7 Penyebab Kaki Bengkak yang Mesti Diwaspadai

Mengatasi kaki bengkak memang tida sulit. Meninggikan posisi kaki, memperbanyak minum air, memijat kaki, sampai memperbanyak mengonsumsi ayam maupun ikan dapat menjadi cara yang cukup efektif mengeluarkan penumpukan cairan di tubuh, khususnya di bagian kaki. Namun dalam beberapa kondisi tertentu, ada kalanya pembengkakan kaki sulit untuk mereda dan harus dibantu dengan penanganan medis. 

Ini karena beberapa penyebab kaki bengkak tidak lain merupakan penyakit serius yang sudah bersifat kronis. Untuk mengatasi hal ini, penanganan medis diperlukan bukan hanya untuk mengempiskan kaki, namun juga mengobati penyakit kronis yang mendasarinya. 

Berikut ini adalah beberapa penyebab kaki bengkak yang sebaiknya Anda ketahui dan waspadai. Di mana sebagian besar merupakan jenis penyakit kronis yang membutuhkan penanganan serius. 

Cedera Pergelangan Kaki 

Cedera pada kaki, khususnya di bagian pergelangan, akan mudah menyebabkan pembengkakan. Biasanya cedera yang memicu kaki bengkak berupa kaki terkilir. Pada kondisi terkilir, ligamen yang menahan pergelangan kaki di tempatnya meregang di luar jangkauan normalnya sehingga memicu bengkak. Anda bisa mengatasi kaki bengkak karena cedera ini dengan memaikan perban kompresi pada bagian pergelangan kaki. Anda juga dapat memberi terapi kompres es untuk mempercepat peredaan bengkak. 

Preeklamsia 

Kaki bengkak akan lebih mudah dialami oleh perempuan yang sedang mengandung. Berhati-hatilah apabila terus mengalami kaki bengkak karena itu dapat menjadi gejala preeklamsia. Ini merupakan komplikasi pada masa kehamilan yang bisa menimbulkan keadaan darurat medis sampai pada kematian ibu dan bayi. Selain kaki bengkak, gejala preeklamsia lainnya adalah sakit kepala yang tidak terkendala serta pengaburan penglihatan. Ibu hamil dengan preeklamsia juga lebih jarang buang air kecil. 

Limfedema 

Limfedema merupakan kondisi ketika cairan limfatik di jaringan menumpuk karena adanya maslaha pada kelenjar getah bening. Ketika ada masalah dengan pembuluh atau kelenjar getah bening, pergerakan cairan bisa terhambat. Inilah yang menimbulkan risiko kaki bengkak. Tidak jarang untuk mengatasi penyakit ini, pasien harus mengalami pengangkatan kelenjar. 

Penyakit Ginjal 

Anda bisa mengalami penumpuka garam di dalam tubuh apabila ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik. Penumpukan inilah yang menyulitkan pembuangan cairan sehingga menimbulkan pembengkakan, tidak terkecuali di bagian kaki. Selain mengalami kaki bengkak, penderita penyakit ginjal juga bisa merasakan gejala nafsu makan yang memburuk, kesulitan konsentrasi, sampai kesulitan tidur. 

Penyakit Liver 

Selain penyakit ginjal, penyakit liver atau hati juga bisa memicu kondisi kaki bengkak. Kaki bengkak sendiri menandakan fungsi liver tidak berjalan baik. Penyaringan racun dalam tubuh yang tidak maksimal membuat cairan lebih mudah tertahan di tubuh dan sulit dikeluarkan. Bukan hanya kaki bengkak, penderita penyakit liver juga mudah mengalami pembengkakan di area perut. 

Gagal Jantung 

Gagal jantung terjadi ketika jantung seseorang tidak mampu memompa darah dengan optimal. Ini membuat aliran darah dari berbagai area tubuh pun terhambat, termasuk di bagian kaki yang memicu kaki bengkak. Umumnya, kaki bengkak yang menjadi tanda gagal jantung adalah pembengkakan yag terjadi pada malam hari. Selain menimbulkan kaki bengkak, gagal jantung juga akan membuat detak jantung menjadi tidak normal sampai sesak napas parah. Sebaiknya, Anda segera ke unit gawat darurat ketika menjumpai gejala-gejala tersebut. 

Insufisiensi Vena 

Insufisiensi vena merupakan kondisi saat darah seseorang tidak dapat mengalir ke seluruh tubuh dengan baik. Penyebabnya karena ada katup udara yang rusak sehingga menyebabkan darah bocor ke pembuluh darah dan retensi cairan di kaki bagian bawah, terutama di sekitar kaki dan pergelangan kaki. Kaki bengkak yang mengarah ke insufisiensi vena juga diserta gejala kaki terasa pegal serta varises baru yang bermunculan. 

*** 

Jangan lengah dan meremehkan kaki bengkak. Jika penanganan di rumah tidak membuahkan hasil, segera periksakam ke dokter untuk memastikan ada tidaknya kondisi penyakit serius yang Anda idap. Dengan demikian, penanganan tepat bisa segera dilakukan bukan hanya untuk mengatasi kaki bengkak, melainkan juga menstabilkan kondisi penyakit yang mendasarinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *