Cara Mengatasi Jenis Batuk dan Memilih Obatnya

macam macam jenis batuk

Mengetahui jenis batuk sangat penting supaya Anda tahu bahwa batuk yang dihasilkan dikarenakan mempunyai penyebab yang berbeda-beda.

Seperti yang sudah disebutkan bahwa batuk terjadi karena adanya gangguan pada tenggorokan, dan batuk yang dikeluarkan merupakan pertanda bahwa tubuh ingin membersihkan gangguan tersebut.

Batuk awalnya muncul dari adanya benda asing yang masuk kemudian dikenali oleh saraf yang lantas dikirim ke otak untuk kemudian diberitahukan pada otot-otot di tenggorokan.

Lalu bagaimana cara menangani batuk beserta tipe-tipenya tersebut? Simak di bawah ini!

Batuk akut 

Apabila Anda menderita batuk akut yang umumnya muncul saat Anda menderita pilek dan flu atau juga karena dari batuk rejan, Anda bisa mengatasinya dengan mengonsumsi obat-obatan berupa antibiotik. Namun apabila batuk masih juga terjadi, Anda disarankan untuk segera ke dokter.

Batuk kronis

Untuk batuk kronis cara mengatasinya adalah harus ke dokter untuk melakukan diagnosis karena batuk kronis adalah batuk yang cukup parah yang disebabkan oleh beberapa infeksi seperti pneumonia, kanker, dan lain-lain.

Dengan Anda berkonsultasi ke dokter, dokter selanjutnya akan memberikan perawatan untuk bisa meminimalkan batuk kronis yang Anda derita.

Batuk rejan

Apabila Anda mengalami batuk rejan atau pertusis, penanganannya bisa dengan melakukan vaksinasi.

Selain dengan vaksinasi, Anda juga disarankan untuk meminum antibiotik sedari dini yang diperlukan untuk mengurangi keparahan batuk.

Mengapa dengan vaksinasi? Sebab jenis batuk ini merupakan batuk yang dapat menularkan dengan sangat cepat.

Batuk berdahak

Apabila batuk yang Anda alami adalah batuk berdahak atau berlendir, solusi penanganannya adalah dengan mengonsumsi ekspektoran.

Ekspektoran sendiri adalah sejenis obat batuk yang memang dikhususkan menangani batuk ini karena mempunyai kemampuan efektif mengencerkan dahak.

Selain obat batuk ekspektoran, cara lainnya adalah dengan mengonsumsi madu sebanyak setengah sendok setiap malam di saat gejala muncul.

Batuk kering

Sebenarnya batuk kering merupakan batuk yang bisa sembuh dengan sendirinya. Namun jika tidak kunjung sembuh, hal itu pertanda Anda sedang mengalami asma, GERD, dan kanker paru-paru.

Apabila Anda ingin meredakannya, Anda cukup meminum air hangat dan obat batuk yang mengandung antitusif seperti dekstrometorpan. Namun apabila batuk tak kunjung mereda, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Cara memilih obat batuk yang tepat

Supaya Anda bisa dengan efektif meredakan batuk yang sedang alami, Anda tentu disarankan mengonsumsi obat batuk, baik nonherbal maupun herbal.

Untuk Anda yang ingin memilih obat batuk nonherbal atau obat batuk yang sering beredar di masyarakat tentu ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Hal ini karena banyak sekali obat batuk yang beredar dan sering membingungkan masyarakat sehingga masyarakat pun salah dalam membeli.

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan itu adalah sebagai berikut:

Golongan obat

Anda tentunya perlu mengetahui mengenai golongan obat yang tertera di obat batuk, dan biasanya digambarkan dengan simbol berupa lingkaran berwarna.

Jika lingkaran hijau berarti obat bebas, biru obat bebas terbatas, dan merah obat keras. Adapun penggunaan simbol tersebut untuk menandakan bahwa obat batuk yang hendak dikonsumsi ada yang boleh diperjualbelikan secara bebas dan ada yang tidak. Hal lainnya berkaitan dengan kandungan di dalamnya.

Pilih yang sesuai dengan kondisi

Berkaitan dengan golongan obat, pilihlah obat batuk yang sesuai dengan kondisi yang Anda alami. Caranya adalah dengan melihat pada kandungannya, apakah tunggal atau remedies (campuran). 

Cermati efek sampingnya

Saat memilih obat batuk jangan lupakan juga mengenai efek samping yang ditimbulkan. Karena itu, sebelum membeli cermati dahulu efek samping pada label obat supaya Anda tidak terkejut.

Sesuaikan dengan kelompok umur

Terakhir, sesuaikan dengan kelompok usia yang memang cocok untuk jenis batuk yang sedang Anda alami supaya tidak ada dampak negatif yang ditimbulkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *