Catfishing VS Kittenfishing, Apa Bedanya?

Anda mungkin pernah mendengar istilah catfishing atau kittenfishing saat kencan online. Keduanya merupakan kebiasaan buruk yang sebagian orang lakukan untuk memalsukan profil asli mereka. Meskipun terdengan hampir sama, ternyata terdapat perbedaan antara catfishing dan kittenfishing. 

Apa perbedaan utamanya?

Kittenfishing merupakan pemalsuan versi ringan dari catfishing. Definisi catfishing adalah pemalsuan identitas online dengan cara menggunakan foto atau informasi orang lain untuk dijadikan identitas pelaku, bahkan ada pula yang mengganti seluruh identitasnya. 

Semetara kittenfishing tidak sepenuhnya berpura-pura menjadi orang lain. Pelaku biasanya tidak menggambarkan dirinya secara signifikan. Misalnya, mengambil foto dengan sudut yang sangat berbeda dengan aslinya, berbohong tentang usia, tinggi badan, dan sebagainya. Beberapa orang memakai foto masa lalu untuk merekayasa image nya di media sosial. 

Orang-orang akan lebih merasa tertipu terhadap pelaku catfishing daripada kittenfishing. Meskipun demikian, kedua kebiasaan tersebut tidak dapat sepenuhnya dibenarkan. 

Mengapa orang-orang melakukan catfishing dan kittenfishing? 

Alasan orang melakukan catfishing lebih mendalam dibandingkan kittenfishing. Berikut ini alasan-alasan terjadinya catfishing:

  • Tidak percaya diri- anggapan ‘jelek’ terhadap diri sendiri membuat seseorang memilih menggunakan identitas oran lain yang dianggap lebih menarik.
  • Gangguan mental- penderita gangguan mental dengan kecemasan tinggi membuat seseorang tidak nyaman dengan identitas asli. Begitu pula dengan penderita depresi yang merasa memiliki harga diri rendah. Mereka berpikir satu-satunya cara untuk berkomunikasi dengan orang lain yakni berpura-pura menjadi orang lain.
  • Balas dendam- beberpa orang menggunakan catfishing untuk membalas dendam terhadap pasangan sebelumnya. Identitas baru digunakan untuk mempermalukan atau merusak reputasi mantan pasangannya. Kemungkinan hubungan masa lalunya terlalu menyakitkan secara emosional.  
  • Kejahatan- dalam kasus serius, catfishing digunakan untuk memeras uang dari orang lain melalui pelecehan atau penipuan.
  • Ingin tahu pilihan seksual orang lain- kondisi ini terjadi ketika seseorang bingung dengan keputusan seksualnya. Identitas palsu digunakan untuk mengeksplorasi keingintahuannya.

Kittenfishing biasanya dilakukan saat kencan online. Pada dasarnya, semua orang pasti ingin terlihat menarik agar mendapatkan pasangan. Beberapa menggunakan foto lama atau foto hasil filter sehingga kekurangan fisiknya dapat tertutupi. Beberapa orang juga memalsukan data tinggi badan atau umur pada profile mereka. Saat ini kittenfishing telah menjadi sebuah strategi. Sebaiknya Anda mengetahui ciri-ciri dan cara menghindarinya. 

Cara menghindari catfishing dan kittenfishing

Secara umum cara untuk menghindari pelaku catfishing dan kittenfishing sama. Anda dapat mengidentifikasi melalui gerak-geriknya yang mencurigakan, seperti tidak memiliki banyak teman di akun media sosial, menolak saat diajak melakukan video call, tidak ingin bertemu secara langsung, tidak konsisten terhadap keterangan identitas yang pernah dibicarakan, serta profilnya terlihat tidak memiliki banyak keterangan. 

Setelah mengetahui serangkaian ciri-ciri pelaku catfishing maupun kittenfishing tersebut, maka Anda diharapkan mampu menghindari pelaku sejak awal. Selain itu, usahakan jangan pernah memberi sejumlah uang kepada siapapun yang baru Anda kenal di dunia maya serta tidak mengirim data-data atau foto pribadi. Apabila ada orang yang mencurigakan berusaha mendekati Anda dan Anda mulai tertarik dengannya, seperti saat kencan online, bicara dengan keluarga, sahabat, atau orang-orang terdekat untuk meminta saran. 

Jangan pernah takut untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang membuat Anda yakin dan nyaman jika ingin berinteraksi dengan orang tersebut. Jika benar teman kencan Anda adalah pelaku catfishing atau kittenfishing, maka jawaban yang diberikan akan terdengar janggal atau bahkan tidak dijawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *