Ibu Menyusui Makan Durian, Berapa Batas Amannya?

ibu menyusui makan durian

Pada dasarnya, ibu hamil dan ibu menyusui membutuhkan banyak nutrisi yang terkandung di dalam buah dan sayur. Karena hal ini, ada banyak pertanyaan mengenai ibu hamil dan ibu menyusui makan durian. Dijuluki sebagai raja buah, mengonsumsi durian selama masa kehamilan dan menyusui dianggap tabu.

Artikel berikut akan membahas mengenai batas aman ibu menyusui dapat makan durian.

Kandungan nutrisi durian

Salah satu alasan durian (Durio zibethinus) dinobatkan sebagai raja buah adalah rasanya yang beragam. Ketika dimakan, rasa daging buahnya digambarkan seperti mencicipi keju, almond, bawang putih, dan karamel sekaligus.

Buah tropis ini juga memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kebanyakan buah lainnya. Satu porsi daging durian (243 gram) dikemas dengan:

  • Kalori: 257
  • Karbohidrat: 66 gram
  • Lemak: 13 gram
  • Serat: 9 gram
  • Protein: 4 gram
  • Vitamin C: 80% dari nilai harian (DV)
  • Tiamin: 61% dari DV
  • Mangan: 39% dari DV
  • Vitamin B6: 38% dari DV
  • Kalium: 30% dari DV
  • Riboflavin: 29% dari DV
  • Tembaga: 25% dari DV
  • Folat: 22% dari DV
  • Magnesium: 18% dari DV
  • Niasin: 13% dari DV

Durian juga kaya akan senyawa bermanfaat yang berfungsi sebagai antioksidan, seperti triptofan, antosianin, karotenoid, dan flavonoid. Senyawa tersebut juga memiliki sifat antimikroba, antibakteri, dan antijamur.

Bolehkah ibu menyusui makan durian?

Di Asia, ibu hamil dan ibu menyusui makan durian dianggap sebagai hal yang tabu. Durian termasuk salah satu makanan yang harus dihindari selama masa kehamilan dan menyusui.

Durian dianggap membawa dampak buruk bagi ibu menyusui. Selain itu kehamilan dianggap sebagai kondisi yang panas, sehingga dikatakan lebih baik makan makanan yang bersifat dingin. Durian memiliki sifat panas, dan dipercaya menyebabkan keguguran pada ibu hamil bila dikonsumsi.

Berkebalikan dari hal tersebut, penelitian menemukan potensi manfaat dari ibu hamil atau ibu menyusui makan durian, terutama serat, folat, serta mineral penting dan antioksidan yang terkandung di dalamnya.

Namun Anda tetap harus membatasi konsumsi durian mengingat hingga kini memang belum ada penelitian yang membuktikan dampak dari konsumsi durian bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Durian mengandung banyak gula dan karbohidrat yang menyumbang kalori sehingga dapat meningkatkan indeks glikemik. Ini juga bisa menyebabkan peningkatan berat badan berlebih.

Ibu hamil atau menyusui disarankan untuk memakan hanya satu biji durian atau sekitar 40 gram dalam sehari.

Buah yang aman dikonsumsi ibu menyusui

Jika Anda ragu, Anda bisa memilih buah yang sudah tentu aman dan bermanfaat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Beberapa rekomendasi buah terbaik yaitu:

  • Pisang

Pisang merupakan sumber serat yang efektif bekerja sebagai pencahar alami. Buah kuning ini sangat pas dikonsumsi oleh ibu hamil karena mereka cenderung mengalami gangguan pecernaan pasca melahirkan, salah satunya sembelit.

Buah ini juga kaya akan kalium yang penting untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit pada ibu menyusui.

  • Alpukat

Seperti pisang, alpukat kaya kalsium. Mengonsumsi alpukat selama menyusui dapat membantu meningkatkan ketajaman pentlihatan, kualitas rambut, kesehatan jantung, dan sistem pencernaan bayi Anda.

  • Blewah

Buah mirip melon ini kaya akan vitamin K, B, serat, folat, dan mineral esensial lain yang dibutuhkan ibu menyusui. Kandungan airnya yang sangat tinggi membantu merehidrasi ibu dan menjaga keseimbangan cairan tubuh ibu selama menyusui.

Catatan

Sejauh ini larangan ibu menyusui makan durian dikarenakan belum ada bukti mengenai bahaya mengonsumsi durian selama menyusui. Sebelum makan durian, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ.

Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *