Bukan Hanya Karena Benturan, Ini Penyebab Badan Memar

Bukan Hanya Karena Benturan, Ini Penyebab Badan Memar

Setiap orang pasti pernah mengalami memar. Seringkali, memar muncul setelah tubuh membentur sesuatu dengan terlalu keras. Akan tetapi, selain hal tersebut, masih ada banyak penyebab badan memar lainnya.

Memar di badan bisa saja terjadi karena adanya kondisi medis tertentu di dalam tubuh Anda. Sebaiknya, kenali gejala memar yang Anda alami dan cari tahu penyebabnya untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Faktor penyebab badan memar

Seiring bertambahnya usia, Anda akan lebih mudah mengalami memar. Hal ini bisa terjadi karena pembuluh darah Anda melemah dan kulit Anda semakin menipis.

Badan memar juga bisa dipicu oleh penyakit, pola hidup, dan kebiasaan Anda sehari-hari. Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan memar: 

  • Gangguan pendarahan

Seseorang berpotensi mengalami pembekuan darah akibat faktor genetik. Tidak hanya itu, pembekuan darah juga bisa terjadi pada Anda yang menggunakan pengobatan yang mengandung hormon sintetis.

Saat Anda sering mengalami memar, bisa saja Anda mengalami kelainan pendarahan yang menyebabkan adanya pembekuan darah. Beberapa kelainan pendarahan bisa mengancam jiwa bila tidak segera diobati. 

  • Cedera olahraga

Saat berolahraga, tubuh Anda sangat rentan mengalami berbagai masalah medis, termasuk memar. Memar ini bisa muncul akibat cedera yang Anda alami saat berolahraga yang terjadi karena adanya trauma atau olahraga yang berlebihan. 

Memar akibat cedera olahraga bisa saya menandakan adanya kondisi patah tulang, tegang, keseleo, dislokasi tulang, tendon yang robek, serta pembengkakan otot. 

  • Kanker

Salah satu gejala dari penyakit kanker adalah memar. Saat Anda menderita kanker, Anda bisa saja mengalami pendarahan yang meningkat secara tiba-tiba. Secara khusus, memar ini dapat terjadi pada Anda yang menderita kanker di area darah dan sumsum tulang, seperti leukemia.

Apabila Anda mengalami badan memar yang tampak aneh dan berbeda dari biasanya, sebaiknya segera periksakan kondisi Anda. Kanker yang dideteksi sejak dini bisa mempercepat proses penyembuhan. 

  • Pemakaian obat-obatan

Kemunculan memar di badan Anda juga bisa terjadi akibat efek samping dari penggunaan obat-obatan. Beberapa jenis obat, khususnya obat pengencer darah, dapat menyebabkan seseorang lebih mudah mengalami pendarahan dan memar.

Selain itu, memar juga bisa terjadi bila Anda mengonsumsi obat yang bekerja dengan melemahkan atau mengubah perilaku pembuluh darah, memperburuk peradangan, atau meningkatkan resiko pendarahan. 

  • Penyalahgunaan alkohol

Bila Anda terbiasa mengonsumsi alkohol, Anda rentan menderita penyakit hati seperti sirosis. Penyakit semacam ini bisa merusak fungsi hati, tidak mampu mendukung pembekuan darah, sehingga rentan mengalami memar.

Tidak hanya memar, gejala lain dari penyakit hati akibat penyalahgunaan alkohol adalah sering gatal-gatal, merasa sangat lelah dan sakit, kaki bengkak, urin berwarna gelap, dan mata atau kulit yang menguning. 

  • Kekurangan vitamin

Beberapa jenis vitamin memungkinkan tubuh Anda untuk sembuh dan mendukung pembekuan darah. Salah satunya adalah vitamin C. Kekurangan vitamin C bisa menyebabkan berbagai kondisi yang menimbulkan gejala berupa badan memar.

Selain itu, ada juga kekurangan vitamin K yang menyebabkan sulitnya menghentikan pendarahan. Hal ini bisa mengakibatkan peningkatan memar secara tiba-tiba. Untuk mengatasinya, dokter bisa saja menganjurkan Anda untuk mengonsumsi suplemen vitamin.

Dengan mengetahui penyebab badan memar, Anda bisa mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kondisi tubuh Anda dan cara yang tepat untuk mengobatinya. Jangan remehkan memar yang muncul di tubuh Anda, karena bisa saja itu menandakan penyakit serius.

Kebutuhan Kalori Per Hari Kurang, Ini Bahayanya

Memotong asupan kalori per hari menjadi jalan mayoritas yang dipilih orang untuk melakukan pengurangan badan. Namun baiknya ketika melakukan hal tersebut, Anda terlebih dahulu mempertimbangkan masak-masak mengenai risiko apabila kebutuhan kalori per hari dikurangi secara berlebihan.

kalori per hari

Ini kalori mengacu pada energi yang dimiliki seseorang untuk bisa melakukan beragam aktivitas fisik. Idealnya, kebutuhan kalori untuk laki-laki berada di kisaran 2.500 kalori per hari. Sementara kebutuhan kalori per hari untuk perempuan berada di kisaran 2.000 kalori. Selain jenis kelamin, kebutuhan kalori per hari juga bergantung pada beberapa faktor di bawah ini.

  • Usia

Orang-orang dengan usia produktif cenderung membutuhkan lebih banyak kalori harian.

  • Ukuran Badan

Tinggi dan berat badan juga berpengaruh pada kebutuhan kalori karena menentukan seberapat cepat Anda menggunakan energi.

  • Kegiatan

Apabila Anda semakin aktif dalam mobilitas dan berkegiatan harian, semakin banyak pula kebutuhan kalori per hari yang mesti dipenuhi.

  • Kondisi Badan

Sehat tidaknya badan Anda menentukan seberapa banyak kalori yang dibutuhkan per harinya. Ini karena kalori juga berguna untuk memulihkan kondisi tubuh yang sedang tidak fit.

Kebutuhan kalori per hari yang tidak terpenuhi akan membuat Anda tidak berenergi menjalani hari. Tidak hanya itu, risiko-risiko kesehatan juga mengintai tubuh Anda akibat tidak memadainya kebutuhan kalori yang Anda punya.

  1. Kelelahan Berlebih

Kebutuhan kalori per hari yang tidak terpenuhi agar membuat tubuh Anda tidak bisa menerima pasokan energi yang dibutuhkan. Anda pun akan lebih mudah merasa lelah, bahkan sangat lelah sehingga tidak mampu melakukan segala rencana aktivitas.

  • Malnutrisi

Kondisi malnutrisi kerap dijumpai pada orang-orang yang memilih menjalani pengurangan kalori untuk diet pengurangan berat badan. Ini khususnya terjadi pada orang-orang yang memilih diet tanpa mempertimbangkan keseimbangan nutrisi yang masuk ke tubuh. Memilih diet ekstrem yang mengurangi kalori masuk sangat mudah membuat tubuh Anda kekurangan zat besi, folat, protein, juga vitamin B12.

  • Sembelit

Kebutuhan kalori per hari yang tidak terpenuhi dapat membuat Anda mengalami masalah pencernaan, khususnya berupa sembelit. Kondisi yang membuat Anda hanya bisa buang air besar kurang dari tiga kali seminggu ini terjadi karena kurangnya serat dalam tubuh karena asupan makanan yang sangat sedikit.

  • Mengurangi Kesuburan

Masalah kesuburan juga mengintai orang yang kerap mengalami kekurangan kalori harian. Pasalnya ketika Anda mengurangi jumlah asupan energi yang masuk ke tubuh, Anda risiko tubuh menjadi minim memproduksi hormon yang dibutuhkan untuk kesuburan. Berdasarkan penelitian, kurangnya asupan kalori harian bisa mengurangi produksi hormon esterogen dan lutenizing. Padahal, kedua hormone ini diperlukan agar ovulasi pada perempuan dapat terjadi.

  • Masalah Batu Empedu

Sengaja mengurangi asupan energi untuk menyisihkan kebutuhan kalori per hari dapat berbuah serius dengan kemunculan batu empedu sebagai efek sampingnya. Kondisi ini terjadi karena ketika Anda terlalu banyak mengurangi kebutuhan kalori, hati akan mengeluarkan kolesterol ekstra yang berujung pada penumpukan dan pengkristalan kolesterol di empedu sehingga. Munculnya batu empedu ini akan menimbulkan beberapamasalah lain, mulai dari nyeri di tulang belakang, mual dan muntah, sampai gangguan pencernaan. 

  • Mudah Sakit

Ketika kebutuhan kalori per hari tidak terpenuhi, tubuh akan sulit memproduksi imunitas yang optimal. Anda pun akan lebih mudah sakit ketika melakukan aktivitas yang cukup berat. Anda juga akan mudah terserang bakteri dan virus, yang sebenarnya dapat ditangkal apabila imunitas Anda terjaga.

Mengurangi kebutuhan kalori harian sebenarnya sah-sah saja. Namun, ada syaratnya, yaitu harus dengan konsultasi terlebih dahulu kepada tim medis terpercaya. Apabila Anda asal mengurangi asupan kalori harian, bahaya-bahaya di atas mesti Anda hadapi.

Cara Memutihkan Kulit Tangan Dengan Bahan Di Rumah

Radiasi UVA dari matahari membuat kulit Anda menjadi coklat, khususnya pada bagian tangan. Lalu bagaimana cara memutihkan kulit di bagian tangan?

Cuaca panas tidak hanya membuat Anda dehidrasi tetapi juga menyerap semua kelembaban dari kulit serta membuatnya lemah dan kering. Sinar UVA menembus lapisan bawah epidermis dan memicu sel yang disebut melanosit. Sel-sel ini menghasilkan melanin, pigmen coklat di kulit yang menyebabkan berubahnya warna kulit Anda.

Terlalu lama di bawah sinar matahari meningkatkan risiko penuaan dini pada kulit Anda. Tangan Anda terkena paparan sinar matahari dalam jumlah maksimum karena jarang tersembunyi dari sinar berbahaya ini, sehingga apat menyebabkan warna kulit tidak merata dan perubahan warna.

Berikut adalah cara memutihkan kulit tangan yang alami dan tanpa efek samping yang berbahaya:

  • Yogurt dan kunyit

Ambil semangkuk yogurt dan tambahkan 1 sendok teh bubuk kunyit. Campur dan aplikasikan pada kulit tangan Anda yang berubah kecoklatan. Bilas setelah 20 menit.  Yogurt mengandung probiotik yang mencerahkan kulit dan melembabkan, sedangkan kunyit memperbaiki warna kulit Anda yang tidak merata.

  • Jus lemon

Ambil mangkuk berisi jus lemon hangat dan rendam tangan Anda yang di dalamnya selama 20 menit. Setelah itu bilas tangan dengan air dingin. Vitamin C dalam jus lemon melindungi sel kulit Anda dari sinar UV.  Pastikan Anda melembabkan kulit Anda setelahnya, karena air jeruk lemon yang asam dapat membuat kulit Anda kering.

Kandungan bahan-bahan alami diatas, mampu mengembalikan warna kulit Anda. Selain merupakan cara yang sehat untuk memutihkan kulit tangan, bahan-bahan tersebut juga mudah untuk Anda dapatkan.

Untuk memutihkan kulit tangan, Anda dapat memilih metode yang keras seperti melakukan bleaching. Tetapi metode tersebut sebenarnya menyebabkan penggelapan lebih lanjut pada kulit tangan dan membuatnya menjadi kasar dan kering.

Tangan merupakan salah satu bagian tubuh Anda yang paling sering terkena paparan sinar matahari. Sehingga seringkali menyebabkan warna kulit tidak merata dan perubahan warna. Lakukanlah cara sederhana dan alami untuk memutihkan kulit tangan Anda. Untuk hasil yang maksimal, lakukan minimal 3 kali dalam seminggu.

Ragam Penyebab Mata Kecil Sebelah, Berbahayakah?

Apakah Anda termasuk salah seorang yang memerhatikan penampilan secara khusus? Sedikit saja Anda menemukan sesuatu yang tidak normal, bisa jadi mengganggu kepercayaan diri. Sebagai contoh, penampilan mata kecil sebelah yang sebenarnya tidak semua orang dapat menyadari kondisi ini, namun mungkin Anda merasa terganggu karenanya.

Anda pun akan berusaha untuk mencari cara untuk mengatasi mata kecil sebelah tersebut. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk melakukan prosedur medis tertentu, Anda perlu untuk mengecek dan berkonsultasi mengenai kondisi mata kecil sebelah dengan dokter. Pasalnya, memilih prosedur medis yang sesuai membutuhkan diagnosis yang tepat terhadap penyebab mata kecil sebelah tadi.

Apa yang menjadi penyebab mata kecil sebelah?

Pada dasarnya, ukuran mata kecil sebelah dapat disebabkan oleh suatu penyakit tertentu maupun faktor bukan penyakit.

  • Faktor non medis

Sebagian besar kasus mata kecil sebelah disebabkan oleh faktor non medis. Variasi wajah tiap individu memang berbeda-beda dan diketahui bahwa di dunia ini hanya segelintir orang yang memiliki tampilan wajah yang simetris, mengingat bahwa manusia selalu berkembang dan tumbuh seiring dengan bertambahnya usia.

Salah satu kondisi yang kerap terjadi, yaitu ketika manusia semakin menua, maka kulit dan jaringan yang berada di sekitar mata secara berangsur akan kehilangan keelastisannya. Kondisi ini akan menyebabkan kelopak mata maupun jaringan kulit di sekitarnya terlihat turun dan menyebabkan kesan ukuran mata kecil sebelah.

Tampilan mata kecil sebelah juga dapat disebabkan, karena letak hidung yang tidak simetris atau karena perbedaan ketebalan dan letak alis kanan dan kiri.

  • Enophthalmos

Pernahkah Anda mendengar tentang enophthalmos? Enophthalmos adalah suatu gangguan mata yang menyebabkan bola mata terlihat lebih ‘tenggelam‘ atau lebih masuk ke dalam soket mata. Gangguan mata ini akan menimbulkan kesan mata kecil sebelah. Penyebab enophthalmos ini dapat berupa benturan maupun penyakit tertentu, seperti penyakit yang menyerang sinus pada belakang mata.

Enophthalmos terjadi secara bertahap hingga hitungan tahunan dan jarang sekali orang yang menyadari bahwa dirinya mengidap enophthalmos. Meskipun begitu, enophthalmos biasanya terjadi dengan gejala, seperti:

  • Rasa nyeri pada wajah
  • Area sinus terasa nyeri
  • Adanya perasaan bahwa mata terasa seperti ditarik
  • Kesan bahwa mata terlihat layu atau kelopak mata yang terlihat turun
  • Ptosis

Sebagian besar kasus mata kecil sebelah disebabkan oleh ptosis atau blepharoptosis, yaitu kondisi kelopak mata turun yang menutupi sebagian bahkan hampir seluruh mata. Dalam kasus yang ringan, ptosis tidak menyebabkan adanya gangguan kesehatan serius, hanya memang mengganggu penampilan. Namun, jika ptosis menyebabkan kelopak mata turun hingga mengganggu penglihatan, kondisi ini dapat menjadi tanda adanya masalah pada saraf, otot, atau soket mata.

Ptosis dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Penyakit mata, berupa infeksi atau tumor yang ada pada rongga mata.
  • Gangguan saraf mata yang menyebabkan kelopak mata bergerak naik dan turun, tanpa adanya kontrol dari saraf yang berada di otak.
  • Usia lanjut
  • Myasthenia gravis, yaitu penyakit autoimun yang menyebabkan otot tidak dapat menerima respons dari saraf.
  • Gangguan pertumbuhan ketika dalam kandungan, ketika otot yang bertugas menaikkan kelopak mata tidak berkembang secara optimal.

Dengan berkonsultasi ke dokter, Anda bisa mendapat penanganan dan perawatan yang sesuai dengan penyebab mata kecil sebelah, tanpa khawatir menyebabkan gangguan penglihatan maupun kesehatan lainnya yang lebih serius.