Takut Tertipu, Ini Cara Kenali Ciri Madu Asli

Saat ini banyak sekali pedagang nakal yang menjual madu palsu atau madu asli namun telah ditambahkan berbagai bahan campuran lainnya, seperti gula tambahan. Jika Anda membeli dari peternakan lebah mungkin tidak takut jika madu tersebut palsu. 

Berbeda halnya jika Anda membelinya dari pedagang atau toko biasa. Lalu bagaimana cara mengenali ciri madu asli atau tidak? Nah, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui apakah madu asli atau oplosan. 

Ciri madu asli

Madu memiliki karakteristik dan ciri yang dapat Anda kenali, berikut beberapa di antaranya:

  • Madu itu kental. Madu berair atau mengalir dengan cepat saat madu dalam keadaan hangat, dan akan bergerak lambat saat dingin.
  • Madu memiliki kadar air yang rendah. Madu memiliki kelembapan kuran dari 18,6% atau biasnaya mendekati angka 12%. Ketika permukaan air lebih tinggi dari 18,6%, maka madu akan berfermentasi. Di sarang lebah, nectar akan berkumpul dan memiliki kelembapan yang lebih tinggi daripada madu. Lebah menambahkan enzim dari tubuh mereka ke nectar, dan menguapkan air darinya untuk membuatnya menjadi madu.
  • Madu bersifat higroskopis. Madu akan menyerap kelembapan dari sekitarnya. Ini bisa menjadi masalah di iklim lembap, karena madu dapat menyerap cukup kelembapan dari udara untuk berfermentasi. Secara historis, madu telah digunakan pada luka karena kemampuannya menyerap kelembapan dan sifat antimikrobanya. 
  • Madu bersifat asam. Madu memiliki pH sekitar 4. Jumlah pH 4 tersebut berarti bahwa itu sekitar 1.000 kali lebih asam daripada air biasa dan netral. 
  • Madu dapat disimpan anpa batas waktu, asalkan disimpan dalam wadah yang keris dan bebas hama. 

Mengapa madu paling banyak produk palsunya?

Sejak berabad-abad lalu, madu telah menjadi harta karun untuk kesehatan. Bagaimana tidak, Anda hanya perlu mengonsumsi sedikit madu setiap harinya sudah dapat meningkatkan nutrisi dalam tubuh. Faktanya, hal inilah yang menyebabkan lonjakan permintaan madu murni di seluruh dunia meningkat. 

Sebagai kormoditas yang mahal, madu juga banyak yang palsu dipasaran. Baik itu madu mentah, madu organik, atau pun olahan. Banyak sekali penjual nakal yang memalsukan atau mencampur madu dengan berebagai bahan untuk menyerupai madu asli.  

Menurut para ahli, permintaan madu dapat menimbulkan penipuan. Bagaimana tidak, madu sering kali dibuat atau dicampur dengan sirup buatan, gula tambahan, gula bit, atau bahkan sirup gula tebu. Penggabungan tersebut dibuat sedemikian rupa shingga menyerupai madu. Namun, ada cara yang dapat Anda lakukan untuk mengetahui apakah madu tersebut asli atau palsu.

Bagaimana cara mengetahui ciri madu asli atau palsu?

  1. Uji kristalisasi

Karena madu dibat dari nectar, lebah memprosesnya dan memasukkannya ke dalam enzim khusus. Salah satu enzim ini, glukosa oksidase, memabntu menghilangkan air dari madu. Hasil dari proses ini adalah madu alami yang cenderung mengkristal dan menjadi lebih kental saat disimpan. Madu buatan tidak bisa. 

  1. Tes air

Madu asli tidak mudah tercampur dengan air. Jatuhnya satu sendok teh madu ke dalam segelas air dan Adna akan melihat ia mengendap di dasar wadah. Untuk memamasukkannya ke dalam cairan, madu asli perlu diaduk terlebih dahulu. Sebaliknya, madu palsu mudah larut dalam air bahkan tanpa tercampur. 

  1. Tes kertas

Tempatkan beberapa tetes sampel yang anda uji di atas tisu atau serbet. Madu yang murni akan tetap padat dan tidak meresap. Namun, jika madu tidak murni, akan membaasahi kertas dan bahkan mungkin meresap ke dalamnya. 

  1. Tes microwave

Tambahkan sekitar 2 sendok makan sampel Anda ke dalam mangkuk tahan panas (microwave) dan panaskan dengan daya tinggi selama 45 detik hingga 60 detik. Madu alami akan berubah menjadi caramel sedangkan madu buatan akan berbusa dan berbuih.

  1. Tes roti

Sebarkan madu di atas sepotong roti, jika madu itu adalah madu asli, maka bagian atas roti akan menjadi renyah dalam beberapa menit. Dan, jika madu palsu, roti akan menjadi lembek karena kadar air yang berbeda. 

Bagaimana, sudah bisakah Anda mengenali ciri madu asli atau palsu? Jangan sampai tertipu lagi, ya, saat membeli madu yang akan Anda konsumsi sehari-hari. Sehat selalu

Waspadai Necrotizing Fasciitis! Cepatnya Penanganan Bisa Menyelamatkan Nyawa

Pernahkah Anda bayangkan bahwa luka di kulit bisa menyebabkan kematian? Jika tak pernah terbayangkan sebelumnya, Anda harus mengetahui tentang necrotizing fasciitis. Ya, kondisi ini “cuma sekadar” infeksi yang terjadi pada luka. Namun, dampak dan efeknya amat serius.

Necrotizing fasciitis kerap disebut juga dengan penyakit atau infeksi “bakteri pemakan daging”. Ini termasuk infeksi bakteri yang langka dan bisa disebabkan oleh beberapa jenis bakteri. Namun, para ahli meyakini bahwa sebagian besar infeksi ini disebabkan oleh bakteri yang tergabung dalam Group A Strep atau kelompok bakteri A Streptococcus.

Ketika telah menginfeksi, bakteri ini akan menyebar dengan cepat di seluruh tubuh penderitanya hingga menimbulkan komplikasi serius hingga kematian. Kunci agar selamat dari serangan bakteri ini adalah diagnosis yang akurat, pengobatan antibiotik yang cepat, dan penanganan medis lain yang cepat dan tepat. Segera temui dokter jika kulit Anda menjadi merah, hangat, bengkak, atau sangat nyeri segera setelah mengalami luka.

Mendengar namanya, mungkin infeksi ini amat mengerikan. Akan tetapi, itu hanya istilah belaka. Pasalnya, bakteri ini tidak benar-benar memakan daging atau otot seseorang. Bakteri ini “hanya” melepaskan racun yang akan merusak jaringan di sekitarnya, termasuk kulit, lemak di bawah kulit, dan jaringan tipis yang membungkus organ atau otot (fascia).

Secara umum, orang yang terinfeksi bakteri ini akan melalui 3 tahap gejala. Tahapan itu terbagi ke dalam tahap awal, lanjutan, dan kritis. Informasi mengenai tahapan gejala ini bisa sangat penting untuk dapat menyelamatkan kondisi penderita.

  • Gejala awal

Gejala awal infeksi biasanya terjadi dalam waktu 24 jam dan meliputi demam serta nyeri berat pada bagian tubuh yang terluka. Rasa sakit yang dirasakan penderita bisa melebihi bentuk atau ukuran luka.

  • Gejala lanjutan

Gejala lanjutan biasanya terjadi dalam waktu 3–4 hari setelah bakteri masuk ke dalam tubuh. Pada tahap ini, infeksi bakteri pemakan daging dapat menimbulkan gejala mual, muntah, dan diare. Selain itu, bagian tubuh yang terinfeksi akan tampak kemerahan, bengkak, dan muncul bercak gelap berukuran besar yang tampak melepuh berisi cairan (gangren).

  • Gejala kritis

Gejala kritis muncul dalam waktu 4–5 hari setelah penderita terinfeksi bakteri. Pada tahap ini, penderita dapat mengalami penurunan tekanan darah drastis (syok) akibat racun yang dikeluarkan oleh bakteri. Jika tidak segera ditangani, penderita bisa mengalami penurunan kesadaran atau koma, bahkan meninggal.

Jadi jangan pernah sepelekan luka, sekecil apa pun itu. Sebab kita tak pernah tahu ada apa di balik luka tersebut. Orang yang menderita necrotizing fasciitis sebisa mungkin harus mendapat penanganan sejak tahap gejala pertama untuk meminimalisir risiko.

Hal pertama yang dapat dilakukan dalam rangka kewaspadaan terhadap necrotizing fasciitis adalah melakukan perawatan luka dengan cepat dan tepat. Upaya yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama misalnya membasuh, mensterilkan, dan membasuh luka. Andai luka tersebut semakin parah atau tidak kunjung sembuh, apalagi jika muncul beberapa gejala infeksi bakteri pemakan daging, segeralah berobat ke dokter.

Ketika berada di bawah pengawasan dokter, mungkin tenaga medis akan melakukan beberapa hal untuk mengetahui secara pasti mengenai luka tersebut. Untuk mendiagnosis necrotizing fasciitis, dokter dapat melakukan serangkaian pemeriksaan yang terdiri dari pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti tes darah, kultur darah, foto Rontgen, dan CT scan.

Saat terbukti seseorang terkena necrotizing fasciitis, dokter akan melakukan upaya pengobatan sesuai dengan kondisi mereka. Sebagai tahap awal, biasanya dokter akan memberikan obat-obatan, utamanya antibiotik, dalam bentuk suntik atau infus untuk membasmi infeksi bakteri pemakan daging.

Namun, jika tingkat infeksi necrotizing fasciitis telah mencapai tingkat lanjut, tindakan bedah atau operasi juga sering kali perlu dilakukan untuk mengangkat jaringan yang rusak atau mati, sekaligus mencegah dan menghentikan penyebaran infeksi. Pada kasus yang parah, dokter mungkin perlu melakukan amputasi pada bagian tubuh yang sudah rusak parah.

Kurang lebih itulah gambaran mengenai betapa bahayanya infeksi necrotizing fasciitis ini. Upaya terbaik yang bisa seseorang lakukan agar terhindar dari infeksi ini adalah waspada dan berhati-hati dalam berkegiatan agar tak mengalami kecelakaan. Seandainya terjadi, seseorang bisa langsung melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan standar untuk memperkecil risiko infeksi.

Makanan-makanan Penyebab Keracunan Arsenik

Makanan-makanan Penyebab Keracunan Arsenik

Apa yang Anda bayangkan mengenai penyebab keracunan arsenik? Orang awam umumnya mengira seseorang keracunan arsenik akibat mengonsumsi obat atau senyawa berbahaya. Padahal, menyantap makanan sehari-hari saja sudah membuat Anda dibayangi racun arsenik. 

Ini karena banyak makanan sehari-hari yang mengandung senyawa arsenik. Kadar arsenik pada makanan-makanan tersebut relatif rendah sehingga tidak menyebabkan keracunan. Namun tentunya, ketika Anda mengonsumsinya secara berlebihan, peluang keracunan arsenic karena makanan tetap ada. 

Berikut ini adalah beberapa makanan yang sebenarnya mengandung arsenik. Senyawa racun yang dapat membahayakan nyawa tersebut terkandung pada makanan-makanan ini karena adanya kontaminasi dari tanah maupun air tempat sumber makanan-makanan di bawah ini berkembang. 

  1. Beras 

Anda mungkin terkejut mengetahui fakta ini. Bagaimana tidak, beras merupakan makanan utama masyarakat Indonesia. Beras rentan mengandung arsenik karena jenis biji-bijian ini menyerap banyak zat dari tanah maupun air di area penanamannya. Jika tanah dan air penanaman tinggi arsenik, semakin tinggi pula kadar arsenik pada beras. Umumnya, beras yang memiliki banyak sekam mengandung lebih banyak arsenik. Inilah alasan mengapa beras merah memiliki lebih banyak arsenik daripada beras putih. 

  1. Sereal 

Sereal sebagai menu sarapan yang disiram dengan susu terasa mengenyangkan dan memberi energi ekstra. Namun tahukah Anda, sereal dibuat dari gandum sehingga di dalam jenis makanan ini juga terkandung kadar arsenik yang cukup tinggi. Alasan gandum memiliki kandungan arsenik sama dengan beras. Air maupun tanah di area penanaman gandung telah terkontaminasi racun arsenik sehingga sekam pada biji-biji gandum rentan menyerapnya. Asal tahu saja, gandum termasuk biji-bijian yang banyak sekam sehingga kadar arseniknya terbilang tinggi. 

  1. Kubis 

Sayuran kubis memang menyehatkan. Namun, sadarilah mulai sekarang bahwa kubis tergolong sebagai sayuran yang kaya arsenik. Orang-orang yang rajin menyantap jenis sayuran yang satu ini teridentifikasi memiliki kadar arsenik lebih tinggi 10,4 persen daripada orang-orang yang tidak mengonsumsi sayuran kubis setidaknya selama sebulan terakhir. Artinya, kemungkinan terkena keracunan arsenik setelah menyantap kubis terbilang tinggi. Tingginya kadar arsenik pada kubis disebabkan adanya senyawa belerang pada kubis yang mudah menarik arsenik dari tanah masuk ke bagian tumbuhan ini. 

  1. Ayam dan Unggas Lain 

Daging ayam merupakan jenis protein hewani yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Akan tetapi, kewaspadaan ketika menyantap makanan ini perlu ada sebab daging ayam bahkan daging unggas sejenis, terbukti memiliki kadar arsenik yang cukup tinggi. Senyawa arsenik bisa terdapat di daging ayam ataupun unggas lainnya karena pakan yang diberikan kepada hewan-hewan ini cenderung mengandung obat berbasis arsenik. Karena itu apabila Anda termasuk penggemar ayam, mulailah beralih ke ayam organik yang diberi pakan tanpa obat-obatan dan tentunya memiliki kadar arsenik lebih rendah. 

  1. Makanan Laut 

Rata-rata semua jenis hewan laut mengandung arsenik dan berpotensi menimbulkan keracunan arsenik apabila Anda mengonsumsinya secara berlebih. Namun dari berbagai jenis makanan laut, ikan-ikan dengan daging berwarna kemerahan. Contohnya adalah salmon, makarel, juga tuna.  Arsenik pada makanan laut merupakan arsenik organic yang ada secara alami di air laut. 

  1. Apel dan Pir 

Buah-buahan yang ditanam di area yang telah terpapar arsenik, contohnya area industri, rentan memiliki kadar arsenik yang cukup tinggi. Dari beragam buah-buahan yang ada, apel dan pir menjadi buah yang memiliki kadar arsenik lebih tinggi daripada yang lain. Ini karena kedua buah ini lebih mampu menyerap zat dari tanah sehingga senyawa arsenik yang masih tersisa di tanah akibat pestisida masa lalu, pun bisa ikut terserap. 

*** 

Asal Anda mengonsumsi makanan-makanan di atas dalam jumlah wajar, kadar arsenik dalam tubuh Anda tidak akan melonjak tiba-tiba. Anda pun tidak akan mendadak keracunan arsenik. Jadi, jangan terlalu khawatir, ya!

Jenis Daging Sapi yang Mengkonsumsi Rumput Atau Biji-Bijian, Apa Bedanya?

Sama halnya seperti manusia yang vegetarian atau bukan, tentu memiliki kesehatan tubuh yang berbeda-beda. Pun demikian dengan sapi yang diberi makan dapat berdampak besar pada komposisi nutrisi atau jenis daging sapi yang dihasilkan.

Beberapa sapi saat ini diberi makan bji-bijian dan rerumputan. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa nutrisi dalam daging sapi dapat bervariasi, tergantung pada apa yang dimakan sapi. Nah, berikut penjelasannya. 

Perbedaan antara sapi yang diberi rumput dan gandum

Di Amerika Serikat, kebanyakan sapi mulai menjalani kehidupan yang biasa. Di mana anak sapi akan minum susu dari induknya dan kemudian dibiarkan bebas berkeliaran dan memakan rumput atau tanaman lain yang dapat mereka temukan. Hal ini pun sama dengan sapi-sapi yang ada di Indonesia. 

Namun, beberapa peternakan akan memelihara sapi mereka secara konvensional yang dipindahkan ke kandang yang besar dan diberi makan. Nah, untuk membuat mereka cepat gemuk maka sapi diberi makan berbahan dasar biji-bijian yang biasanya dibuat dari kedelai atau jagung. Biasanya, makanan mereka juga dilengkapi dengan sedikit rumput kering. 

Perbedaan komposisi asam lemak

Sama seperti pepatah, kamu adalah apa yang kamu makan, hal tersebut juga berlaku untuk sapi juga. Apa yang dimakan sapi dapat secara signifikan mempegaruhi komposisi nutrisi daging sapinya. Ini khususnya terbukti dalam hal komposisi asam lemak. 

Jenis daging sapi yang diberi makan rumput biasanya mengandung lebih sedikit lemak daripada daging sapi ang diberi biji-bijian, yang berarti bahwa gram per gram, daging saping yang diberi rumput mengandung lebih sedikit kalori. 

Namun, komposisi asam lemaknya pun berbeda:

  • Lemak tak jenuh tunggal. Daging sapi yang diberi rumput mengandung jauh lebih sedikit lemak tak jenuh tunggal daripada daging sapi yang diberi makan biji-bijian. 
  • Lemak tak jenuh ganda omega-6. Daging sapi yang diberi makan rumput dan biji-bijian mengandung asam lemak omega-6 dalam jumlah yang sangat mirip.
  • Omega-3. Di sinilah makan rumput membuat perbedaan besar, mengandung hingga lima kali lebih banyak omega-3. 
  • Asam linoleate terkonjugasi (CLA). Daging sapi yang diberi makan rumput mengandung sekitar dua kali lebih banyak CLA dari daging sapi yang diberi makan biji-bijian. Asam lemak ini dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan. 

Jenis daging sapi yang diberi makanan rumput lebih bergizi?

Daging sapi yang diberi makan biji-bijian dan rumput merupakan sumber nutrisi yang sangat terkonsentrasi. Daging sapi kaya akan vitamin B12, B3, dan B6. Ini juga kaya akan zat besi, selenium, dan seng yang sangat tersedia secara hayati. Faktanya, daging mengandung hampir setiap nutrisi yang Anda butuhkan untuk bertahan hidup. 

Manfaat mangonsumsi daging sapi

Ada banyak manfaat yang bisa anda dapatkan saat mengonsumsi daging sapi. Berikut beberapa di antaranya:

  • Daging sapi secara alami kaya akan protein, yang membantu pertumbuhan otot dan mendukung massa otot. 
  • Daging sapi menyediakan zat besi dan empat vitamin esensial niasin, riboflavin, vitamin B6 dan B12, yang membantu mengurangi kelelahan. 
  • Daging sapi menyediakan delapan vitamin dan mineral penting yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan.
  • Daging sapi adalah sumber seng yang kaya, yang berfungsi untuk rambut, kuku, dan kulit normal.
  • Seng juga dapat mendukung fungsi kognitif normal, kesuburan dan reprouksi dan juga kontribusi pada pemeliharaan kadar testoteron normal dalam darah.
  • Daging sapi merupakan sumber zat besi yang membantu sistem kekebalan tubuh untuk bekerja. 

Jadi, kesimpulannya terlepas dari kontroversi di bidang nutrisi, kebanyakan orang setuju bahwa yang terpenting adalah sapi makan makanan yang sebenarnya. Bagaimana pun rumput dan biji-bijian adalah makanan yang lebih alami untuk sapi daripada jagung atau kedelai. Pada akhirnya, pilihan akan tergantung pada Anda, jenis daging sapi apa yang akan Anda pilih.

Ini Dia Alternatif Pengganti Nasi

Nasi adalah makanan pokok masyarakat Indonesia. Nasi mengenyangkan, murah, terasa lezat, dan merupakan sumber karbohidrat dan energi bagi tubuh untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Akan tetapi, nasi, terutama nasi putih, mungkin tidak cocok untuk semua orang, misalnya mereka yang sedang mencoba untuk mengurangi karbohidrat ataupun kalori karena alasan tertentu. Dalam kasus ini, sumber alternatif rendah kalori namun tetap bernutrisi dibutuhkan. Artikel ini akan membahas bahan makanan apa saja yang bisa dijadikan sebagai pengganti nasi

Pengganti nasi berikut ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan, karena kandungan nutrisinya yang lebih melimpah dibandingkan dengan nasi, di antaranya adalah:

  • Quinoa

Meskipun memiliki rasa dan tekstur seperti gandum, quinoa sesungguhnya adalah biji-bijian. Pengganti nasi yang populer ini bebas gluten dan memiliki kandungan protein yang lebih banyak jika dibandingkan dengan nasi putih biasa. Faktanya, 92 gram quinoa yang telah dimasak dapat menyediakan 4 gram protein, yang mana dua kali lipat dibandingkan dengan nasi putih dalam takaran sajian yang sama. Quinoa adalah sumber protein komplit, yang berarti pengganti nasi ini mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini menjadikan quinoa sebagai sumber protein yang baik bagi para vegetarian. Quinoa juga merupakan sumber mineral penting seperti magnesium dan tembaga, yang mana memainkan peran penting dalam metabolisme energi dan kesehatan tulang. 

Untuk memasak quinoa, rebus hingga mendidih 1 bagian quinoa dengan 2 bagian air. Tutup panci dan kurangi panas api, biarkan hingga air surut dan terserap sepenuhnya. Apabila Anda sensitif terhadap gluten, belilah hanya quinoa yang telah mendapatkan sertifikasi bebas gluten karena adanya risiko kontaminasi silang. 

  • Kembang kol

Kembang kol dapat menjadi pengganti nasi dan merupakan pilihan alternatif rendah kalori dan rendah karbohidrat. Kembang kol memiliki rasa yang ringan, dengan tekstur dan tampilan yang mirip nasi putih, menjadikannya alternatif populer bagi mereka yang sedang menjalani diet rendah karbohidrat seperti keto. 57 gram sajian kembang kol hanya mengandung 13 kalori dibandingkan dengan 100 kalori yang didapatkan dari nasi putih dalam takaran yang sama. Untuk membuat kembang kol memiliki tampilan mirip nasi, cacah menggunakan “food processor” dan masak di atas panas api sedang dengan minyak sedikit hingga berwarna kecoklatan. 

  • Brokoli

Sama halnya dengan kembang kol, brokoli merupakan pilihan alternatif yang cerdas bagi orang-orang yang sedang menjalani diet rendah kalori dan karbohidrat. Kandungan nutrisinya pun mirip kembang kol, dalam 57 gram brokoli mengandung 15 kalori dan 2 gram serat. Brokoli juga merupakan sumber vitamin C yang baik, dalam 57 gram sajian brokoli sudah memenuhi 25 persen dari nilai harian yang direkomendasikan. Vitamin C bertindak sebagai antioksidan yang kuat yang dapat membantu mencegah kerusakan sel dan memperkuat kesehatan sistem kekebalan tubuh. Sama seperti kembang kol, cah brokoli dan masak pada panas api sedang menggunakan sedikit minyak. 

Ada banyak alternatif pengganti nasi yang dapat membantu Anda memenuhi tujuan kesehatan pribadi atau hanya menambah variasi pada diet yang Anda miliki. Quinoa merupakan pilihan tinggi protein dan bebas gluten, sehingga cocok bagi mereka yang sensitif terhadap gluten. Di sisi lain, sayuran seperti kembang kol dan brokoli rendah kandungan kalori dan rendah karbohidrat, namun diperkaya dengan nutrisi seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat berfungsi dengan lebih optimal.

Ibu Menyusui Makan Durian, Berapa Batas Amannya?

ibu menyusui makan durian

Pada dasarnya, ibu hamil dan ibu menyusui membutuhkan banyak nutrisi yang terkandung di dalam buah dan sayur. Karena hal ini, ada banyak pertanyaan mengenai ibu hamil dan ibu menyusui makan durian. Dijuluki sebagai raja buah, mengonsumsi durian selama masa kehamilan dan menyusui dianggap tabu.

Artikel berikut akan membahas mengenai batas aman ibu menyusui dapat makan durian.

Kandungan nutrisi durian

Salah satu alasan durian (Durio zibethinus) dinobatkan sebagai raja buah adalah rasanya yang beragam. Ketika dimakan, rasa daging buahnya digambarkan seperti mencicipi keju, almond, bawang putih, dan karamel sekaligus.

Buah tropis ini juga memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kebanyakan buah lainnya. Satu porsi daging durian (243 gram) dikemas dengan:

  • Kalori: 257
  • Karbohidrat: 66 gram
  • Lemak: 13 gram
  • Serat: 9 gram
  • Protein: 4 gram
  • Vitamin C: 80% dari nilai harian (DV)
  • Tiamin: 61% dari DV
  • Mangan: 39% dari DV
  • Vitamin B6: 38% dari DV
  • Kalium: 30% dari DV
  • Riboflavin: 29% dari DV
  • Tembaga: 25% dari DV
  • Folat: 22% dari DV
  • Magnesium: 18% dari DV
  • Niasin: 13% dari DV

Durian juga kaya akan senyawa bermanfaat yang berfungsi sebagai antioksidan, seperti triptofan, antosianin, karotenoid, dan flavonoid. Senyawa tersebut juga memiliki sifat antimikroba, antibakteri, dan antijamur.

Bolehkah ibu menyusui makan durian?

Di Asia, ibu hamil dan ibu menyusui makan durian dianggap sebagai hal yang tabu. Durian termasuk salah satu makanan yang harus dihindari selama masa kehamilan dan menyusui.

Durian dianggap membawa dampak buruk bagi ibu menyusui. Selain itu kehamilan dianggap sebagai kondisi yang panas, sehingga dikatakan lebih baik makan makanan yang bersifat dingin. Durian memiliki sifat panas, dan dipercaya menyebabkan keguguran pada ibu hamil bila dikonsumsi.

Berkebalikan dari hal tersebut, penelitian menemukan potensi manfaat dari ibu hamil atau ibu menyusui makan durian, terutama serat, folat, serta mineral penting dan antioksidan yang terkandung di dalamnya.

Namun Anda tetap harus membatasi konsumsi durian mengingat hingga kini memang belum ada penelitian yang membuktikan dampak dari konsumsi durian bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Durian mengandung banyak gula dan karbohidrat yang menyumbang kalori sehingga dapat meningkatkan indeks glikemik. Ini juga bisa menyebabkan peningkatan berat badan berlebih.

Ibu hamil atau menyusui disarankan untuk memakan hanya satu biji durian atau sekitar 40 gram dalam sehari.

Buah yang aman dikonsumsi ibu menyusui

Jika Anda ragu, Anda bisa memilih buah yang sudah tentu aman dan bermanfaat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Beberapa rekomendasi buah terbaik yaitu:

  • Pisang

Pisang merupakan sumber serat yang efektif bekerja sebagai pencahar alami. Buah kuning ini sangat pas dikonsumsi oleh ibu hamil karena mereka cenderung mengalami gangguan pecernaan pasca melahirkan, salah satunya sembelit.

Buah ini juga kaya akan kalium yang penting untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit pada ibu menyusui.

  • Alpukat

Seperti pisang, alpukat kaya kalsium. Mengonsumsi alpukat selama menyusui dapat membantu meningkatkan ketajaman pentlihatan, kualitas rambut, kesehatan jantung, dan sistem pencernaan bayi Anda.

  • Blewah

Buah mirip melon ini kaya akan vitamin K, B, serat, folat, dan mineral esensial lain yang dibutuhkan ibu menyusui. Kandungan airnya yang sangat tinggi membantu merehidrasi ibu dan menjaga keseimbangan cairan tubuh ibu selama menyusui.

Catatan

Sejauh ini larangan ibu menyusui makan durian dikarenakan belum ada bukti mengenai bahaya mengonsumsi durian selama menyusui. Sebelum makan durian, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ.

Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Sifat Pesimis Pengaruhi Pola Pikir, Hati-Hati pada Resikonya

Sifat Pesimis Pengaruhi Pola Pikir, Hati-Hati pada Resikonya

Seringkali, sifat pesimis dianggap sebagai suatu sikap yang negatif. Ketika Anda bersikap pesimis terus menerus, pola pikir Anda pun akan ikut terpengaruhi menjadi lebih negatif. 

Pesimis merupakan sikap yang memandang segala sesuatunya salah, atau menganggap suatu keinginan atau tujuan tidak akan terpenuhi. Terkadang, sifat pesimis ini juga dianggap oleh sebagian orang sebagai suatu sifat yang realistis.

Pengaruh sifat pesimis terhadap pola pikir

Pola pikir Anda akan banyak dipengaruhi oleh pandangan Anda terhadap hidup. Orang yang pesimis akan meremehkan hal-hal positif dan membesarkan hal-hal negatif. Ketika mengalami kejadian baik pun, mereka akan lebih berfokus pada hal  negatif yang terjadi.

Meskipun pesimis dianggap negatif, sebenarnya pesimis juga bisa membentuk pola pikir Anda menjadi pribadi yang lebih realistis. Artinya, Anda tidak akan terlalu menaruh harapan besar pada sesuatu, sehingga kemungkinan untuk merasa kecewa pun lebih kecil.

Tidak jarang, orang-orang yang optimis merasa terkejut ketika sesuatu yang mereka harapkan tidak terwujud. Hal ini tidak akan terjadi orang yang pesimis.

Akan tetapi, pesimis juga tidak terlalu baik bila terus dipertahankan untuk jangka panjang. Karena, sifat pesimis akan membuat pola pikir Anda menjadi lebih lemah, berkutat pada masalah di masa lalu, dan tidak bisa mempersiapkan masa depan dengan matang. 

Ketika berhadapan dengan masalah, orang pesimis cenderung sulit memikirkan solusi positif untuk menyelesaikannya.

Resiko memiliki sifat pesimis

Menjadi realistis merupakan salah satu manfaat dari pesimis. Akan tetapi, ada lebih banyak resiko yang terjadi ketika Anda terus memelihara sikap pesimis. Resiko tersebut berupa:

  • Depresi dan kecemasan

Memikirkan hal-hal negatif dalam waktu lama akan mengakibatkan depresi serta gangguan kecemasan. Kedua masalah psikologis ini bisa terjadi ketika Anda terus mengkhawatirkan sesuatu dan terus memikirkan skenario terburuk dari suatu kemungkinan.

Karena khawatir terus menerus, suasana hati Anda pun akan menjadi buruk. Anda cenderung merasa tidak percaya diri dan memiliki pikiran negatif. Hal inilah yang akan membawa Anda pada gejala depresi. 

  • Mudah merasa stres

Setiap orang pasti pernah mengalami kejadian buruk atau menyedihkan. Pada orang pesimis, kejadian buruk ini akan terasa sangat berat dan sangat sulit untuk dihadapi.

Hal ini terjadi karena orang pesimis mudah merasa stres dan tidak bisa menghadapinya dengan pikiran positif. Penelitian telah membuktikan bahwa sikap pesimis memiliki hubungan erat dengan stres yang terjadi pada orang dewasa.

Selain itu, karena terus menerus pesimis, Anda berpotensi kurang merasa puas dengan hidup Anda. Karena Anda akan terus melihat masa lalu sebagai suatu penyesalan. 

  • Memperburuk kesehatan

Kesehatan fisik Anda dipengaruhi juga oleh kesehatan mental Anda. Ketika Anda memiliki pikiran buruk karena pesimis, kesehatan emosional Anda pun akan terganggu.

Kondisi emosional yang tidak sehat akan memicu kesehatan fisik yang tidak sehat pula. Menurut penelitian, kesehatan buruk karena pesimis lebih sering terjadi pada wanita. 

Hal ini terjadi karena wanita memiliki kecenderungan lebih besar untuk merenung terus menerus. Merenung merupakan salah satu komponen pola pikir pesimis. 

Untuk meminimalisir resiko buruk dari sikap pesimis, cobalah untuk mengganti pola pikir negatif dengan pikiran yang lebih positif. Namun, terlalu positif juga bisa membuat Anda sulit memandang kehidupan dengan realistis.

Akan lebih baik kalau Anda bisa memiliki pola pikir yang seimbang, dengan menggabungkan sifat pesimis dengan sifat optimis.

Jumpai Dokter Saraf ketika Alami Penyakit Saraf Ini

Jumpai Dokter Saraf ketika Alami Penyakit Saraf Ini

Jika pergi ke rumah sakit yang memiliki banyak poliklinik khusus dokter spesialis, klinik dokter saraf pasti penuh dengan antrean. Ini karena dokter spesialis ini dapat menangani berbagai keluhan terkait otot, sistem saraf, juga pembuluh darah. Pasien-pasien yang pada mulanya berobat ke dokter umum dengan keluhan pusing ataupun nyeri yang tidak berkesudahan pun umumnya akan langsung dirujuk ke dokter saraf. 

Sesuai namanya, saraf menjadi bagian utama penanganan yang dapat diberikan oleh dokter spesialis yang satu ini. Di samping dokter saraf juga tergolong ahli menangani berbagai masalah otot dan jaringan yang ada di sekitarnya. Berbagai penyakit serius yang berisiko kematian besar pun sangat mungkin ditangani oleh dokter saraf. 

Berikut ini adalah beberapa penyakit serius yang biasa ditangani oleh dokter saraf. Jika Anda memiliki gejala dari salah satu penyakit di bawah ini, tidak ada salahnya pula untuk segera membuat jadwal konsultasi ke dokter saraf yang terdekat dengan domisili Anda. 

  1. Stroke 

Tiap tahunnya terdapat sekitar 6 juta kematian di dunia yang disebabkan oleh stroke berikut komplikasinya. Stroke sendiri merupakan kondisi pasokan darah dan oksigen ke otak menjadi berkurang karena terjadi penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah yang mengarah ke organ vital ini. Banyak orang menyadari terkena penyakit ini setelah didiagnosis mengalami serangan stroke. Namun sebenarnya, gejala stroke bisa diantisipasi sedari dini. Kesemutan yang terus berulang, pandangan kabur, hingga pusing yang terus berkelanjutan sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter saraf untuk memastikan kondisi tersebut gejala stroke atau bukan.  

  1. Epilepsi 

Epilepsi menjadi penyakit saraf yang cukup banyak diidap di dunia. Menurut World Health Organization, ada sekitar 50 juta orang yang menderita penyakit saraf ini. Epilepsi merupakan kondisi gangguan sistem saraf pusat karena adanya aktivitas listrik di otak yang tidak normal. Penderita epilepsi umumnya akan sering mengalami kejang hingga kehilangan kesadaran. Anda mungkin tidak menyadari kondisi epilepsi apabila belum mendapat gejala kejang-kejang secara berulang. 

  1. Alzheimer 

Alzheimer merupakan penyakit gangguan memori otak yang membuat penderitanya mengalami penurunan hingga penghilangan daya ingat maupun daya pikir. Dalam tingkat yang parah, penderita penyakit ini dapat kehilangan kemampuan berbicara ataupun sekadar mengidentifikasi dirinya sendiri. Penyebab dari Alzheimer disinyalir karena endapan protein di otak yang menghalangi suplai nutrisi ke organ tersebut. WHO menyatakan, ada sekitar 24 juta penderita Alzheimer di seluruh dunia yang mesti melakukan pengobatan secara terus-menerus ke dokter saraf. 

  1. Parkinson

Jangan remehkan apabila Anda kerap mengalami tremor ringan ataupun tubuh yang terasa kaku. Bisa jadi, itu merupakan gejala parkinson. Ini merupakan penyakit saraf ketika seseorang tidak mampu mengoordinasikan gerakan tubuhnya akibat adanya fungsi otak yang terganggu. Tremor maupun kekakuan tubuh merujuk ke stadium awal penyakit ini. Namun jika dibiarkan tanpa penanganan, gejala parkinson bisa semakin parah dan dapat membuat Anda bahkan tidak mampu untuk duduk ataupun berdiri sekalipun. 

  1. Multiple Sclerosis 

Multiple sclerosis merupakan kondisi ketika saraf pada otak, mata, juga tulang belakang mengalami gangguan. Penderita dari penyakit saraf ini cenderung mengalami masalah dalam melihat maupun menggerakkan tubuh. Gejala awal dari penyakit ini umumnya sering diabaikan karena dianggap tidak berbahaya, seperti tangan dan kaki yang sering terasa kebas ataupun keseimbangan yang menurun.

*** 

Jangan remehkan gejala sakit yang tidak kunjung pulih. Bisa jadi pusing ataupun kesemutan yang Anda rasakan merupakan gejala awal penyakit saraf yang mesti ditangani serius oleh dokter saraf. Maka, berobatlah!

Dongeng Anak Sebelum Tidur

Dongeng Anak Sebelum Tidur

Memiliki anak merupakan karunia yang diberikan Tuhan. Ada berbagai aktivitas yang dapat dilakukan dengan anak, salah satunya termasuk membacakan mereka buku sebelum tidur. Sebagian orang tua berpikir bahwa membacakan dongeng anak sebelum tidur dapat membantu anak untuk memulai tidur jika usia mereka masih dianggap sangat muda.

Alasan untuk Membacakan Dongeng

Berikut adalah beberapa alasan mengapa orang tua ingin membacakan dongeng anak sebelum tidur:

  1. Membantu proses tidur

Membacakan dongeng anak sebelum tidur merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu mereka melalui proses tidur. Jika Anda membacakannya sebuah buku dengan nada yang baik, dan cerita tersebut dapat membuat pikiran anak Anda tenang, maka anak Anda lebih mudah merasa rileks sehingga mereka akan tidur lebih cepat.

  1. Membantu meningkatkan pengetahuan

Pada umumnya, ketika orang tua membacakan anak sebuah buku pada saat waktunya tidur, anak mereka bisa belajar sesuatu dari apa yang dikatakan orang tua mereka atau siapapun yang membacakannya. Mungkin saja anak Anda memiliki rasa ingin tahu tentang hal-hal yang berkaitan dengan buku tersebut seperti tindakan yang tidak boleh dilakukan. Semakin banyak dia tahu, semakin bertambah wawasan yang dia miliki dan hal tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi dia dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Meningkatkan relasi

Membacakan anak buku di malam hari sebelum tidur juga dapat meningkatkan relasi antara anak dengan orang tua atau orang yang membacakannya buku. Hal tersebut dapat menambah percakapan antara kedua orang tersebut seperti diskusi tentang buku yang telah diterangkan. Setelah membacakan buku, mungkin saja anak Anda ingin mendengarkan cerita dari buku lain. Dengan membaca buku lain, kedua orang tersebut bisa lebih banyak berinteraksi.

  1. Menjaga kesehatan mental anak

Jika anak Anda mudah merasa takut, Anda sebaiknya bacakan dia buku yang tidak mengandung cerita yang menakutkan. Anda juga pastikan bahwa cerita dari buku yang ingin Anda bacakan ke anak Anda mengandung bagian akhir yang menyenangkan (happy ending). Menceritakan hal-hal yang positif seperti ini dapat menenangkan perasaan anak dan meningkatkan rasa percaya diri dengan terus merasa optimis.

Buku-Buku Dongeng yang Direkomendasikan

Jika Anda ingin membelikan anak Anda buku cerita, namun merasa bingung untuk memilih buku seperti apa, berikut adalah beberapa buku yang direkomendasikan:

  1. Si Kancil

Si Kancil merupakan salah satu buku yang dapat Anda ceritakan kepada anak Anda. Di dalam cerita tersebut, si kancil mencoba menyeberangi sungai yang dikelilingi oleh buaya. Namun, si kancil mengakali buaya-buaya tersebut dengan berbaris supaya si kancil dapat menyeberangi sungai tersebut.

  1. Kelinci dan Kura-Kura

Kelinci dan Kura-Kura merupakan cerita lain yang dapat Anda ceritakan kepada anak Anda. Buku tersebut menceritakan tentang balapan antara kelinci dan kura-kura dengan kemampuan yang berbeda.

  1. Malin Kundang

Malin Kundang dapat Anda ceritakan kepada anak Anda. Buku tersebut menceritakan tentang seseorang yang bernama Malin Kundang yang mengubah nasibnya menjadi orang kaya sehingga ia tidak mengakui ibunya yang miskin.

  1. Si Kerudung Merah

Si Kerudung Merah (Little Red Riding Hood) bisa Anda ceritakan kepada anak Anda. Buku tersebut menceritakan tentang seorang gadis yang memakai kerudung merah yang ingin bertemu dengan neneknya, namun dia bertemu dengan serigala di bagian cerita tersebut.

  1. Robin Hood

Robin Hood menceritakan tentang seseorang yang melawan pangeran yang sombong dan berkuasa sehingga ia mengambil uang dari rakyat-rakyat miskin demi kepentingan dirinya.

  1. Tiga Babi Kecil

Tiga Babi Kecil (The Three Little Pigs) menceritakan tentang ketiga babi yang masing-masing hidup mandiri dan memiliki rumah dengan bahan yang berbeda. Namun, kekuatan rumah mereka ditentukan oleh seekor serigala yang mampu merusak rumah dengan meniupnya.

Kesimpulan

Membacakan dongeng anak sebelum tidur merupakan salah satu cara yang dapat Anda coba untuk meningkatkan hubungan dengan anak. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan pengetahuan anak sehingga dia dapat belajar untuk kehidupannya sehari-hari.

Tips Mencegah Penularan Herpes pada Anak

Tips Mencegah Penularan Herpes pada Anak

Salah apabila Anda berpikiran bahwa penyakit herpes hanya bisa menimpa orang dewasa. Nyatanya, herpes pada anak merupakan salah satu penyakit kulit yang kerap menyerang anak-anak dengan usia 0-5 tahun. Bahkan bayi berumur 0-6 bulan terbilang menjadi kalangan yang paling rentan terkena penyakit kulit ini. 

Ketika buah hati Anda tertular herpes pada anak, gejala awal yang terlihat adalah munculnya ruam atau lepuhan di sekitar mulut. Lepuhan yang mengeluarkan cairan tersebut nantinya dapat merambat ke bagian tubuh lain. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes simplex tipe 1 ini sejatinya dapat sembuh sendiri. Akan tetapi, bersiaplah menghadapi tangisan dan jeritan anak maupun bayi Anda sebab merasa tidak nyaman dengan kondisi penyakit tersebut.

Sebelum Anda bingung dan tidak tega melihat anak Anda yang kesakitan akibat penyakit herpes, sebaiknya Anda mempersiapkan pencegahan agar virus herpes simplex tidak menyerang buah hati Anda. Berikut ini adalah beberapa tips sederhana yang dapat Anda lakukan guna meminimalkan risiko penularan herpes pada anak

  1. Mengajari Rajin Cuci Tangan 

Cuci tangan menjadi jalan terbaik untuk menghindari berbagai infeksi virus, tidak terkecuali virus yang menyebabkan herpes pada anak. Ajari anak Anda untuk selalu mencuci tangan tiap kali habis memegang suatu benda ataupun ketika hendak menyentuh wajah. Cuci tangan dengan sabun antibakteri lebih disarankan. Jika Anda anak masih bayi, rajin-rajinlah menyeka tangan mereka dengan kasa steril ataupun tisu basah yang memang direkomendasikan untuk bayi.

  1. Hindari Ciuman

Menghindarkan anak Anda dari ciuman orang lain bukan sekadar bertujuan mempertahankan privasi anak. Lebih daripada itu, ketika anak menghindari ciuman, artinya kemungkinan tertular berbagai virus pun bisa diantisipasi. Anda tidak akan tahu orang mana yang dapat menyebarkan virus herpes pada anak. Karena itu, lebih bijak apabila Anda meminta tidak sembarangan orang boleh mencium anak Anda. Jikapun yang hendak mencium adalah kerabat dekat, pastikan orang tersebut telah mencuci muka dan mulut terlebih dahulu. 

  1. Jangan Bertukar Peralatan Makan 

Virus herpes simplex 1 bisa menularkan herpes pada anak dari mana saja. Tidak hanya lewat sentuhan langsung atau ciuman, virus ini bahkan bisa menularkan infeksinya lewat peralatan makan! Virus akan mudah menyebar apabila satu peralatan makan digunakan oleh banyak orang. Jadi, pastikan tempat makan anak Anda eksklusif. Jangan sampai tempat makan anak dipakai oleh orang lain. Jangan pula Anda membiarkan anak Anda mengonsumsi makanan dari piring ataupun gelas orang lain. 

  1. Tidak Berbagi Perlengkapan Mandi 

Selain peralatan makan, perlengkapan mandi pun harus menjadi barang eksklusif anak Anda. Tujuannya simpel, yakni agar tidak terjadi pertukaran virus ataupun bakteri apabila peralatan mandi anak dipakai oleh orang lain. Utamanya peralatan mandi anak yang tidak boleh dibagi ke orang lain, antara lain sikat gigi, sabun, dan handuk. Apakah tidak boleh berbagi juga dengan orang tua? Jawabannya., iya. Ini karena Anda tidak tahu apakah Anda membawa virus herpes tersebut di tubuh Anda atau tidak. 

  1. Menjaga Imunitas 

Terdengar klise, namun melakukan kebiasaan rutin yang bisa menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh dapat mencegah paparan virus herpes pada anak. Perhatikan konsumsi makanan anak agar kebutuhan nutrisinya dapat terpenuhi. Jangan lupa ajak anak berolahraga santai sekaligus memastikan ia cukup beristirahat. Dengan demikian, imunitas tubuhnya akan terjaga sehingga walaupun terpapar virus herpes simplex tipe 1, virus tersebut tidak akan mampu menginfeksi dan menimbulkan gejala herpes. 

*** 

Jika buah hati Anda terlanjur terkena virus herpes pada anak, jangan panik berlebihan. Tetap lakukan kebiasaan mencuci tangan dan memisahkan peralatan makan ataupun mandi. Apabila gejalanya cukup berat, datanglah ke dokter untuk berkonsultasi dan mendapatkan penanganan terbaik.