teman dengan masalah kesehatan mental. 

Tipe-tipe gangguan kesehatan mental

Pertama-tama, Anda harus memahami lebih dulu apa saja jenis-jenis kesehatan mental yang umum diderita. Tipe-tipe kesehatan mental digolongkan ke dalam beberapa kategori, di antaranya meliputi: 

  • Bipolar

Bipolar merupakan gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan perubahan drastis dalam emosi. Kondisi bipolar tediri atas beberapa jenis, mulai dari bipolar I, bipolar II, serta siklotimia. 

  • Gangguan disosiatif

Kategori ini melibatkan berbagai masalah mental yang berkaitan dengan pemutusan hubungan yang tidak disengaja antara kesadaran, ingatan, emosi, persepsi, serta identitas atau perasaan diri sendiri. 

  • Gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan merupakan salah satu kategori kesehatan mental yang paling sering terjadi. Kondisi pada kategori ini ditandai dengan rasa cemas dan takut yang signifikan, diikuti dengan gejala fisik berupa sesak napas, detak jantung cepat, dan pusing.

  • Perilaku obsesif

Perilaku obsesif merupakan gangguan mental yang serupa ditandai dengan perilaku obsesif terhadap sesuatu. Salah satu penyakit yang cukup dikenal dalam kategori ini adalah obsessive compulsive disorder (OCD).

Selain kategori-kategori di atas, masih ada banyak jenis pasien kesehatan mental lainnya berdasarkan kategori penyakit yang diderita. 

Cara menghadapi pasien kesehatan mental

Kesehan mental pada dasarnya mampu memberikan dampak besar bagi segala jenis hubungan, baik hubungan keluarga, pacaran, maupun pertemenan. Bila salah satu orang terdekat Anda menderita kesehatan mental, Anda harus bisa memposisikan diri dan menghadapi mereka dengan baik. 

Berikut ini beberapa tips untuk menghadapi pasien kesehatan mental: 

  • Jangan berperan sebagai terapis

Seringkali, orang mengambil kesimpulan sendiri dengan berperan sebagai terapis bagi teman atau keluarga yang memiliki masalah kesehatan mental. Padahal, tanpa pendidikan yang tepat, Anda tidak akan pernah bisa menjadi terapis dan membantu mengatasi masalah mental mereka. 

Sebaiknya, gunakan jasa terapis profesional sebagai pihak ketiga yang bisa memberikan arahan secara objektif. Anda juga perlu membiarkan pasangan, keluarga, atau teman yang menderita kesehatan mental untuk berusaha pulih dari kondisinya sendiri, agar pemulihan bersifat lebih permanen.

  • Beri dukungan dan bersimpati

Saat menyadari salah satu orang terdekat Anda mengalami masalah kesehatan mental, segera beri dukungan dan tunjukan simpati Anda pada mereka. Bagi mereka, kondisi ini mungkin memalukan dan membuat stres. Di sinilah Anda harus menjadi penyemangat agar kondisi mereka tidak semakin memburuk.

Setiap harinya, Anda perlu menunjukkan kepedulian melalui kata-kata dan tindakan. Buktikan bahwa Anda bersedia terus bersama-sama dengan mereka, baik saat mereka dalam kondisi sehat maupun sakit. Jangan sampai reaksi negatif dari Anda malah memperparah kondisi mereka. 

  • Belajar mengenai kesehatan mental

Sebagai salah satu orang terdekat, Anda perlu mengetahui dasar-dasar mengenai kondisi kesehatan mental agar bisa menghadapi pasien kesehatan mental dengan tepat. Cari informasi sebanyak-banyaknya, didiklah diri Anda agar tidak salah dalam memperlakukan pasien.

Ketika berhadapan dengan pasien kesehatan mental, Anda harus berhati-hati. Bersikaplah dengan tulus dan dengan penuh persiapan, agar kesehatan mental teman, keluarga, atau pasangan Anda bisa semakin membaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *