Ini Tips Memilih Jenis Softlens yang Bagus

Softlens atau lensa kontak banyak digunakan orang sebagai alternatif kacamata. . Anda perlu memahami jenis-jenis softlens yang bagus agar bisa memakai lensa kontak tanpa membahayakan mata.

Dengan menggunakan softlens, Anda bisa mendapatkan bantuan penglihatan yang lebih baik tanpa perlu mengenakan kacamata. Setiap jenis lensa kontak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Rekomendasi softlens yang bagus bisa dinilai berdasarkan material, kadar air dan lama pemakaian

Jenis softlens yang bagus

Sebenarnya, bagus atau tidaknya suatu jenis softlens tergantung pada kebutuhan setiap orang. Berikut ini macam-macam jenis softlens yang bisa dicoba: 

  • Softlens sekali pakai

Lensa kontak yang hanya sekali pakai mungkin akan lebih nyaman bagi sebagian orang. Karena, setelah pemakaian, Anda bisa langsung membuat softlens tersebut tanpa perlu repot-repot mencuci dan menyimpannya lagi.

Jika Anda tidak terlalu sering memakai lensa kontak, softlens sekali pakai mungkin bisa menjadi pilihan softlens yang bagus. Karena harga softlens ini juga lebih murah dibanding softlens yang tersedia untuk beberapa bulan.

Akan tetapi, bila Anda memakainya setiap hari, mungkin harganya akan menjadi lebih mahal. Karena Anda terpaksa membeli satu lensa kontak sebanyak 30 pasang untuk satu bulan.

Namun, softlens jenis ini cenderung lebih aman untuk kesehatan mata, karena pemakaiannya hanya satu kali saja. 

  • Softlens dari silikon

Jenis lensa kontak yang satu ini terbuat dari bahan dasar silikon. Bahan ini tentunya berbeda dengan kebanyakan lensa kontak pada umumnya yang terbuat dari plastik.

Lensa kontak dari silikon cenderung memiliki harga yang lebih mahal. Akan tetapi, lensa kontak ini juga lebih sehat bagi mata Anda. 

Karena, tidak seperti plastik, silikon memungkinkan lebih banyak oksigen mengalir ke kornea mata Anda. Selain itu, silikon juga lebih tidak mudah mengering setelah berjam-jam dipakai.

  • Softlens berwarna

Banyak penduduk Indonesia gemar memakai softlens yang berwarna. Hal  ini mungkin juga disebabkan oleh rata-rata bola mata orang Asia yang berwarna hitam saja, tanpa variasi warna lain seperti penduduk negara-negara Barat. 

Salah satu keunggulan softlens berwarna adalah kemampuannya untuk mempercantik penampilan Anda. Selain itu, bila softlens terjatuh, Anda juga bisa mencarinya dengan mudah, tidak seperti lensa kontak yang transparan.

Akan tetapi, bagi Anda yang memiliki ukuran minus mata cukup tinggi, kontak lensa berwarna mungkin tidak bisa dijadikan pilihan. Karena, rata-rata softlens berwarna tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk membantu minus yang tinggi.

Selain jenis-jenis di atas, masih banyak jenis softlens yang bagus lainnya. Anda bisa memilih berdasarkan kebutuhan Anda. 

Cara memilih softlens yang bagus

Sebelum memilih softlens yang bagus untuk digunakan, sebaiknya Anda terlebih dahulu melakukan pemeriksaan mata ke dokter. Akan lebih baik lagi kalau Anda melakukan pemeriksaan secara rutin setiap satu bulan, enam bulan, atau dua kali dalam satu tahun.

Setelah itu, komunikasikan dengan dokter Anda mengenai jenis kontak lensa yang paling sesuai. Dokter bisa memberikan rekomendasi berdasarkan kondisi mata Anda.

Apabila Anda ingin menggunakan lensa kontak sekedar sebagai bagian dari gaya atau fashion, mungkin Anda tidak perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Akan tetapi, Anda tetap perlu berhati-hati dalam memilih, karena pemakaian lensa kontak yang tidak benar akan membahayakan kesehatan mata. Untuk memilih softlens yang bagus, selalu perhatikan bahan pembuatan softlens, kadar airnya, diameter lensanya, serta ukuran minus softlens. Hati-hati juga dalam membatasi waktu pemakaian agar tidak berlebihan.